<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658</id><updated>2011-09-28T11:00:05.846-07:00</updated><title type='text'>..:Hamzarblog:..</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>141</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-2176240517376514533</id><published>2008-01-16T15:52:00.000-08:00</published><updated>2008-01-16T15:54:00.578-08:00</updated><title type='text'>Kue Tar Pertama Dalam Hidupku</title><content type='html'>Selama 24 tahun, aku hanya mendapat ucapan selamat ulang tahun pada 15 Januari, tanpa pernah merayakannya. Jangankan merayakan, dirayakan pun belum pernah. Malam ini (15 Januari 2008) aku mendapat kejutan dari sahabatku Ita dan Shofi, mereka merayakan ulang tahunku dengan memberikan kue Tar untukku, kue Tar pertama dalam hidupku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada rasa haru saat Ita memberi kejutan itu. Rasanya air mataku mau keluar karena haru pada sahabat yang begitu perhatian padaku. Namun kembali aku telan perasaan haru itu dan kuseka setitik air yang sempat keluar jari ujung mataku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku merasa, mungkin ini perayan ultahku yang ke-25 sekaligus hari perayan perpisahan kami. Terima kasih sahabat atas perhatian dan kasih sayangmu selama ini. Malam ini begitu berkesan bagiku, walaupun dalam beberapa hari kedepan kalian sudah pergi jauh menempuh babakan hidup yang baru ditanah kelahiran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap orang memiliki jalan hidupnya masing-masing. Pertemuan hanyalah sebuah simpul ketika jalan kehidupan itu bertaut pada sebuah momen kehidupan. Perpisahan adalah konsekuensi logis dari sebuah pertemuan. Setiap yang lahir pasti akan mati. Ini hanya persoalan waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kulepas kalian pergi dengan secuil kecewa yang terselip dirongga dada. Selamat tinggal sahabat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-2176240517376514533?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/2176240517376514533/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=2176240517376514533' title='8 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/2176240517376514533'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/2176240517376514533'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2008/01/kue-tar-pertama-dalam-hidupku.html' title='Kue Tar Pertama Dalam Hidupku'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-5455819038301157164</id><published>2008-01-15T16:36:00.000-08:00</published><updated>2008-01-14T16:54:17.179-08:00</updated><title type='text'>Umurku 25 Tahun</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Tepat pukul 02.00 wita dini hari, 15 Januari 2008, bunyi sms membangunkan aku dari lelap tidur. terasa berat rasanya aku membuka mata karena memang aku baru tidur pukul 01.15 wita dini hari. Setelah aku buka pesan masuk, ternyata itu sms dari De’ Ika. Dia adalah sepupuku yang tinggal di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. Sungguh mulia hatinya, dia membangunkan aku untuk shalat &lt;i style=""&gt;lail&lt;/i&gt; dan mengingatkan padaku bahwa umurku sudah 25 tahun sekarang. Selama hidupku, baru kali ini ada orang yang mengucapkan selamat ulang tahun padaku secepat ini. yah…De’ Ika adalah orang yang pertama melakukan hal itu. Setelah membaca sms itu, kepalaku terasa berat, antara mimpi dan sadar, aku kembali terlelap dalam tidur, tanpa shalat &lt;i style=""&gt;lail&lt;/i&gt;.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Tepat pukul 06.00 wita, bunyi sms kembali membangunkan aku yang tertidur pulas dan belum shalat subuh. Sebelum mengambil air &lt;i style=""&gt;wudhu&lt;/i&gt; untuk shalat pagi (maksudnya : shalat subuh), aku sempatkan membaca sms tersebut. Ternyata Irma, dia mengucapkan selamat ulang tahun padaku dan mendoakan semoga perjalanan panjang ini mengajarkan aku arti hidup yang sebenarnya dan kebahagiaan selalu mengiringiku. Ini adalah ucapan selamat ulang tahun yang kedua, dari seorang sahabat yang saat ini berada jauh di Kendari, Sulawesi Tenggara.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Untuk De’ Ika, terima kasih sudah mengingatkan padaku bila umurku sudah 25 tahun, dan itu menandakan bahwa aku bukan “anak-anak” lagi. Terima kasih juga telah membangunkan aku untuk shalat lail, walaupun pada akhirnya aku tidak melaksanakannya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Untuk Irma, terima kasih atas doanya. Itu saja.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-5455819038301157164?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/5455819038301157164/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=5455819038301157164' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/5455819038301157164'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/5455819038301157164'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2008/01/umurku-25-tahun.html' title='Umurku 25 Tahun'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-4561127574915982073</id><published>2008-01-12T15:29:00.000-08:00</published><updated>2008-01-12T15:35:00.752-08:00</updated><title type='text'>Butuh Uang</title><content type='html'>Saat ini uang menjadi begitu berharga bagiku.&lt;br /&gt;Sudah beberapa bulan ini, aku tidak pernah mengirim uang lagi untuk ibu dan adikku.&lt;br /&gt;Entah harus berbuat apa!&lt;br /&gt;Pekerjaanku yang ada saat ini belum mampu memenuhi semua kebutuhanku.&lt;br /&gt;Ya Allah... bukalah pintu rezeki-Mu&lt;br /&gt;Dan jagalah hamba-Mu ini dari perbuatan dosa.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-4561127574915982073?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/4561127574915982073/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=4561127574915982073' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/4561127574915982073'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/4561127574915982073'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2008/01/butuh-uang.html' title='Butuh Uang'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-1140585650582943762</id><published>2008-01-11T08:14:00.000-08:00</published><updated>2008-01-11T08:17:08.891-08:00</updated><title type='text'>Diam</title><content type='html'>Suhu tubuh memuncak&lt;br /&gt;Panas...&lt;br /&gt;Emosi bergolak&lt;br /&gt;Ingin marah&lt;br /&gt;Memaki...&lt;br /&gt;Namun lidah beku&lt;br /&gt;Tertahan kasih&lt;br /&gt;Diam pun jadi pilihan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-1140585650582943762?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/1140585650582943762/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=1140585650582943762' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/1140585650582943762'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/1140585650582943762'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2008/01/diam.html' title='Diam'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-3550184458348240778</id><published>2008-01-11T08:11:00.000-08:00</published><updated>2008-01-11T08:14:11.646-08:00</updated><title type='text'>Terluka</title><content type='html'>Siapa yang tidak terluka hatinya,&lt;br /&gt;jika ditinggal oleh teman seperjuangan,&lt;br /&gt;dalam kondisi yang sulit pula&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saraf-saraf kepala menegang&lt;br /&gt;Jantung berdetak lemah&lt;br /&gt;Tersungkur dalam sujud&lt;br /&gt;Pasrah...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-3550184458348240778?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/3550184458348240778/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=3550184458348240778' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/3550184458348240778'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/3550184458348240778'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2008/01/terluka.html' title='Terluka'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-601530066091792867</id><published>2007-11-02T22:41:00.000-07:00</published><updated>2007-11-02T23:15:25.026-07:00</updated><title type='text'>Masa Depan???</title><content type='html'>Apa itu “masa depan”???&lt;br /&gt;Begitu berhargakah ia hingga banyak orang yang rela mengorbankan apa yang dimilikinya ‘saat ini’ untuk menggapai “masa dapan”. Bukan hanya sesuatu yang materil saja yang dikorbankan, bahkan prinsip dan ke-&lt;span style="font-style: italic;"&gt;diri&lt;/span&gt;-an-nya pun rela ia gadaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa itu “masa depan”???&lt;br /&gt;Begitu muliakah ia hingga derajatnya ditempatkan—&lt;span style="font-style: italic;"&gt;tanpa disadari&lt;/span&gt;—melampaui keagungan Tuhan. “Masa depan” telah menjadi zikir-zikir dan doa-doa manusia disetiap ruang dan waktu. “Masa depan” adalah Tuhan yang bersekutu dengan iblis  untuk memenuhi hasrat dan nafsu manusia yang tak hentinya bereproduksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa itu “masa depan”???&lt;br /&gt;Apakah ia benar-benar ada, ataukah ia hanyalah jelmaan ketakutan dan keserakahan manusia. “Masa depan” adalah konstruksi kelemahan dan kebodohan manusia. “Masa depan” adalah berhala ciptaan manusia itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa manusia tidak menyadari bahwa yang dia miliki hanyalah ‘saat ini’. ‘Saat ini’ adalah harta yang paling mulia yang pernah dia miliki. Kenapa manusia dengan begitu bodohnya mau mengorbankannya hanya untuk “masa depan” yang absurd.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagi-lagi, ketakutan dan keserakahan manusialah yang menciptakan “masa depan”, “masa depan” itu pula yang kemudian kembali mereproduksi ketakutan manusia, dan manusia itu sendiri yang kemudian diperbudak untuk mengejar ketakutan yang dia ciptakan sendiri. Begitu seterusnya seperti lingkaran setan yang tak pernah diketahui kapan akan berakhir dan dimana pangkal dan dimana ujungnya. Begitu nista dan bodohnya manusia.....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-601530066091792867?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/601530066091792867/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=601530066091792867' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/601530066091792867'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/601530066091792867'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2007/11/masa-depan.html' title='Masa Depan???'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-6943301923114999971</id><published>2007-10-31T18:40:00.000-07:00</published><updated>2007-10-31T18:41:31.960-07:00</updated><title type='text'>Untuk Siapa...</title><content type='html'>Pencarian… &lt;br /&gt;Pada dasarnya setiap insan akan senantiasa melakukan pencarian akan jati dirinya. &lt;br /&gt;Pencarian adalah gerak jiwa menuju penyucian ruhani&lt;br /&gt;Pencarian merupakan orkestrasi hati meraih keutuhan hidup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penantian…&lt;br /&gt;Dalam relung hati para pencinta, ada benih-benih harapan yang bermekaran&lt;br /&gt;Menyeruakkan mewangian bersama angin semilir&lt;br /&gt;Penantian adalah bara kehidupan&lt;br /&gt;Yang mengajarkan hati memahami hati yang lain&lt;br /&gt;Menuntun nurani setia pada jalan cinta &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengabdian …&lt;br /&gt;Keanehan sikap para pencinta&lt;br /&gt;Terbang menapak nirwana&lt;br /&gt;Menuai ricauan dari  matamata rabun dan buta&lt;br /&gt;Karena pengabdian adalah cinta&lt;br /&gt;Yang hanya mampu dirasa oleh mata hati&lt;br /&gt;Bukan dengan mata lahir&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Pengorbanan …&lt;br /&gt;Keunikan insan pilihan&lt;br /&gt;Yang memahami keikhlasan sejati&lt;br /&gt;Menebar bunga pada wajah rembulan&lt;br /&gt;Melapangkan hati beku nan kelam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pencarian dan Penantian ... &lt;br /&gt;Untuk siapa ?&lt;br /&gt;Pengabdian dan Pengorbanan ...&lt;br /&gt;Untuk siapa ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk DIA..., untuk DIRI..., untuk KITA&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-6943301923114999971?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/6943301923114999971/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=6943301923114999971' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/6943301923114999971'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/6943301923114999971'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2007/10/untuk-siapa.html' title='Untuk Siapa...'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-2653437238230321216</id><published>2007-10-31T18:35:00.000-07:00</published><updated>2007-10-31T18:39:25.221-07:00</updated><title type='text'>Belajar Untuk Kehilangan</title><content type='html'>Siapa yang menyangka jika dihadapan kita seringkali ditemui sebuah hal yang menyayat hati, Sebuah kehilangan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Tentunya bukan sebuah kehilangan biasa, namun sebuah kehilangan yang mempengaruhi eksistensi kedirian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah kehilangan yang mampu melepaskan ruh dari jasadnya, sebuah kehilangan yang mampu merobek kesadaran sehancur-hancurnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang akan mengira, jika kehilangan seringkali hadir dalam ketenangan. Sungguh mengejutkan dan menghentak alam ketidaksadaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belajar untuk kehilangan, karena kesetiaan tidak selamanya berarti penyatuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belajar untuk kehilangan, karena tak semua kisah berakhir indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belajar untuk kehilangan, karena persaudaraan dan persahabatan seringkali palsu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belajar untuk kehilangan, karena tak semua bisa dipercaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belajar untuk kehilangan, karena kehidupan sarat kepentingan untuk menguasai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belajar untuk kehilangan…&lt;br /&gt;Untuk selamanya…&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-2653437238230321216?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/2653437238230321216/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=2653437238230321216' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/2653437238230321216'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/2653437238230321216'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2007/10/belajar-untuk-kehilangan.html' title='Belajar Untuk Kehilangan'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-3922866821018581642</id><published>2007-10-31T18:33:00.000-07:00</published><updated>2007-10-31T18:35:13.100-07:00</updated><title type='text'>Air Mata Bening</title><content type='html'>Air mata bening&lt;br /&gt;Deras membasahi cadar hitam&lt;br /&gt;Meruntuhkan karang hati&lt;br /&gt;Lebur bersama samudera kasih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air mata bening&lt;br /&gt;Menusuk keegoan diri&lt;br /&gt;Membelah nalar&lt;br /&gt;Luluh bersama nurani&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air mata bening&lt;br /&gt;Tersungkur dalam kepasrahan&lt;br /&gt;Lunglai&lt;br /&gt;Membakar hati yang sembunyi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air mata bening&lt;br /&gt;Pergi bersama luka&lt;br /&gt;Merintih&lt;br /&gt;Berharap waktu terulang kembali&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-3922866821018581642?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/3922866821018581642/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=3922866821018581642' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/3922866821018581642'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/3922866821018581642'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2007/10/air-mata-bening.html' title='Air Mata Bening'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-4951322834909540760</id><published>2007-10-31T18:30:00.000-07:00</published><updated>2007-10-31T18:33:43.653-07:00</updated><title type='text'>Andai Aku Punya Kemampuan</title><content type='html'>Andai aku punya kemampuan&lt;br /&gt;Ingin kuhampiri dirimu&lt;br /&gt;Dan kucabut ingatanmu tentang diriku&lt;br /&gt;Tangisanmu…&lt;br /&gt;Namaku dalam igauanmu…&lt;br /&gt;Mengoyak hati seorang lelaki&lt;br /&gt;Tercabik-cabik&lt;br /&gt;Sakit…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andai aku punya kemampuan &lt;br /&gt;Ingin kusumbat air matamu&lt;br /&gt;Hingga lelaki disisimu tak mampu mendengar sedihmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andai aku punya kemampuan&lt;br /&gt;Ingin kujadikan dirimu pendamping yang tegar&lt;br /&gt;Bagi lelaki disisimu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayang…&lt;br /&gt;Semua hanya hayalan hampa tak berguna&lt;br /&gt;Tangisanmu terlalu kencang untuk dihentikan&lt;br /&gt;Hingga lelaki disisimu pun terpental&lt;br /&gt;Merana…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini nasibmu ada ditangannya &lt;br /&gt;Seorang lelaki terluka akibat tangisanmu&lt;br /&gt;Pengantin baru…&lt;br /&gt;Perceraian…&lt;br /&gt;Dan selanjutnya entah apa…&lt;br /&gt;Jika perceraian itu benar terjadi&lt;br /&gt;Kembali diriku terseret dalam lembah masalah&lt;br /&gt;Memaksaku memilih&lt;br /&gt;Menyelamatkan diri sendiri ataukah kehormatan keluarga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagai buah simalakama&lt;br /&gt;Amanah lembaga yang terlantar&lt;br /&gt;Impian tentang Gadis Salju pun sirna&lt;br /&gt;Demi kehormatan keluarga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ataukah aku harus berdiri sendiri&lt;br /&gt;Memikirkan diri sendiri&lt;br /&gt;Tak peduli denganmu&lt;br /&gt;Tak peduli keluargamu&lt;br /&gt;Entahlah…&lt;br /&gt;Aku bimbang…&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-4951322834909540760?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/4951322834909540760/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=4951322834909540760' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/4951322834909540760'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/4951322834909540760'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2007/10/andai-aku-punya-kemampuan.html' title='Andai Aku Punya Kemampuan'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-3405326318026970591</id><published>2007-10-31T18:27:00.000-07:00</published><updated>2007-10-31T18:30:39.537-07:00</updated><title type='text'>Ingin Kumaki Diri-Mu</title><content type='html'>&lt;i style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:12;"  &gt;Catatan Perjalanan Sinjai-Makassar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;Kabut menebal&lt;br /&gt;Jurang mengintai&lt;br /&gt;Angin berhembus kencang&lt;br /&gt;Meniupkan aroma kematian&lt;br /&gt;Sayang tak berujung kematian&lt;br /&gt;Melanjutkan perjalanan panjang&lt;br /&gt;Menapaki babakan derita cinta yang tak pernah usai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingin kumaki diri-Mu Tuhan&lt;br /&gt;Kenapa Engkau tak tenggelamkan aku kedalam kabut tebal?&lt;br /&gt;Kenapa engkau tak benamkan aku kedalam jurang terjal?&lt;br /&gt;Kenapa hanya aroma kematian?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingin kumaki diri-Mu Tuhan&lt;br /&gt;Mengacak-acak ayat-ayat-Mu&lt;br /&gt;Menginjak-injak takdir-Mu&lt;br /&gt;Namun percuma&lt;br /&gt;Sia-sia belaka&lt;br /&gt;Engkau tak tersentuh olehku&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-3405326318026970591?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/3405326318026970591/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=3405326318026970591' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/3405326318026970591'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/3405326318026970591'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2007/10/ingin-kumaki-diri-mu.html' title='Ingin Kumaki Diri-Mu'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-3049698219309555038</id><published>2007-10-31T18:25:00.000-07:00</published><updated>2007-10-31T18:27:25.178-07:00</updated><title type='text'>Sunyi...</title><content type='html'>Meresap perlahan&lt;br /&gt;Menyusuri tepian hati&lt;br /&gt;Sunyi…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setapak langkah&lt;br /&gt;Melepas desahan nafas&lt;br /&gt;Sunyi…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diam&lt;br /&gt;Meresapi suasana jiwa&lt;br /&gt;Sunyi…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masa depan&lt;br /&gt;Menatap hari esok&lt;br /&gt;Sunyi…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persaudaraan&lt;br /&gt;Persahabatan&lt;br /&gt;Sunyi…&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-3049698219309555038?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/3049698219309555038/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=3049698219309555038' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/3049698219309555038'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/3049698219309555038'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2007/10/sunyi.html' title='Sunyi...'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-1804540333774876308</id><published>2007-10-31T18:23:00.000-07:00</published><updated>2007-10-31T18:25:25.480-07:00</updated><title type='text'>Bayang-Bayang Pudar</title><content type='html'>Tak disangka&lt;br /&gt;Akhirnya kita berjumpa lagi&lt;br /&gt;Walaupun jumpa itu hanya sesaat&lt;br /&gt;Hatiku ceria olehmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kutatap dirimu ……&lt;br /&gt;Engkau terlihat lebih tua&lt;br /&gt;Mungkin karena rutinitas yang nyaris membunuhmu&lt;br /&gt;Namun senyumanmu masih seperti yang dulu&lt;br /&gt;Manis…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Candamu pun masih seperti yang dulu&lt;br /&gt;Rasanya ingin lebih lama lagi denganmu&lt;br /&gt;Namun aku kembali tersadar&lt;br /&gt;Dibalik kecocokan-kecocokan yang ada pada diri kita&lt;br /&gt;Ada lembah perbedaan yang curam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita berdua pun hanya mampu berdiri disudut-sudut lembah curam&lt;br /&gt;Hanya saling pandang &lt;br /&gt;Hingga bayang-bayang kita pun sama-sama memudar&lt;br /&gt;Sirna diterpa kabut tebal&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-1804540333774876308?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/1804540333774876308/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=1804540333774876308' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/1804540333774876308'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/1804540333774876308'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2007/10/bayang-bayang-pudar.html' title='Bayang-Bayang Pudar'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-6544010743272647851</id><published>2007-10-31T18:21:00.000-07:00</published><updated>2007-10-31T18:45:43.979-07:00</updated><title type='text'>Suasana Hati</title><content type='html'>$^%&amp;amp;^&amp;amp;*^%^*&amp;amp;(&amp;amp;)&amp;amp;%^&gt;&lt;&gt;?&gt;?$@!$&amp;amp;^^&amp;amp;&amp;amp;&gt;&lt;&gt;&gt;&amp;amp;&amp;amp;%&amp;amp;&lt;&lt;br /&gt;&gt;*^&amp;amp;^*&amp;amp;^*&gt;&gt;&gt;?&gt;&gt;?***^&amp;amp;^#^%$&amp;amp;^%&amp;amp;^*(&amp;amp;*(&amp;amp;())*%^$(*&amp;amp;&amp;amp;*^)&lt;br /&gt;(*_()*{_)*+*&gt;&lt;&gt;??(&amp;amp;&amp;amp;$&amp;amp;*^(&amp;amp;*^&amp;amp;#&amp;amp;^()&amp;amp;*_)(&amp;amp;^#@#@&amp;amp;(U)()&lt;br /&gt;+_)((*&amp;amp;^%(*&amp;amp;(*&amp;amp;_()(*&amp;amp;%^$$$@##@$&amp;amp;^%&amp;amp;^*&amp;amp;**))+_|&gt;&lt;&gt;&gt;M&lt;m&gt;&lt;&amp;amp;&lt;br /&gt;*%%#$%#%(*&amp;amp;**($^%&amp;amp;^&amp;amp;*^%^*&amp;amp;(&amp;amp;)&amp;amp;%^&gt;&lt;&gt;?&gt;?$@!$&amp;amp;^^&amp;amp;&amp;amp;&gt;&lt;&gt;&gt;&lt;br /&gt;&amp;amp;&amp;amp;%&amp;amp;&lt;&gt;*^&amp;amp;^*&amp;amp;^*&gt;&gt;&gt;?&gt;&gt;?***^&amp;amp;^#^%$&amp;amp;^%&amp;amp;^*(&amp;amp;*(&amp;amp;())*%&lt;br /&gt;^$(*&amp;amp;&amp;amp;*^)(*_()*{_)*+*&gt;&lt;&gt;??(&amp;amp;&amp;amp;$&amp;amp;*^(&amp;amp;*^&amp;amp;#&amp;amp;^()&amp;amp;*_)(&amp;am&lt;br /&gt;p;^#@#@&amp;amp;(U)()+_)((*&amp;amp;^%(*&amp;amp;(*&amp;amp;_()(*&amp;amp;%^$$$@##@$&amp;amp;^%&amp;amp;^*&amp;amp;**))+&lt;br /&gt;_|&gt;&lt;&gt;&gt;M&lt;m&gt;&lt;&amp;amp;*%%#$%#%(*&amp;amp;**($^%&amp;amp;^&amp;amp;*^%^*&amp;amp;(&amp;amp;)&amp;amp;%^&gt;&lt;&gt;?&gt;?$@!$&amp;amp;&lt;br /&gt;^^&amp;amp;&amp;amp;&gt;&lt;&gt;&gt;&amp;amp;&amp;amp;%&amp;amp;&lt;&gt;*^&amp;amp;^*&amp;amp;^*&gt;&gt;&gt;?&gt;&gt;?***^&amp;amp;^#^%$&amp;amp;^%&amp;amp;^*(&amp;&lt;br /&gt;amp;*(&amp;amp;())*%^$(*&amp;amp;&amp;amp;*^)(*_()*{_)*+*&gt;&lt;&gt;??(&amp;amp;&amp;amp;$&amp;amp;*^(&amp;amp;*^&amp;amp;#&amp;amp&lt;br /&gt;;^()&amp;amp;*_)(&amp;amp;^#@#@&amp;amp;(U)()+_)((*&amp;amp;^%(*&amp;amp;(*&amp;amp;_()(*&amp;amp;%^$$$@##@$&amp;amp;^%&lt;br /&gt;&amp;amp;^*&amp;amp;**))+_|&gt;&lt;&gt;&gt;M&lt;m&gt;&lt;&amp;amp;*%%#$%#%(*&amp;amp;**($^%&amp;amp;^&amp;amp;*^%^*&amp;amp;(&amp;amp;)&amp;amp;&lt;br /&gt;%^&gt;&lt;&gt;?&gt;?$@!$&amp;amp;^^&amp;amp;&amp;amp;&gt;&lt;&gt;&gt;&amp;amp;&amp;amp;555552556744%&amp;amp;&lt;&gt;*^&amp;amp;^*&amp;amp;^*&gt;&gt;&gt;?&gt;&gt;?*&lt;br /&gt;**^&amp;amp;^#^%$&amp;amp;^%&amp;amp;^*(&amp;amp;*(&amp;amp;())*%^$(*&amp;amp;&amp;amp;*^)(*_()*{_)*+*&gt;&lt;&gt;??(&amp;amp;&lt;br /&gt;&amp;amp;$&amp;amp;*^(&amp;amp;*^&amp;amp;#&amp;amp;^()&amp;amp;*_)(&amp;amp;^#@#@&amp;amp;(U)()+_)((*&amp;amp;^%(*&amp;amp;(&lt;br /&gt;*&amp;amp;_()(*&amp;amp;%^$$$@##@$&amp;amp;^%&amp;amp;^*&amp;amp;**))+_|&gt;&lt;&gt;&gt;M&lt;m&gt;&lt;&amp;amp;*%%#$%#%(*&amp;amp;**($&lt;br /&gt;^%&amp;amp;^&amp;amp;*^%^*&amp;amp;(&amp;amp;)&amp;amp;%^&gt;&lt;&gt;?&gt;?$@!$&amp;amp;^^&amp;amp;&amp;amp;&gt;&lt;&gt;&gt;&amp;amp;&amp;amp;%&amp;amp;8&lt;br /&gt;448&lt;&gt;*^&amp;amp;^*&amp;amp;^*&gt;&gt;&gt;?&gt;&gt;?***^&amp;amp;^#^%$&amp;amp;^%&amp;amp;^*(&amp;amp;*(&amp;amp;())*%^$(*&amp;amp;&amp;a&lt;br /&gt;mp;*^)(*_()*{_)*+*&gt;&lt;&gt;??(&amp;amp;&amp;amp;$&amp;amp;*^(&amp;amp;*^&amp;amp;#&amp;amp;^()&amp;amp;*_)(&amp;amp;^#@#@&amp;a&lt;br /&gt;mp;(&lt;/m&gt;&lt;/m&gt;&lt;/m&gt;&lt;/m&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-6544010743272647851?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/6544010743272647851/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=6544010743272647851' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/6544010743272647851'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/6544010743272647851'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2007/10/suasana-hati.html' title='Suasana Hati'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-8699619314347078855</id><published>2007-10-31T18:16:00.000-07:00</published><updated>2007-10-31T18:21:12.740-07:00</updated><title type='text'>Karena Itu Aku Menangis</title><content type='html'>Sejak awal&lt;br /&gt;Aku tau apa yang aku perbuat&lt;br /&gt;Aku sadar apa yang aku buat&lt;br /&gt;Aku sadar konsekuensinya&lt;br /&gt;Karena itu aku menangis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasti ada darah dalam setiap kelahiran&lt;br /&gt;Ada hati yang terkoyak&lt;br /&gt;Ada tetesan air mata disudut ruang hampa&lt;br /&gt;Demi sebuah idealisme&lt;br /&gt;Demi sebuah keyakinan&lt;br /&gt;Karena itu aku menangis &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak hal yang tergadai&lt;br /&gt;Banyak hal yang tersisih&lt;br /&gt;Banyak pula yang tersakiti&lt;br /&gt;Karena itu aku menangis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk sesuatu yang dekat namun sering terlupakan&lt;br /&gt;Kupersembahkan diri&lt;br /&gt;Kuserahkan semuanya&lt;br /&gt;Kupasrahkan setulus hati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku ingin pergi&lt;br /&gt;Aku rindu kematian&lt;br /&gt;Karena itu aku menangis&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-8699619314347078855?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/8699619314347078855/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=8699619314347078855' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/8699619314347078855'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/8699619314347078855'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2007/10/karena-itu-aku-menangis.html' title='Karena Itu Aku Menangis'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-6851925531298705634</id><published>2007-06-28T16:03:00.000-07:00</published><updated>2007-06-28T16:21:31.812-07:00</updated><title type='text'>Hanya Saling Lihat</title><content type='html'>Ada yang jatuh&lt;br /&gt;Merintih...&lt;br /&gt;Ada yang tertawa&lt;br /&gt;Terbahak...&lt;br /&gt;Mereka hanya saling lihat&lt;br /&gt;Berlalu begitu saja&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-6851925531298705634?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/6851925531298705634/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=6851925531298705634' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/6851925531298705634'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/6851925531298705634'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2007/06/hanya-saling-lihat.html' title='Hanya Saling Lihat'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-2548007334710423397</id><published>2007-06-28T15:59:00.000-07:00</published><updated>2007-06-28T16:03:15.980-07:00</updated><title type='text'>Hanya Kagum</title><content type='html'>Adakah lagi perempuan seperti dia!&lt;br /&gt;Lembut perangainya&lt;br /&gt;dengan pita suaranya yang khas&lt;br /&gt;Tapi aku hanya kagum padanya&lt;br /&gt;Kagum...&lt;br /&gt;Hanya itu&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-2548007334710423397?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/2548007334710423397/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=2548007334710423397' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/2548007334710423397'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/2548007334710423397'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2007/06/hanya-kagum.html' title='Hanya Kagum'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-927937090689854543</id><published>2007-06-23T16:06:00.000-07:00</published><updated>2007-06-23T16:25:56.861-07:00</updated><title type='text'>Luka Petualang</title><content type='html'>Pikiranku kusut, tidak tau harus bagaimana menatanya kembali. Seorang petualang seharusnya selalu siap terjatuh dan terluka, sehingga sepedih apapun luka yang menderanya, petualangannya tak akan ikut cedera. Tapi...apakah aku seorang petualang??? Getirnya hidup menghempasku berkali-kali. Kebaikan dan keterbukaan justru menuai luka hati. Saat ini, hanya bagian dari diriku yang bisa dipercaya, tak ada yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebesaran memang selalu diikuti oleh tanggung jawab yang besar pula. Semakin besar seseorang, maka akan semakin besar pula tanggung jawab yang harus dipikulnya.  Dan semakin jauh petualangan hidup seseorang, maka semakin panjang pula luka yang mengukir tubuh dan jiwanya. Hingga pada akhirnya, luka yang ada tak terasa pedih lagi, karena pedihnya luka telah menjadi bagian dari petualangan hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup dengan kesederhanaan akan lebih membahagiakan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-927937090689854543?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/927937090689854543/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=927937090689854543' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/927937090689854543'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/927937090689854543'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2007/06/luka-petualang.html' title='Luka Petualang'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-4023149814895684408</id><published>2007-06-17T14:42:00.000-07:00</published><updated>2007-06-23T16:31:54.066-07:00</updated><title type='text'>Untuk Dirimu</title><content type='html'>Insting terdalam ada pada hati yang peka, hati yang memperjuangkan dan merindu akan kesucian. Kekuatan diri untuk hidup ada pada harapan yang membuncah, harapan yang senantiasa lahir ketika impian pupus dan pergi. Impian boleh mati, tapi harapan akan senantiasa lahir. Hiduplah dengan memberi dan mencinta, karena cintalah yang membuat harapan akan senantiasa lahir dan lahir. Untuk dirimu…untuk diriku…untuk kita semua…&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-4023149814895684408?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/4023149814895684408/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=4023149814895684408' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/4023149814895684408'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/4023149814895684408'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2007/06/untuk-dirimu.html' title='Untuk Dirimu'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-7864178653244108996</id><published>2007-06-17T14:38:00.000-07:00</published><updated>2007-06-17T14:42:48.681-07:00</updated><title type='text'>Dialog Atas Angin</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Rasanya aku ingin lebih lama lagi di Malino. Disana tenang, kalau pusing bisa diobati dengan berteriak sepuasnya di air terjun. &lt;st1:place st="on"&gt;Susah&lt;/st1:place&gt; sekali rasanya jadi orang sabar. Puasa dan ibadah yang lain terasa sia-sia, karena amarah dan dendam yang berkepanjangan. Mati memang bukan solusi, tapi mati adalah akhir semuanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;“Istigfar… Saat ibadah dianggap sia-sia, disitulah letak puncak kelemahan manusia. Jangan biarkan pikiran membunuhmu. Menyimpan dendam hanya membuat jiwa sakit. Sampai kapan jiwa ini dibiarkan sakit!”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Entah sampai kapan!!!... aku merasa lelah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;“Kau sendiri yang bikin hatimu lelah. Berkali-kali saya bilang hidup hanya untuk bahagia. Sumber ketidakbahagiaan adalah pikiran. Jadi terserah! Simpan saja terus dendam itu kalau itu membuatmu bahagia :-/”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Iya…iya…aku ingat. Aku lagi menenangkan diri ini!!!&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;“Sekarang sudah lupa ya kalau Allah Maha Pengasih, seolah hari ini kau orang yang paling menderita sedunia. Kau masih bernafas, punya keluarga dan teman yang peduli denganmu. INGAT! Kau punya banyak hal yang seharusnya kau syukuri. Tapi kau terlalu sombong, sampai-sampai ibadah kau anggap sis-sia. Jangan sekali-kali berfikir seperti itu lagi. Banyak-banyaklah bersyukur, sering-sering baca surah Ar-Rahman.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Tiada Tuhan selain Engkau wahai dzat yang Maha Pemurah lagi Maha Mulya, tidak ada Tuhan selain Engkau wahai dzat yang menguasai arasy yang agung, segala puji bagi-Mu Tuhan sekalian alam. Ya Alah, aku memohon keagungan rahmat-Mu, limpahan maghfirah-Mu, keuntungan dari segala kebaikan, keselamatan bagi segala dosa, dan keberuntungan berupa surga. Ya Allah, jangan biarkan ada dosa dalam diri hamba kecuali Engkau ampuni, kesedihan kecuali Engkau hilangkan, kebutuhan di dunia dan akhirat yang didalamnya ada keridha’an dan kebaikan kecuali Engkau mudahkan dengan rahmat-Mu wahai dzat yang Maha Kasih.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;“!!!...!!!...!!!...”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Maka nikmat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Lama aku tidak membaca surah ini. Aku menangis…rasanya runtuh semua egoku.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;“Renungkan surah itu dan berbahagialah karena Allah Maha Pengasih. Allah tidak pernah bosan mendengar keluh kesah hamba-Nya. Jangan pernah putus asa dengan rahmat-Nya, karena Dia sangat dekat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;!!!...!!!...!!!...&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;“!!!...!!!...!!!...”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-7864178653244108996?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/7864178653244108996/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=7864178653244108996' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/7864178653244108996'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/7864178653244108996'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2007/06/dialog-atas-angin.html' title='Dialog Atas Angin'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-3895033850824609679</id><published>2007-06-09T15:56:00.000-07:00</published><updated>2007-06-09T15:58:41.614-07:00</updated><title type='text'>Merekalah Inspirasi Hidup</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Semangat seseorang sering mengalami fluktuasi. Kadang semangat, kadang pula malas. Akan lebih parah bila rasa malas itu telah mendominasi. Keseharian menjadi hampa tanpa arti.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Dibutuhkan spirit dan dukungan dari orang-orang terdekat yang kita sayangi. Karena merekalah api yang membakar semangat, merekalah air yang menyejukkan hati, merekalah tanah yang mendamaikan pikiran, merekalah angin yang menentramkan jiwa, dan merekalah cahaya yang memancarkan inspirasi hidup.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-3895033850824609679?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/3895033850824609679/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=3895033850824609679' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/3895033850824609679'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/3895033850824609679'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2007/06/merekalah-inspirasi-hidup.html' title='Merekalah Inspirasi Hidup'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-6593035771060088141</id><published>2007-06-09T15:55:00.000-07:00</published><updated>2007-06-09T15:56:41.999-07:00</updated><title type='text'>Mata Rembulan</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Hatiku memang belum kutetapkan untukmu&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Namun pesonamu tlah memasung hatiku&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Enggan tuk berpaling&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Tatapanmu mata rembulan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Pancaran keagungan Sang Maha Indah&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-6593035771060088141?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/6593035771060088141/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=6593035771060088141' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/6593035771060088141'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/6593035771060088141'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2007/06/mata-rembulan.html' title='Mata Rembulan'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-3752529917380432991</id><published>2007-06-09T15:52:00.000-07:00</published><updated>2007-06-17T14:44:59.537-07:00</updated><title type='text'>Menjadi Petani</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Satu hari satu malam aku berada didataran tinggi Bulu Ballea Malino (03 Juni 2007). Ditempat ini aku merasa menemukan kembali dunia yang telah lama hilang. Sebuah dunia yang dipenuhi pepohonan dan sayuran hijau. Jauh dari udara pengap dan suara &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; yang bising.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Suara jangkrik dikala hujan dan nyanyian kicauan kutilang dikala cerah membuat jiwa ini terasa damai. Gemericik air mengalir disela-sela bebatuan menambah tentram jiwa yang hampa.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Lambaian daun hutan pinus nan tinggi, mengantar mataku menatap lepas cakrawala yang dihiasi awan tipis, menemani ingatanku terbang kemasa silam, saat aku masih menjadi anak petani.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Menjadi petani itu menyenangkan dan sarat makna. Dalam kesehariannya, petani dapat menyatu dengan tanah, dengan air, dengan udara, dengan cahaya, bahkan dengan api sekalipun. Unsur tanah, air, udara, cahaya, dan api dapat harmonis pada jiwa seorang petani.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Sayang hanya sehari aku menikmati daerah ini. Daerah yang suasananya telah lama kurindu. Suasana yang mengajarkan kearifan, kedamaian, kesejukan, ketenangan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-3752529917380432991?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/3752529917380432991/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=3752529917380432991' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/3752529917380432991'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/3752529917380432991'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2007/06/menjadi-petani.html' title='Menjadi Petani'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-3558039385584529377</id><published>2007-05-09T15:49:00.000-07:00</published><updated>2007-05-09T16:10:37.526-07:00</updated><title type='text'>Merpati</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Banyak orang yang berbangga hati bila ia bisa menjadi rajawali yang bisa terbang tinggi dan bebas diangkasa, rajawali yang kuat dan gagah. Namun apalah guna semua itu bila rajawali hanya terbang sendiri, sepi tanpa kawan tanpa persahabatan. Hidupnya kering sekering udara panas yang menemaninya terbang. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Lihatlah merpati yang hidup berkelompok penuh persahabatan. Walaupun hanya mampu terbang dikerendahan, namun ia mampu menikmati indahnya taman sakura. Tapi kenapa ya ada orang yang takut menjadi merpati??? Katanya merpati itu sering “patah sayap” dan tak jarang juga suka “ingkar janji”. Apa memang seperti itu?!? &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Jika tidak mau jadi merpati “ingkar janji”, maka jangan pernah jadi merpati “umbar janji”. Tapi bagaimana pun juga, aku masih tetap yakin bahwa ada merpati yang setia pada janji.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Mungkin seperti itulah kehidupan. &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Ada&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; yang datang dan ada yang pergi. &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Ada&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; yang “umbar janji”, ada yang “ingkar janji”, dan ada pula yang “patah sayap”. Oooh…kasian para merpati yang “patah sayap”. Adakah obat yang mampu meluruskan kembali sayapnya yang patah!!! Entahlah…&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-3558039385584529377?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/3558039385584529377/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=3558039385584529377' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/3558039385584529377'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/3558039385584529377'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2007/05/merpati.html' title='Merpati'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-4518603913479852169</id><published>2007-05-09T15:46:00.000-07:00</published><updated>2007-05-09T15:49:04.014-07:00</updated><title type='text'>Musim Langsat</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Makassar lagi musim buah langsat, namun sayang tidak ada yang gratis, semua serba pakai uang, karena memang &lt;st1:place st="on"&gt;Makassar&lt;/st1:place&gt; bukanlah daerah penghasil langsat. Hampir-hampir tidak ada yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;gratis di &lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:City&gt; besar seperti &lt;st1:place st="on"&gt;Makassar&lt;/st1:place&gt;. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Aku terkenang masa laluku beberapa tahun silam ketika pergi kesalah satu daratan penghasil buah langsat di Sulawesi Selatan (sekarang menjadi Sulawesi Barat). Disitu aku bisa makan langsat sepuasnya langsung dari dahannya. Kalau saja selama musim langsat ini aku bisa pergi ke daerah itu, banyak kenangan yang akan terulang kembali. Mandi-mandi disungai sambil makan durian, bersantai ria dibawah pohon langsat sambil menikmati buahnya. Sungguh nikmat…&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-4518603913479852169?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/4518603913479852169/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=4518603913479852169' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/4518603913479852169'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/4518603913479852169'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2007/05/musim-langsat.html' title='Musim Langsat'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-1075412685812182890</id><published>2007-04-21T15:25:00.000-07:00</published><updated>2007-04-21T15:35:32.612-07:00</updated><title type='text'>Awali dan Akhiri dengan Cinta-Nya</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Pagi ini aku medapat pesan singkat dari seorang adik di tanah Sinjai. Dia mengatakan, “Awalilah harimu dengan cinta-Nya…Jalanilah harimu dengan cinta-Nya…Isilah setiap waktumu dengan cinta-Nya…Akhirilah harimu dengan cinta-Nya pula”.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Entah kalimat itu murni dari dirinya sendiri ataukah kutipan dari seseorang, tapi yang pasti kalimat tersebut menyimpan makna yang dalam, dan setiap orang tentu memiliki interpretasi dan pemaknaan tersendiri atas kalimat tersebut.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;“Awalilah harimu dengan cinta-Nya…Jalanilah harimu dengan cinta-Nya…Isilah setiap waktumu dengan cinta-Nya…Akhirilah harimu dengan cinta-Nya pula”&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-1075412685812182890?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/1075412685812182890/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=1075412685812182890' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/1075412685812182890'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/1075412685812182890'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2007/04/awali-dan-akhiri-dengan-cinta-nya.html' title='Awali dan Akhiri dengan Cinta-Nya'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-8053514205674553742</id><published>2007-04-21T15:11:00.000-07:00</published><updated>2007-04-21T15:50:42.520-07:00</updated><title type='text'>Haruskah Ada Pilihan!</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Kebersamaan kita selama ini terlalu indah untuk ditinggalkan. Entah kenapa, aku merasa berat untuk kehilangan itu semua.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Kalau memang hidup ini untuk bahagia, mestikah harus ada yang tersisihkan! Apakah harus ada yang tersisihkan! Haruskah ada yang dipilih dari sebuah pilihan! Entahlah…&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-8053514205674553742?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/8053514205674553742/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=8053514205674553742' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/8053514205674553742'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/8053514205674553742'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2007/04/haruskah-ada-tersisihkan.html' title='Haruskah Ada Pilihan!'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-3762126118906841901</id><published>2007-04-20T08:05:00.000-07:00</published><updated>2007-04-20T08:30:21.757-07:00</updated><title type='text'>Obat dari Sahabat</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Sudah empat hari ini aku sakit. Pada hari pertama aku merasakan betapa sepinya hidup ini, tidak ada yang menemaniku apalagi merawatku. Aku pun kembali tersadar betapa berartinya kesehatan dan betapa berartinya kebersamaan. Rasa sakit yang aku alami bukan sekedar demam tinggi disekujur tubuhku, namun rasa sakit yang datang oleh rasa sepi. Rasa sakit yang diakibatkan oleh penyakit tidak ada apa-apanya bila dibandingkan rasa sakit yang diakibatkan oleh rasa sepi.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Pada hari kedua, rasa sepi itu pun mulai sirna. Bukan karena ada yang datang menjengukku, namun karena ada beberapa bungkus obat dan vitamin yang dikirim oleh tiga orang sahabatku. Tak hanya itu, pada hari ketiga seorang sahabat memberiku sekaleng susu. Terimakasihku pada mereka yang telah menyisihkan uangnya untuk membeli obat, vitamin, dan sekaleng susu untukku, betapa bahagianya diriku. Betapa nikmatnya persahabatan dan persaudaran yang tulus.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Aku merasa, bukan obat dan vitamin yang telah menyembuhkanku, bukan pula sekaleng susu yang telah memulihkan kesehatanku. Tapi doa, perhatian dan kasih sayang dari para sahabat lah yang telah membuatku kembali sehat. Bukan pahitnya obat dan bukan pula manisnya susu yang aku rasakan. Yang aku rasakan adalah, dengan hati bagaimana obat, vitamin dan sekaleng susu itu diserahkan padaku!!!&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-3762126118906841901?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/3762126118906841901/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=3762126118906841901' title='9 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/3762126118906841901'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/3762126118906841901'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2007/04/obat-dari-sahabat.html' title='Obat dari Sahabat'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-4408906825699794195</id><published>2007-04-16T23:57:00.000-07:00</published><updated>2007-04-17T00:03:42.448-07:00</updated><title type='text'>Sahabat, Terimakasih...</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Ketika hati di dera oleh kerinduan, maka ia membutuhkan sebuah 'kehadiran' yang mampu mengisi kerinduannya. Ketika hati di dera oleh kesedihan yang mendalam, maka ia membutuhkan energi ketegaran dan dukungan dari para 'hati' tulus yang peduli padanya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Ditengah kesedihanku, kembali seorang sahabat mengatakan padaku, "HIDUP INI UNTUK BAHAGIA, Masalah seharusnya bisa membuat manusia semakin dewasa dan bijak menjalani hidup".&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Kepada sahabatku &lt;a href="http://jasminumsambac.blogspot.com"&gt;Irma&lt;/a&gt;, makasih atas dukungan moril dan nasihatnya. Kepada sahabatku &lt;a href="http://bukaimaji.blogspot.com"&gt;Cia&lt;/a&gt;, makasih atas nasihat dan semangatnya. Kepada para sahabat blog (&lt;a href="http://ntacaholic.blogspot.com"&gt;Nta&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://blognya-n.blogspot.com"&gt;'N&lt;/a&gt;), makasih atas nasihatnya. Dan tidak lupa kepada &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Nayla&lt;/span&gt; yang telah menyadarkanku bahwa ternyata ada orang yang lebih bersedih dan lebih kehilangan dari pada aku, bahwa ternyata apa yang aku alami tidak ada apa-apanya bila dibandingkan dengan apa yang dialami orang lain. Seharusnya aku bisa menjadi orang yang tegar dan sabar menjalani hidup, tidak mudah menyerah dan skeptis.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-4408906825699794195?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/4408906825699794195/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=4408906825699794195' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/4408906825699794195'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/4408906825699794195'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2007/04/sahabat-terimakasih.html' title='Sahabat, Terimakasih...'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-5991511481072594582</id><published>2007-04-14T17:44:00.000-07:00</published><updated>2007-04-14T18:18:45.714-07:00</updated><title type='text'>Surat terbuka untuk Sahabat</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Surat&lt;/span&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; ini sengaja aku buat sebagai bentuk kecintaanku pada teman-teman semua. Isi &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;surat&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; ini lahir dari kecemasan jiwa yang meronta. Isi &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;surat&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; ini mengalir dari tetesan air mata yang mengering. &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Surat&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; ini hadir dari segenggam harapan yang menguap sirna. Sungguh…, &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;surat&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; ini aku buat sebagai bentuk kecintaanku pada teman-teman semua. Ini adalah ungkapan hati terdalam dari seorang pencinta penuh derita.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Entah Kenapa, apakah ini karakter/kepribadian dasariah ataukah ini sebentuk konstruk sistem tertentu yang membentuk karakter dan kepribadianku. Aku menjadi orang yang begitu melankolis, pemurung dan berjiwa sosial tinggi. Aku dikenal sebagai orang yang cerdas dan pintar mengatur orang lain, namun tidak bisa mengatur diri sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Ketika ayahku sakit keras, aku lebih memilih bertahan di Makassar dari pada harus pulang ke &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Balikpapan&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;. Keputusan untuk pulang ke &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Balikpapan&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; itu pun aku ambil setelah mendengar ayahku masuk rumah sakit. Ketika aku mencari uang pinjaman untuk membeli tiket pesawat, tidak ada yang bisa membantuku. Dengan keterbatasan uang, aku pun memilih untuk naik kapal laut. Hadiah apa yang aku dapatkan? Aku ‘tak sempat menemani detik-detik terakhir saat ayahku menghembuskan nafasnya yang terakhir. Yang aku temukan tingallah jasad yang telah terbaring tenang dan ditutup oleh sehelai kain. Tidak ada yang tau, betapa guncangnya jiwaku. Hingga saat ini pun darahku terasa panas ketika aku teringat peristiwa itu. Sejak peristiwa itu pun aku menjadi sangat peka dengan kabar-kabar kematian.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Entah Kenapa aku begitu mencintai kalian, hingga semua yang ada pada diriku telah aku berikan. Kebahagiaan dan masa depanku telah aku hadiahkan. Semua untuk kebahagiaan kalian. Berpisah dengan teman-teman adalah siksaan bagiku. Ketika ada sahabat yang marah, kesal dan mendiamiku, sungguh itu adalah derita yang sangat bagiku. Maafkan aku yang terkesan tertutup dan merahasiakan berbagai masalahku pada teman-teman. Hal ini aku lakukan semata-mata agar tidak mempengaruhi semangat dan komitmen teman-teman untuk mengawal ide yang kita bangun bersama.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Dari umur perkaderan, mungkin aku adalah yang tertua diantara kalian. Aku&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;masih ingat ketika Sujarwadi ikut LK 1 dan saat itu aku yang menjadi ketua panitianya. Aku masih ingat ketika Rus’an aku ajak untuk ikut LK 1. Aku masih ingat ketika Irma, Miah, Ita, dan Willy ikut LK 1, dan pada saat itu aku, Yaya dan Rospiah masih menjadi pengurus di komisariat. Aku masih ingat ketika Wahid dan Ashari ikut LK 1 dan pada saat itu aku pun masih menjadi pengurus di komisariat. Itu adalah kenangan yang tak akan pernah aku lupakan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Lucu juga rasanya, akhirnya kita dipertemukan juga dalam satu kepengurusan yang dianggap ilegal oleh orang yang memegang kekuasaan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Mungkin teman-teman masih ingat saat kita melakukan konferensi pertama di SSC. Sungguh mengharukan ketika teman-teman memilihku sebagai ketua, walaupun aku menyadari dan merasakan ada satu orang diantara kalian yang setengah hati dengan keputusan itu. Teman-teman juga pasti sudah menyadari kalau ada satu orang diantara kalian yang tidak menggunakan hak pilihnya. Saat menyadari hal itu, aku pun merasa bahwa diriku tidak layak menjadi ketua kalian. Kenapa bukan orang yang tidak menggunakan hak pilihnya itu yang menjadi ketua, bukan aku.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Sungguh saat itu aku tertekan dan kembali mempertanyakan, seriuskan teman-teman mengawal ide yang kita bangun bersama. Ketika orang-orang yang membangun ide itu serius, maka seharusnya orang yang melahirkan ide itu harus lebih serius mengawal idenya. Dia harus lebih kuat mengawal idenya dan tidak &lt;i style=""&gt;blunder&lt;/i&gt; atas apa yang ia perjuangkan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Saat ini pun aku kembali bertanya, apakah teman-teman serius memilihku sebagai ketua kalian? Apakah saat pemilihan ketua teman-teman tulus dan ikhlas untuk memilihku? Dan apakah saat ini teman-teman masih menganggapku sebagai ketua? Kalau memang iya, kenapa kita bisa terpecah? Apakah ada diantara teman-teman yang menganggapku tidak layak sebagai pemimpin? Ataukah memang aku bukanlah seorang ketua yang baik, ketua yang tidak bisa mengakomodasi semua kepentingan teman-teman?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Sejak awal telah aku tekankan pada teman-teman bahwa tantangan terberat yang harus kita hadapi bila mengawal ide ini adalah tekanan psikologis dari berbagai pihak. Tapi uangkapan yang sering kali aku lontarkan itu terkesan sia-sia saja. Pada akhirnya diantara kita pun sudah memilih jalan masing-masing. Aku pun tak punya kekuatan untuk menghalangi pilihan teman-teman. Kalau memang itu yang terbaik bagi teman-teman, jalanilah pilihan itu. Namun satu pesanku, jangan pernah bunuh ide yang pernah teman-teman lahirkan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Aku pun punya pilihan hidup sendiri, aku masih dalam pilihanku yang pertama. Teman-teman belum pernah memecatku sebagai ketua dan selama itu pula (walaupun hanya sendiri), aku akan tetap memikul amanah yang pernah teman-teman bebankan kepadaku. Bagiku ini adalah persoalan prinsip hidup.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Terakhir, sebelum teman-teman ‘pergi’. Aku ingin meminta maaf atas kelemahan, kelalaian dan kesalahan yang pernah aku lakukan. Maafkan aku yang tidak bisa menjadi ketua yang baik.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Kepada para akhwat, maafkan aku, harapan tulusku diantara kalian tidak mampu aku wujudkan. Tidak ada yang bisa aku ‘persembahkan’ buat kalian, aku malu pada kalian. Aku merasa ‘tertolak’. Aku hancur.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Kepada adik-adikku dikomisariat, maafkan kakakmu ini. Aku tak bisa menemani kalian lebih lama lagi. Aku terpedaya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Kepada kanda-kanda dan senior-senior di Unhas, “Ketika kanda-kanda menggiring ‘kami’ untuk &lt;i style=""&gt;islah&lt;/i&gt;, apakah sudah dipikirkan efek yang akan terjadi bagi eksistensi ‘kita’ di Unhas? Beberapa generasi akan hilang dan apakah ada jaminan perkaderan di Unhas akan kembali normal? Kalau sampai ‘kita’ di Unhas mati, siapa sebenarnya yang paling bertanggungjawab?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-5991511481072594582?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/5991511481072594582/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=5991511481072594582' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/5991511481072594582'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/5991511481072594582'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2007/04/surat-terbuka-untuk-sahabat.html' title='Surat terbuka untuk Sahabat'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-6673678782451840905</id><published>2007-04-12T14:40:00.000-07:00</published><updated>2007-04-12T14:45:08.083-07:00</updated><title type='text'>Menanti 'Rasa'</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Mungkin kata maaf ‘tak ada artinya lagi&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Aku sangat menyadari bila pilihan hidupku sudah membuat hatimu ‘sakit’&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Saat ini aku hanya bisa menanti&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;Menanti ‘rasa’ itu kembali…&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-6673678782451840905?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/6673678782451840905/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=6673678782451840905' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/6673678782451840905'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/6673678782451840905'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2007/04/menanti-rasa.html' title='Menanti &apos;Rasa&apos;'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-7095094578094149047</id><published>2007-04-10T22:08:00.000-07:00</published><updated>2007-04-10T22:09:34.443-07:00</updated><title type='text'>Air Mata</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Ketika seseorang bersedih dan berduka oleh berbagai musibah dan masalah hidup yang pelik, maka air mata menjadi penenang jiwanya. Ketika seseorang berbahagia dan terharu oleh peristiwa-peristiwa yang membanggakan dan mengharukan, maka air mata terkadang ikut menghiasi keceriaannya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Air mata kesedihan dan air mata kebahagiaan sama-sama masam dan sama-sama keluar dari celah kelopak mata. Namun apakah sama antara air mata kesedihan dengan air mata kebahagiaan?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Secara materil mungkin air mata kesedihan dan air mata kebahagiaan adalah dua hal yang sama, namun aku merasa bahwa keduanya adalah sesuatu yang berbeda. Entah bagaimana menjelaskannya, karena air mata kesedihan dan juga air mata kebahagiaan adalah persoalan suasana hati. Yah…ini adalah persoalan suasana hati.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-7095094578094149047?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/7095094578094149047/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=7095094578094149047' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/7095094578094149047'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/7095094578094149047'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2007/04/air-mata.html' title='Air Mata'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-2930998572407810156</id><published>2007-04-10T22:06:00.000-07:00</published><updated>2007-04-10T22:08:31.382-07:00</updated><title type='text'>Misteri Kematian</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Kematian hingga saat ini masih menyembunyikan misterinya yang terdalam. Semakin kita mencoba merasionalisasikannya, maka semakin dalam pula misteri yang harus diselami. Siapa yang tidak mengakui keberadaan kematian? Mulai dari yang ber-Tuhan sampai yang paling atheis sekali pun mengakui keberadaan kematian. Tidak ada yang bisa menghindar darinya, apalagi lari dari kematian.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Dengan kecerdasannya, manusia telah mampu menjelajahi bumi dan luar angkasa, namun ternyata banyak hal yang ada pada diri manusia sendiri yang belum mampu terjawab oleh kecerdasan manusia. Kematian adalah salah satu hal yang sangat dekat dengan diri manusia, namun tidak ada satupun teknologi ciptaaan manusia yang dapat mengungkap misteri kematian.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Delapan bulan yang lalu aku kehilangan seorang ayah, dan kini (untuk kesekian kalinya) aku kehilangan seorang sahabat. Namanya Rafli Arsa (24 tahun), beliau mahasiswa Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin. Kami berdua menjadi sahabat sejak sama-sama aktif di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Dari segi ide dan pemikiran, mungkin kami sering berseberangan, namun pada dasarnya rasa persaudaraan kami berdua sangat erat. Beliau adalah orang yang cenderung lebih suka menggeluti wacana-wacana gerakan sedangkan aku sendiri lebih suka mengkaji wacana-wacana yang filosofis seperti Filsafat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Kini sahabatku Rafli ‘tlah tiada. Tinggallah diriku yang mencoba merenungkan kapan ajalku akan tiba. Semakin aku memikirkan kapan ajalku akan tiba, maka semakin takut pula aku dibuatnya. Aku merasa belum siap untuk mati, aku merasa amalan burukku masih lebih berat daripada amalan baikku. Masih banyak hati yang tersakiti olehku. Masih banyak amanah yang belum aku panuhi. Masih banyak kewajiban yang belum aku lakukan. Ternyata…ternyata…dan ternyata…, aku belum…aku belum…aku belum…&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Ya Allah…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Ampunilah hambamu yang daif ini&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Ampunilah hambamu yang lalai ini&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Ampunilah hambamu yang angkuh dan sombong ini&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Ampunilah hambamu ini ya Allah…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-2930998572407810156?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/2930998572407810156/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=2930998572407810156' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/2930998572407810156'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/2930998572407810156'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2007/04/misteri-kematian.html' title='Misteri Kematian'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-4379305286501722749</id><published>2007-03-31T09:51:00.000-07:00</published><updated>2007-03-31T09:52:12.457-07:00</updated><title type='text'>Pemulung Kecil</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Dibawah terik mentari, dua anak perempuan berumur 8 dan 10 tahun berjalan dengan menggendong karung usang berisi botol-botol dan plastik-plastik bekas dipundaknya. Mereka adalah dua pemulung kecil yang mencari sepeser uang untuk membeli beras dan biaya sekolah yang kian lama semakin mahal. Mereka memeriksa dan merogoh satu persatu tempat sampah di deretan ruko-ruko kota Makassar. Wajahnya yang polos, kotor akibat gulatan debu jalanan dan keringat yang mengalir dari pori-pori kecilnya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Adakah diantar kita yang peka terhadap fenomena ini? Adakah diantara kita yang tergugah melihat sayup-sayup basah yang terpancar dari mata pemulung kecil itu? Ataukah diantara kita tidak lagi merasakan kepekaan sedikit pun, bahkan menganggap pemulung kecil itu memiliki status sosial yang rendah dan menjijikkan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Pernahkah kita berpikir dan merenungkan bahwa apa yang dikerjakan oleh pemulung kecil itu lebih mulia bila dibandingkan oleh kebanyakan orang yang hidupnya hanya bergantung pada orangtuanya, mulai dari uang jajan sampai uang kuliah/sekolah semuanya di subsidi oleh orangtuanya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Bukankah pemulung kecil itu lebih mandiri secara individu, yang memiliki kedewasaan dan ketahanan terhadap kerasnya hidup bila dibandingkan dengan kebanyakan orang yang menganggap dirinya memiliki status sosial yang tinggi, namun &lt;i style=""&gt;cengeng&lt;/i&gt; bila dihadapkan pada kondisi hidup yang pelik!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Melihat fenomena pengemis kecil ini, seharusnya kita bisa menjadi orang yang pandai bersyukur. Bersyukur atas kehidupan kita yang lebih baik dari si pemulung kecil. Menyukuri apa yang telah kita miliki dan bukan sebaliknya, mencaci maki kondisi hidup yang kita hadapi dan menganggap Tuhan tidak adil dan lain sebagainya. Belajarlah pada si pemulung kecil, yang memiliki kemandirian individu, yang tegar dan sabar menghapi kerasnya hidup, namun senantiasa bergerak dan berusaha untuk mengubah kondisi hidupnya menjadi lebih baik.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-4379305286501722749?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/4379305286501722749/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=4379305286501722749' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/4379305286501722749'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/4379305286501722749'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2007/03/pemulung-kecil.html' title='Pemulung Kecil'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-7216293392793029612</id><published>2007-03-31T09:49:00.000-07:00</published><updated>2007-03-31T09:50:56.497-07:00</updated><title type='text'>Hidup Seperti Air</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Seharusnya aku bahagia mendengar beberapa sahabatku telah menyelesaikan masa kuliahnya. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Namun berita bahagia itu justru mengantarkan aku untuk memikirkan kembali nasip dan masa depanku. Semakin aku memikirkan masa depan, semakin gelisah dan tersiksa aku dibuatnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Bukankah sebaiknya aku tidak perlu memikirkan masa depan, dan menjalani hidup ini apa adanya. Tetap ada rekayasa, namun tidak memaksakan idealitas hadir secara utuh dalam realitas. Dengan demikian aku bisa hidup dengan dinamis, seperti air yang mengalir, tetap berbenturan dengan bebatuan dan melewati jurang-jurang yang terjal, namun tidak melukai dan dilukai. &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Tetap bergerak dan mengalir, hingga akhirnya bermuara juga dilautan lepas.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-7216293392793029612?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/7216293392793029612/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=7216293392793029612' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/7216293392793029612'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/7216293392793029612'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2007/03/hidup-seperti-air.html' title='Hidup Seperti Air'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-5265074327271294577</id><published>2007-03-31T09:40:00.000-07:00</published><updated>2007-03-31T09:48:55.260-07:00</updated><title type='text'>Adik-adikku Tercinta</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_5YTzhRVOavw/Rg6PTpqoWpI/AAAAAAAAAHQ/T6XTTr0eIa0/s1600-h/Lia+%26+Ipul.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp2.blogger.com/_5YTzhRVOavw/Rg6PTpqoWpI/AAAAAAAAAHQ/T6XTTr0eIa0/s400/Lia+%26+Ipul.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5048129800093850258" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lia (adikku yang paling bungsu) dan Ipul (adikku yang pertama)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_5YTzhRVOavw/Rg6PTpqoWqI/AAAAAAAAAHY/HEurtpxK56U/s1600-h/Lia+%26+abdie.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp2.blogger.com/_5YTzhRVOavw/Rg6PTpqoWqI/AAAAAAAAAHY/HEurtpxK56U/s400/Lia+%26+abdie.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5048129800093850274" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lia (adikku yang ketiga/paling bungsu) dan Jumadi (adikku yang kedua)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_5YTzhRVOavw/Rg6PT5qoWrI/AAAAAAAAAHg/QBn-Y18Ia9w/s1600-h/Lia.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp3.blogger.com/_5YTzhRVOavw/Rg6PT5qoWrI/AAAAAAAAAHg/QBn-Y18Ia9w/s400/Lia.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5048129804388817586" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www2.blogger.com/www.hamzarblog.blogspot.com"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px;" src="http://www2.blogger.com/www.hamzarblog.blogspot.com" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Adikku Ipul, Jumadi dan Lia...&lt;br /&gt;Aku sangat merindukan kalian&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-5265074327271294577?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/5265074327271294577/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=5265074327271294577' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/5265074327271294577'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/5265074327271294577'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2007/03/adik-adikku-tercinta.html' title='Adik-adikku Tercinta'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_5YTzhRVOavw/Rg6PTpqoWpI/AAAAAAAAAHQ/T6XTTr0eIa0/s72-c/Lia+%26+Ipul.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-6361025060570734048</id><published>2007-03-31T09:18:00.000-07:00</published><updated>2007-03-31T09:31:35.659-07:00</updated><title type='text'>Senandung Rindu</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_5YTzhRVOavw/Rg6LI5qoWiI/AAAAAAAAAGY/Dtxoqap-mSw/s1600-h/Ayah+%26+Bunda.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 209px; height: 319px;" src="http://bp3.blogger.com/_5YTzhRVOavw/Rg6LI5qoWiI/AAAAAAAAAGY/Dtxoqap-mSw/s320/Ayah+%26+Bunda.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5048125217363745314" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ketika aku merasa rindu dengan ayah dan bunda, kebiasaan yang sering aku lakukan adalah  memandangi foto mereka  dan menyanyikan lagu-lagu  rindu tentang ayah dan bunda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini ayahku telah tiada dan bunda saat ini berada jauh dariku di Kota Balikpapan. Lagu ini aku persembahkan untuk mereka:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;p style="text-align: left;" class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Titip Rindu Buat Ayah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: left;" class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;~ Ebiet G. Ade ~&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Dimatamu masih tersimpan selaksa peristiwa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Benturan dan hempasan terpahat dikeningmu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Kau nampak tua dan lelah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Keringat mengucur deras&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Namun kau tetap tabah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Meski napasmu kadang tersenggal&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Memikul beban yang semakin sarat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Kau tetap bertahan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Engkau telah mengerti hitam dan merah jalan ini&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Keriput tulang pipimu gambaran perjuangan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Bahumu yang dulu kekar legam terbakar matahari&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Kini kurus dan terbungkuk&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Namun semangat tak pernah pudar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Meski napasmu kadang tersenggal&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Kau tetap setia&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Ayah...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Dalam hening sepi kurindu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Untuk menuai padi milik kita&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Tapi kerinduan tinggal hanya kerinduan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Anakmu sekarang banyak menanggung beban&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Reff:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Engkau telah mengerti hitam dan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;merah jalan ini&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Keriput tulang tulang pipimu gambaran perjuangan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Bahumu yang dulu kekar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Legam terbakar matahari&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Kini kurus dan terbungkuk&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Namun semangat tak pernah pudar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Meski langkahmu kadang gemetar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Kau tetap setia&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Satu Rindu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;~ Opick Ft Amanda ~&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Hujan kauingatkan aku tentang satu rindu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Dimasa yang lalu &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Saat mimpi masih indah bersamamu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Terbayang satu wajah penuh cinta penuh kasih&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Terbayang satu wajah penuh dengan kehangatan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Kau ibu...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Oh ibu...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Allah ijinkan aku bahagiakan dia&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Meski dia tlah jauh biarkanlah aku mengabdi untuk dirinya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Oh ibu...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Oh ibu...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Kau ibu...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Terbayang satu wajah penuh cinta penuh kasih&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Terbayang satu wajah penuh dengan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kehangatan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Terbayang satu wajah penuh cinta penuh kasih&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Terbayang satu wajah penuh dengan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kehangatan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Kau ibu...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Oh ibu...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Kau ibu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Oh ibu...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Reff.&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Hujan kauingatkan aku tentang satu rindu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Dimasa yang lalu saat mimpi masih indah bersamamu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Kau ibu...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Kau ibu...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-6361025060570734048?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/6361025060570734048/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=6361025060570734048' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/6361025060570734048'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/6361025060570734048'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2007/03/senandung-rindu.html' title='Senandung Rindu'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_5YTzhRVOavw/Rg6LI5qoWiI/AAAAAAAAAGY/Dtxoqap-mSw/s72-c/Ayah+%26+Bunda.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-2262708556320510676</id><published>2007-03-17T23:38:00.001-07:00</published><updated>2007-03-17T23:38:14.895-07:00</updated><title type='text'>Membaca Ayat-ayat Tuhan</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: left; font-family: arial;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Pada dasarnya ayat-ayat Tuhan bukan hanya Al Qur’an dan Al Hadis, namun semua peristiwa, gejala dan gerak yang terjadi dalam dunia ini merupakan ayat-ayat Tuhan. Namun sayang banyak orang yang buta aksara dalam membaca dan memahami ayat-ayat Tuhan. Mungkin saya termasuk salah satu orang yang buta aksara dalam hal itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: left; font-family: arial;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: left; font-family: arial;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Saya sempat tercengang dan termenung setelah menerima pesan via SMS dari seorang sahabat, isi pesannya seperti ini : &lt;b&gt;01 – 01 Adam Air hilang, 02 – 02 KM. Senopati tenggelam, 03 – 03 KM. Levina terbakar, 07 – 03 – 07 Boeing 737 terbakar. Apa lagi yang membuat kita enggang ‘kembali’?&lt;/b&gt; (‘kembali’ adalah arti dari kata tabaa [bahasa arab] yang merupakan akar kata taubat).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: left; font-family: arial;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: left; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: left; font-family: arial;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Terlepas apakah waktu (tanggal, bulan, dan tahun) dari semua peristiwa di atas adalah suatu kebetulan, tapi saya melihat bahwa ada sebuah “tanda” pada alam yang tidak mampu dibaca oleh manusia. Pada dasarnya manusia—yang di anugerahi hati—mampu melakukan pembacaan terhadap “tanda-tanda alam” (ayat-ayat Tuhan), Namun karena keangkuhan dan kesombongan manusia yang cenderung mengedepankan hasrat dan rasionya, maka mata hati yang seharusnya memiliki kemampuan untuk melakukan refleksi dan pembacaan terhadap “ayat-ayat Tuhan” tersisihkan dan terhijabi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: left; font-family: arial;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="EN-US"&gt;Seharusnya manusia menyadari bahwa sesuatu yang ‘inti’, tidaklah mampu dilihat dengan mata lahir, namun hanya mampu dilihat dengan menggunakan mata batin. Saatnyalah manusia menyadari keangukuhan dan kesombongannya dan kembali pada hakikat kemanusiaannya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-2262708556320510676?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/2262708556320510676/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=2262708556320510676' title='8 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/2262708556320510676'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/2262708556320510676'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2007/03/membaca-ayat-ayat-tuhan.html' title='Membaca Ayat-ayat Tuhan'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-2193524996485655789</id><published>2007-03-17T23:34:00.001-07:00</published><updated>2007-03-17T23:34:05.155-07:00</updated><title type='text'>Memaknai Kecemasan</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Hidup adalah sebuah perjalanan panjang yang penuh liku, duri dan persimpangan. Masa depan adalah hamparan kemungkinan-kemungkinan, apa saja dimungkinkan terjadi. Apa yang akan terjadi pada masa depan adalah sesuatu yang tak pasti dan penuh dengan misteri yang mengundang beribu tanya. Selama misteri masa depan belum tersingkap, maka selama itu pula manusia mengalami kecemasan, selalu bertanya dan mencari. Tak jarang ada yang putus asa mengarungi hidup, mereka dikuasai oleh kecemasannya sehingga tak mampu menyingkap makna terdalam dari sebuah kecemasan dan pencarian tiada henti.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Mengambil sebuah pilihan hidup antara sesuatu yang baik dan yang buruk bukanlah sesuatu yang rumit. Yang pelik adalah jika kita dihadapkan oleh dua pilihan hidup antara yang baik dengan yang baik. Dan ketika kita dihadapkan pada dua (atau lebih) pilihan hidup antara yang baik dan yang baik, maka pada saat itu pula kecemasan kembali menyelimuti jiwa. Dalam kecemasan tersebut, terkadang muncul pertanyaan-pertanyaan eksistensial; Untuk apa saya hidup? Untuk apa saya melakukan ini, melakukan itu? Kenapa saya harus begini, begitu? dan lain sebagainya. Ketika manusia tidak mampu mengatasi pertanyaan-pertanyaan eksistensial tersebut, terkadang manusia menempuh berbagai macam cara untuk menghilangkan rasa cemas yang dialaminya (misalnya dengan mencari tempat hiburan, dan lain sebagainya), dan bahkan ada yang memilih untuk mati agar bisa keluar dari rasa cemasnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Mengarungi kehidupan berarti juga mengarungi pilihan-pilihan hidup. Kecemasan bukan sesuatu yang buruk, justru kecemasan adalah sesuatu yang baik. Kecemasan adalah tanda kebebasan seseorang, semakin bebas seseorang maka semakin sering dia mengalami kecemasan karena orang yang bebas memiliki banyak pilihan-pilihan hidup. Berbeda misalnya dengan seorang budak yang hanya memiliki satu pilihan hidup, yaitu hanya mengabdi pada tuannya. Yang dialami oleh para budak bukanlah rasa cemas tetapi rasa takut. Rasa cemas dan rasa takut adalah dua hal yang berbeda, rasa cemas tidak jelas objeknya, sedangkan rasa takut sudah jelas objeknya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Hidup adalah sebuah proses menuju kesempurnaan. Dengan adanya kecemasan itulah manusia dimungkinkan mencapai kesempurnaan (paling tidak mendekati kesempurnaan). Kecemasan akan membuat seseorang menjadi semakin dewasa, kedewasaan bukanlah tingkatan umur atau usia, tetapi kedewasaan adalah sebuah tingkat kesempurnaan seseorang sebagai manusia bebas.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Jadi, bagaimana kita mengahadapi hidup? Jalani saja hidup dengan penuh kesabaran dan keikhlasan, ambil salah satu pilihan-pilihan hidup yang dialami dan jalani pilihan hidup tersebut dengan penuh tanggungjawab dan terimalah segalah konsekuensi atas pilihan yang telah diambil.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Pilihan-pilihan yang rumit memang melahirkan kecemasan, setelah kita mengambil sebuah pilihan, maka kita akan merasakan sebuah ketegangan, selalu bertanya-tanya apakah pilihan yang telah kita ambil sudah tepat atau tidak. Namun setelah kita mampu melewati masa-masa kecemasan dan ketegangan, maka kita akan merasakan adanya sebuah kenikmatan, bukan kenikmatan lahiriah, namun sebuah kenikmatan eksistensial.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Kenikmatan yang kita peroleh itupun tidak akan bertahan selamanya, karena kita akan dihadapkan kembali pada pilihan-pilihan hidup yang baru, yang mungkin akan lebih berat dari pilihan-pilihan hidup sebelumnya. Semakin berat pilihan-pilihan hidup, maka semakin besar pula kecemasan dan ketegangan yang kita alami, namun kenikmatan yang akan kita peroleh pun akan semakin besar pula. Semakin bisa kita melewati kecemasan, maka semakin dewasa dan semakin sempurnalah kemanusiaan kita.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-2193524996485655789?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/2193524996485655789/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=2193524996485655789' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/2193524996485655789'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/2193524996485655789'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2007/03/memaknai-kecemasan.html' title='Memaknai Kecemasan'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-722314072098157868</id><published>2007-03-14T09:00:00.001-07:00</published><updated>2007-03-14T09:00:29.635-07:00</updated><title type='text'>Golongan Darahku Karakterku; Benarkah?</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Ponijan Liaw dalam bukunya “Understanding Your Communication Styles (Memahami Gaya Komunikasi Anda)”, menuliskan bahwa golongan darah ternyata sangat menentukan cara berpikir, berucap, dan bertindak. Hal ini terutama diyakini oleh orang-orang Jepang. Berikut ini adalah pemaparan Ponijan mengenai karakter orang yang bergolongan darah A, B, O, dan AB.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Karakter orang yang bergolongan darah A&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Orang bergolongan darah A memiliki karakter yang mengakar kuat yang akan membantu mereka untuk tetap tenang dalam krisis ketika semua orang panik menghadapi situasi serupa.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Mereka cenderung menghindari konfrontasi dan sesungguhnya kurang nyaman berada di antara orang banyak. Mereka biasanya pemalu dan terkadang suka mengasingkan diri. Mereka mencari keharmonisan dan sangat sopan, tetapi sebenarnya tidak pernah benar-benar cocok dengan orang lain. Mereka sangat bertanggung jawab. Jika ada pekerjaan yang harus diselesaikan, mereka lebih suka mengerjakannya sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Orang-orang dengan golongan darah ini selalu mengukir sukses dan sangat perfeksionis. Mereka juga sangat kreatif dan paling artistik di antara semua golongan darah yang ada karena kesensitifan mereka.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Karakter orang yang bergolongan darah B&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Orang dengan golongan darah B paling praktis di antara semua golongan darah yang ada. Mereka spesialis di bidang yang mereka geluti. Ketika memulai sebuah proyek, mereka akan menghabiskan waktu lebih banyak untuk memahami dan mencoba mengikuti arahan yang diperlukan. Jika mengerjakan sesuatu, mereka selalu fokus. Mereka cenderung berpedoman pada tujuan dan mengejarnya sampai tuntas walaupun kelihatannya pekerjaan itu tidak mungkin dilakukan. Mereka cenderung kurang kooperatif. Mereka lebih suka mengikuti peraturan dan gagasan mereka sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Orang bergolongan darah B lebih memperhatikan pikiran daripada perasaan, dan karenanya, terkadang terlihat dingin dan serius.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Karakter orang yang bergolongan darah O&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Orang-orang dengan golongan darah O biasanya tidak banyak ambil pusing, penuh semangat, dan memiliki jiwa sosial yang tinggi. Mereka paling fleksibel di antara semua golongan darah yang ada. Mereka akan dengan cepat memulai sebuah proyek, namun mengalami masalah ketika melanjutkannya. Tidak jarang juga di antara mereka yang mudah menyerah di tengah jalan. Mereka terkadang bertingkah dan tidak terlalu dapat dijadikan sandaran. Mereka selalu mengatakan apa yang ada di pikiran mereka secara langsung. Mereka selalu jujur. Mereka menghargai pendapat orang lain dan suka menjadi pusat perhatian. Selain itu, orang-orang bergolongan darah O memiliki rasa percaya diri yang sangat kuat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Karakter orang yang bergolongan darah AB&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Orang dengan golongan darah AB sulit untuk dikelompokkan. Mereka dapat memiliki karakteristik di kedua ujung spectrum pada waktu yang bersamaan. Artinya, disatu sisi mereka pemalu, disisi lain, sangat terbuka. Mereka dengan mudah mengubah satu sisi ke sisi yang lain. Mereka dapat dipercaya dan bertanggung jawab, namun tidak dapat bertanggung jawab jika terlalu banyak yang dituntut dari mereka. Mereka tidak keberatan membantu sepanjang sesuai syarat mereka. Orang-orang dengan golongan darah ini sangat suka dengan seni dan metafisika.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;AB juga dianggap sebagai tipe darah terburuk di Jepang. Mereka juga suka menentukan syarat sendiri dan berhak menggugurkan syarat tersebut jika tidak sesuai dengan harapan mereka. Mereka dikenal sangat sensitif dan penuh perhatian.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Benarkah?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Yang paling bisa menentukan jawaban dengan tepat, apakah benar atau salah golongan darah menentukan karakter seseorang adalah diri kita sendiri, karena yang paling mengenali diri kita adalah kita sendiri. Kita bisa merenungkan dan mempertanyakannya pada diri kita sendiri, apakah karakter dan golongan darah yang kita miliki sesuai dengan apa yang dituliskan oleh Ponijan!&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Saya adalah orang yang bergolongan darah A, dan setelah saya renungkan ternyata karakter yang saya miliki sesuai dan terlukiskan dalam penjelasan golongan darah di atas. Nah, sekarang bagaimana dengan Anda? Apa komentar Anda tentang hal ini? &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-722314072098157868?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/722314072098157868/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=722314072098157868' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/722314072098157868'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/722314072098157868'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2007/03/golongan-darahku-karakterku-benarkah.html' title='Golongan Darahku Karakterku; Benarkah?'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-2931299245056317249</id><published>2007-03-13T09:09:00.001-07:00</published><updated>2007-03-13T09:09:55.450-07:00</updated><title type='text'>Cinta dan Kebijaksanaan</title><content type='html'>&lt;p class="MsoBodyText" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%; font-family: Arial;" lang="EN-US"&gt;Selama ini aku sering mendengarkan para guru, dosen, dan para ulama mengajarkan tentang arti sebuah kebijaksanaan dan bagaimana cara menjadi orang yang bijaksana, menjadi pemimpin yang bijaksana, dan menjadi bijaksana-bijaksana yang lain. Aku pun pernah mencoba untuk menerapkan apa-apa yang diajarkan oleh para guru, dosen dan ulama tentang kebijaksanaan, dan hasilnya aku gagal. Menghadapi kenyataan hidup tidak semudah apa yang diucapkan. Bahkan aku sendiri menyaksikan, sebagian besar guru, dosen, dan ulama yang mengungkapkan dan mengajarkan kebijaksanaan dalam ceramah-ceramah dan khutbah-khutbah, justru memperlihatkan kebiasaan-kebiasaan ataupun sikap-sikap yang bagiku jauh dari apa yang mereka ajarkan tentang kebijaksanaan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 150%; font-family: Arial;" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 150%; font-family: Arial;" lang="EN-US"&gt;Herman&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="line-height: 150%; font-family: Arial;" lang="EN-US"&gt; &lt;b&gt;Hesse&lt;/b&gt; pernah mengatakan bahwa &lt;i&gt;“pengetahuan dapat diungkapkan, tapi tidak kebijaksanaan .&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Seseorang dapat menemukannya, dapat hidup didalamnya, seseorang dapat selaras dengannya, seseorang dapat melakukan keajaiban dengannya, tapi seseorang tidak dapat mengungkapkan dan mengajarkannya”&lt;/i&gt;. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%; font-family: Arial;" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%; font-family: Arial;" lang="EN-US"&gt;Kebijaksanaan adalah sesuatu yang mendalam pada diri manusia dan selamanya hanya akan mampu dirasakan dan menjadi pengalaman jiwa/ruhani masing-masing individu. Mengungkapkan dan mengajarkan kebijaksanaan hanya akan mereduksi makna kebijaksanaan yang sesungguhnya. Kata-kata terlalu dangkal dan sempit untuk membahasakan kedalaman dan keluasan kebijaksanaan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;" lang="EN-US"&gt;Jadi apa yang mereka (guru, dosen, ulama, dsb) ungkapkan, yang mereka sampaikan dan yang mereka ajarkan tentang kebijaksanaan hanyalah sebatas pengetahuan (rasional-empiris) mereka tentang kebijaksanaan yang dibungkus apik dengan kata-kata. Apa yang mereka ungkapkan tidak lebih dari sebuah kebohongan belaka karena apa yang mereka ungkapkan bukanlah kebijaksanaan yang sesungguhnya, bahkan mereka telah melakukan pemaksaan makna dan mereduksi makna kebijaksanaan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%; font-family: Arial;" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%; font-family: Arial;" lang="EN-US"&gt;Begitu pula halnya dengan cinta, ia dapat ditemukan, kita bisa hidup didalamnya, kita dapat selaras dengannya, kita dapat melakukan keajaiban dengannya, tapi kita tidak dapat mengungkapkan dan mengajarkannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 150%; font-family: Arial;" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 150%; font-family: Arial;" lang="EN-US"&gt;Gede&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="line-height: 150%; font-family: Arial;" lang="EN-US"&gt; &lt;b&gt;Prama&lt;/b&gt; pernah mengungkapkan, &lt;i&gt;“Kegelapan bisa menyembunyikan gunung, sungai, pohon, dll. Akan tetapi ia tidak bisa meyembunyikan cinta”&lt;/i&gt;.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Gede Prama juga pernah mengungkapkan, &lt;i&gt;“Tidak bisa dipungkiri, cinta memang hadir menembus ruang dan waktu, sekaligus menembus kegelapan. Bila diibaratkan bunga, mungkin ia satu-satunya bunga yang mekar tanpa bantuan sang musim. Di musim apa pun, ia pasti dan selalu berbunga. Keharumannya pun menembus ruangan yang terjauh sekali pun”&lt;/i&gt;. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%; font-family: Arial;" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%; font-family: Arial;" lang="EN-US"&gt;Dari apa yang diungkapkan oleh &lt;b style=""&gt;Gede Prama&lt;/b&gt;, kita akan semakin menyadari bahwa cinta adalah sesuatu yang sangat luar biasa, dan yang pasti kata-kata tidak akan pernah mampu menampung hakikat cinta yang sesungguhnya. Cinta yang sesungguhnya hanya mampu ditampung oleh Sang Maha, yaitu Allah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%; font-family: Arial;" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%; font-family: Arial;" lang="EN-US"&gt;Dengan sifat-Nya yang Maha Rahman dan Maha Rahim, manusia dianugerahi sebuah &lt;i style=""&gt;hati&lt;/i&gt; agar manusia mampu merasakan kedalaman dan keindahan cinta. Maka telah menjadi kemestian bagi manusia untuk memelihara dan menjaga hatinya agar senantiasa suci dan lapang, karena pada dasarnya cinta adalah sesuatu yang lapang dan suci, dan tempatkanlah cinta pada ruang yang lapang dan suci pula, yaitu pada hati yang lapang dan suci.&lt;b&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-2931299245056317249?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/2931299245056317249/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=2931299245056317249' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/2931299245056317249'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/2931299245056317249'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2007/03/cinta-dan-kebijaksanaan.html' title='Cinta dan Kebijaksanaan'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-3070453595389789506</id><published>2007-03-13T09:05:00.000-07:00</published><updated>2007-03-13T09:43:10.271-07:00</updated><title type='text'>Terserang Rindu</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Sepekan ini rindu menyerangku&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Gelisah…&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Hampa…&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Rindu menyerangku&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Aku rindu pantai yang teduh&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Aku rindu pegunungan yang damai&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Aku rindu kebun yang hijau&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Aku rindu kapung halaman&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Disini, di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; ini&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Panas &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Keras &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Rindu menyerangku&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Hatiku sendiri&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Hatiku sepi &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-3070453595389789506?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/3070453595389789506/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=3070453595389789506' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/3070453595389789506'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/3070453595389789506'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2007/03/terserang-rindu.html' title='Terserang Rindu'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-6294432675291227367</id><published>2007-03-11T23:29:00.001-07:00</published><updated>2007-03-11T23:31:49.537-07:00</updated><title type='text'>Turut Berduka</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Untuk sahabatku Wahid, Dyah, dan Marda; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Aku turut berduka atas meninggalnya Nenek tercinta. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Semoga Allah menempatkan beliau ditempat yang mulia, dan kepada keluarga yang ditinggalkan mendapatkan ketabahan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Semoga pula kita bisa mengambil hikmah dari peristiwa ini. Amin...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-6294432675291227367?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/6294432675291227367/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=6294432675291227367' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/6294432675291227367'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/6294432675291227367'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2007/03/turut-berduka.html' title='Turut Berduka'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-5044793724116196994</id><published>2007-03-10T19:33:00.000-08:00</published><updated>2007-03-11T16:14:27.163-07:00</updated><title type='text'>Sukses; Kebutuhan atau Pemenuhan Hasrat</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"  style="font-size:100%;"&gt;Kebanyakan orang tua di “kampung” (tidak terlepas para orang tua di perkotaan), menganggap bahwa orang dikatakan sukses apabila mereka, keluarga mereka dan anak-anak mereka memiliki uang yang banyak, punya pekerjaan sebagai PNS (Pegawai Negeri Sipil), jadi Polisi atau jadi Tentara (ABRI). Status sosial mereka akan melambung tinggi apabila mereka, keluarga mereka dan anak-anak mereka memperoleh gelar-gelar PNS, Polisi, Tentara, dan lain sebagainya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"  style="font-size:100%;"&gt;Sesederhana itukah menilai sebuah kesuksesan! Betapa naifnya dan betapa malanglah nasibku ini apabila kesuksesan hanya dinilai sebagai uang, PNS, Polisi atau tentara (Karena saya bukanlah orang yang ingin menjadi PNS, apalagi menjadi seorang Polisi atau Tentara). Dimanakah kebebasan, kemerdekaan, kebahagiaan, dan ketenangan hidup harus ditempatkan, karena kebanyakan orang tua di “kampung” menganggap bahwa kebebasan, kemerdekaan, kebahagiaan dan ketenangan hidup itu bisa diperoleh dengan setumpuk uang, dengan status sosial sebagai PNS, Polisi atau Tentara.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"  style="font-size:100%;"&gt;Orang tua tidak akan segan-segan untuk mencari pinjaman (&lt;i style=""&gt;ngutang&lt;/i&gt;) kesana-kemari agar keluarga atau anak-anak mereka bisa lolos jadi PNS, jadi Polisi dan jadi Tentara. Dan saya rasa hal ini sudah menjadi rahasia umum dikalangan masyarakat pada umumnya. Akibatnya, orang-orang yang menjadi PNS, Polisi atau Tentara adalah orang-orang yang memburu uang (kekayaan), karena memang itulah tujuan mereka dari awal. Para PNS, Polisi atau Tentara yang seharusnya bisa menjadi pengabdi masyarakat,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;justru pada akhirnya menjadi beban masyarakat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"  style="font-size:100%;"&gt;Rasionalitas yang bermain ditengah masyarakat kita saat ini adalah—meminjam bahasa &lt;b style=""&gt;Weber&lt;/b&gt;—&lt;i style=""&gt;Rasionalitas Tujuan&lt;/i&gt;. Sehingga logika yang bermain pun adalah &lt;i style=""&gt;logika hasrat&lt;/i&gt;, bukan &lt;i style=""&gt;logika kebutuhan&lt;/i&gt;. Jika hasrat sudah diperturutkan, maka semua isi yang ada di alam semesta ini tidak akan cukup untuk memenuhi keserakahan manusia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;Seharusnya masyarakat kita bisa sadar bahwa sebenarnya kualitas kemanusiaan kita tidak bisa ditentukan dan ditakar dengan uang, dengan pangkat, ataupun dengan jabatan. Seharusnya masyarakat kita lebih mengedepankan &lt;i style=""&gt;rasionalitas nilai&lt;/i&gt; sehingga logika yang bermain adalah logika kebutuhan. Logika kebutuhan mengajarkan kepada kita bagaimana hidup yang sederhana. Seperti yang pernah diungkapkan oleh &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;b style=""&gt;Dee&lt;/b&gt;&lt;/st1:place&gt; dalam &lt;i style=""&gt;Supernova&lt;/i&gt;; “Kelebihan hanya akan mengakibatkan keindahan itu busuk dan sia-sia”. Dengan kesederhanaanlah maka kebebasan, kemerdekaan, kebahagiaan dan ketenangan hidup bisa kita peroleh dengan sendirinya. Tidak percaya? Silahkan buktikan sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-5044793724116196994?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/5044793724116196994/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=5044793724116196994' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/5044793724116196994'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/5044793724116196994'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2007/03/sukses-kebutuhan-atau-pemenuhan-hasrat.html' title='Sukses; Kebutuhan atau Pemenuhan Hasrat'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-225989382918048738</id><published>2007-03-09T21:43:00.000-08:00</published><updated>2007-03-08T17:50:20.656-08:00</updated><title type='text'>Menjadi Manusia Sempurna</title><content type='html'>Suatu hari, aku mendapat pesan via SMS dari seseorang yang hingga saai ini belum aku ketahui siapa pengirimnya. Tapi aku bisa memastikan bahwa orang tersebut adalah orang yang mengenal diriku dengan baik. &lt;em&gt;“Pendar waktu tak’ berjeda melayani semua jenis manusia. Ada yang tergilas, bahkan ada pula yang diperbudak waktu. Semua manusia berpacu dengan waktu, sampai-sampai hanya sedikit yang tetap ingat pada pencipta-Nya”&lt;/em&gt;. Begitulah pesan SMS yang aku terima.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu itu aku tidak terlalu memikirkan siapa pengirim pesan tersebut, yang terpikir dibenakku adalah sebuah penghayatan terhadap isi pesan tersebut. Pesan SMS itu telah menghentak kesadaranku dan kembali menyadarkanku akan ke-&lt;em&gt;diri&lt;/em&gt;-an-ku yang sering larut dalam keseharian dan lupa pada Sang Pencipta. Ketika dihadapkan pada sebuah masalah, barulah aku sadar akan ke-diri-an-ku dan kembali bersimpuh dihadapan Sang Pencipta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari kemudian aku mendapatkan sebuah pertanyaan via SMS dari seorang sahabat, pertanyaannya seperti ini; &lt;em&gt;“Mengapa manusia sering dihadapkan pada pilihan yang tidak menyenangkan?”&lt;/em&gt;. Sekilas aku berfikir, dengan seringnya manusia diperhadapkan pada pilihan-pilihan hidup yang tidak menyenangkan, justru akan membuat manusia selalu sadar akan eksistensinya sebagai manusia yang daif. Semakin berat pilihan hidup, maka manusia akan semakin dewasa, semakin arif, dan semakin bijaksana dalam menghadapi kehidupan. Dan dengan demikian manusia akan tetap berada pada lingkaran kemanusiaannya. “Rasa manis air kelapa akan semakin nikmat rasanya apabila sebelumnya kita telah merasakan dengan sangat rasa haus nan pahit”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bandingkan hal tersebut di atas dengan QS. Al Faatihah : 6 – 7; &lt;em&gt;Tunjukilah kami jalan yang lurus. (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka, bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat&lt;/em&gt;. Jadi pada dasarnya—tanpa disadari—Sang Pencipta yang Maha Rahim, dengan caranya yang penuh misteri telah menuntun manusia pada jalan-Nya yang lurus. Dengan demikian, bukanlah sebuah hal yang mustahil manusia bisa mencapai kualitas tertinggi kemanusiaannya, yaitu sebagai Insan Kamil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Muhammad Iqbal&lt;/strong&gt; pernah berkata, kebebasan punya arah dan tujuan. Arah dan tujuannya adalah membuat manusia menjadi &lt;em&gt;Insan Kamil&lt;/em&gt; (manusia “sempurna”)—dalam istilah &lt;strong&gt;Nietzsche&lt;/strong&gt; &lt;em&gt;Uber Manch&lt;/em&gt; (Manusia Unggul). Kebebasan seharusnya menjadikan manusia sempurna. Sempurna bukan berarti lengkap, utuh, tidak kekurangan apapun atau serba bisa. Sempurna berarti sempurna sebagai manusia bebas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sempurna sebagai manusia sempurna berarti manusia mampu menerima hidup, menerima apapun yang didapat, menerima semua kebaikan dan keburukan yang terjadi dengan manusia. bebas yaitu ikhlas. Ikhlas menerima kebaikan dan keburukan yang terjadi pada diri sendiri tanpa merasa menderita atau berduka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa mulianya bila kita bisa hidup seperti itu—bisa ikhlas menerima apapun yang menghampiri kita, baik itu berupa kebaikan maupun itu berupa keburukan. Betapapun besarnya kebaikan yang datang menghampiri, kita tidak akan terlena olehnya. Dan sepahit apa pun keburukan yang mendera, maka kita akan mampu merasakan hal itu sebagai sebuah kenikmatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin inilah kualitas surgawi yang dapat kita rasakan didalam dunia ini, atau mungkin sebenarnya inilah surga yang sesungguhnya. Bukan surga yang ada “diluar sana”, tapi surga yang kita rasakan ada “disini”, hadir saat ini, pada diri kita sendiri. Surga bukanlah sebuah tempat, tapi surga adalah kualitas kenikmatan, sebuah puncak tertinggi kebebasan.Kita juga tidak bisa menafikkan, bahwa perjalanan untuk mencapai &lt;em&gt;Insan Kamil&lt;/em&gt; bukanlah sesuatu yang mudah. Butuh kerja keras, perjuangan, kesabaran dan keikhlasan untuk memperoleh gelar Insan Kamil. Apabila kita termasuk orang-orang yang memiliki tingkat kesibukan yang tinggi, maka manfaatkanlah waktu di sepertiga malammu untuk bersua dengan Sang Pencipta. Inilah waktu untuk melakukan refleksi diri dan ‘&lt;em&gt;membaca&lt;/em&gt;’ keseharian yang telah, yang sedang, dan yang akan dilewati. Hilangkan dan bebaskan diri dari rasa penat dunia yang kejam bersama butiran-butiran air matamu dalam sujud yang tenang. &lt;em&gt;Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan&lt;/em&gt; (QS. Al Faatihah : 5).&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Wallahu'alam bissawab.&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-225989382918048738?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/225989382918048738/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=225989382918048738' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/225989382918048738'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/225989382918048738'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2007/03/menjadi-manusia-sempurna.html' title='Menjadi Manusia Sempurna'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-6772652535606320282</id><published>2007-03-06T18:43:00.000-08:00</published><updated>2007-03-11T16:09:34.132-07:00</updated><title type='text'>Perjuangan Kita Belum Berakhir</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: center; font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Buat teman-teman seperjuanganku: Muh. Kasman, Rus’an Latuconsina, Noorwahid Sofyan, Wilopo Husodo, Muh. Sujarwadi, Rasyitah, Irmawati, Sudarmiah, Rospiah, dan Nurhidayat. Serta adik-adik seperjuanganku: Rus Mubarak ZAZ, Muh. Saihu Z., Rahmayandi, Supriadi, Muh. Taufik, Hamzah, Arnis Puspita, A. Asni Fatimah, Imrani Kamaluddin, Jayati dan Syamsiar. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: center; font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: center; font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Jasa-jasa kalian semua tidak akan pernah aku lupakan. Perjuangan kita belum berakhir, bahkan apa yang sedang kita alami saat ini barulah sebuah awal dari apa yang kita perjuangkan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-6772652535606320282?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/6772652535606320282/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=6772652535606320282' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/6772652535606320282'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/6772652535606320282'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2007/03/perjuangan-kita-belum-berakhir.html' title='Perjuangan Kita Belum Berakhir'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-5999655518085505715</id><published>2007-03-06T18:39:00.000-08:00</published><updated>2007-03-11T16:07:50.222-07:00</updated><title type='text'>Engkau Terlihat Berbeda Malam Ini</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Malam ini engkau terlihat berbeda, sikapmu padaku tak seperti malam-malam sebelumnya&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Malam ini engkau terlihat lebih dewasa, tidak seperti malam-malam sebelumnya, manja dan kekanak-kanakan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Malam ini engkau membebaskanku dari kecemasan. Akhirnya engkau menyadari diriku dan dirimu. Menyadari bagaimana kita berdua seharusnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Adikku....., selamanya aku akan selalu menyayangimu.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-5999655518085505715?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/5999655518085505715/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=5999655518085505715' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/5999655518085505715'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/5999655518085505715'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2007/03/engkau-terlihat-berbeda-malam-ini.html' title='Engkau Terlihat Berbeda Malam Ini'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-9035929181553111373</id><published>2007-03-03T18:47:00.000-08:00</published><updated>2007-03-03T14:49:50.042-08:00</updated><title type='text'>Aku Hanyalah Debu</title><content type='html'>Aku adalah debu yang kebetulan menempel pada sebuah dahan pohon yang rindang. Sebagai debu, tidaklah pantas ia disandingkan dengan dedaunan hijau, bunga yang memesona, buah yang segar,  batang dan akar yang kokoh, dahan yang kekar, dan ranting yang kuat. Bagaimana pun juga, debu tetaplah debu yang kebetulan ikut bersama angin dan menempel pada dedaunan hijau, pada bunga yang memesona, pada buah yang segar, pada batang yang kokoh, pada dahan yang kekar, dan pada ranting yang kuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku adalah debu yang kebetulan menempel pada sebuah dahan pohon yang rindang. Yang kapan saja bisa sirna diterpa hujan dan menyatu dengan tanah, karena pada dasarnya, hakikat dari debu adalah tanah. Keangkuhan yang telah membuat debu  meninggalkan tanah, sebuah keangkuhan untuk bebas dan mengembara bersama angin. Namun pada akhirnya, debu akan berpulang juga pada tanah, karena itu adalah takdirnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku adalah debu yang kebetulan menempel pada sebuah dahan pohon yang rindang, dan hingga saat ini masih mampu menyaksikan bagaimana pucuk-pucuk hijau muncul dari ujung-ujung ranting, yang kemudian tumbuh dewasa, lalu menguning, mengering dan gugur kepermukaan tanah. Sebagai debu, akupun menyaksikan bagaimana  disela-sela tangkai daun muncul titik kecil yang kemudian menjadi bunga-bunga yang memesona dan pada akhirnya membesar dan mengubah dirinya menjadi buah yang ranum. Disini aku menyaksikan bagaimana buah ranum tersebut akhirnya dipetik oleh manusia yang ingin menyantapnya, ada pula yang dilukai dan dimakan oleh kelelawar dan burung, dan ada pula yang membusuk dan akhirnya jatuh kepermukaan tanah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak hanya itu, aku juga menyaksikan bagaimana dahan-dahan, ranting-ranting dan kulit-kulit batang menua dan kering dan akhirnya terkelupas dan gugur pula kepermukaaan tanah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entahlah, apakah aku akan menyatu dengan tanah dengan cara diterpa hujan ataukah dengan cara gugur besama menua dan mengelupasnya dahan pohon yang aku lekati, atau mungkin pula aku akan kembali diterpa dan dibawa bersama angin dan akhirnya menempel dan melekat pada dahan pohon yang baru. Entahlah…karena masa depan adalah hamparan kemungkinan-kemungkinan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disinilah aku menyadari bahwa ternyata bukan hanya debu yang memiliki takdir untuk kembali pada tanah, namun juga dedaunan hijau, bunga yang memesona, buah yang segar,  batang dan akar yang kokoh, dahan yang kekar, dan ranting yang kuat. Semua hanya persoalan waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku adalah debu yang kebetulan menempel pada sebuah dahan pohon yang rindang. Walaupun begitu, aku adalah debu yang menjadi saksi sejarah, debu yang telah menyaksikan kelahiran dan kematian, kedatangan dan kepergian. Aku adalah debu yang telah merasakan bagaimana bahagia dan indahnya kelahiran dan kedatangan, dan bagaimana sedih dan pedihnya kematian dan kepergian. Tapi itulah jalan kehidupan, ada yang lahir dan ada yang mati, ada yang datang dan ada yang pergi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akupun demikian, aku telah lahir dan datang. Dan suatu saat nanti akupun pasti akan mati dan pergi. Semuanya hanya persoalan waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelahiran akan disusul oleh kematian dan kematian akan disusul pula oleh kelahiran yang baru.&lt;br /&gt;Kedatangan akan disusul oleh kepergian dan kepergian akan disusul pula oleh kedatangan yang baru.&lt;br /&gt;Semuanya hanya persoalan waktu…&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-9035929181553111373?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/9035929181553111373/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=9035929181553111373' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/9035929181553111373'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/9035929181553111373'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2007/03/aku-hanyalah-debu.html' title='Aku Hanyalah Debu'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-2048915045754965372</id><published>2007-03-03T18:42:00.000-08:00</published><updated>2007-03-03T14:47:52.832-08:00</updated><title type='text'>Perang Atas Nama Kebenaran</title><content type='html'>Ketika kebenaran bertemu dengan kesalahan, maka yang akan menjadi pemenang adalah kebenaran. Walaupun pada awalnya kesalahan yang menjadi pemenang, namun pada akhirnya kebenaran akan tetap menjadi pemenang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun bagaimana ceritanya jika kebenaran bertemu dengan kebenaran. Sekilas kita akan mengatakan bahwa inilah kemenangan besar, karena bertemunya kebenaran dengan kebenaran menjadikan kebenaran menjadi lebih kuat. Asumsi seperti ini memang benar, namun pada konteks tertentu, justru ketika kebenaran bertemu kebenaran maka yang akan terjadi adalah keretakan, penolakan, dan klaim-klaim kebenaran.. Bahkan, getaran yang terjadi akibat perseteruan antara pertemuan kebenaran dengan kebenaran lebih  besar bila dibandingkan dengan perseteruan antara pertemuan kebenaran dengan kesalahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Timbul sebuah pertanyaan mendasar, sebenarnya kebenaran itu satu atau banyak? Dengan menjawab pertanyaan ini sebenarnya kita dapat mendamaikan perseteruan antara pertemuan kebenaran dengan kebenaran. Pada dasarnya kebenaran itu hanya satu, namun cara pandang kita melihat kebenaran yang berbeda. Ibarat kebenaran adalah sebuah kotak bersisi enam, maka kita bisa melihat kotak tersebut dari enam sisi. Begitu pula dengan kebenaran, kita bisa melihatnya dari berbagai sudut pandang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang menjadi penyebab perseteruan antara kebenaran dengan kebenaran sebenarnya adalah sebuah peng-klaim-an kebenaran atas sebuah cara pandang tertentu sebagai satu-satunya kebenaran. Jika semua orang atau kelompok meng-klaim dirinya sebagai pemegang kebenaran, maka yang akan terjadi adalah perang atas nama kebenaran. Hasilnya adalah mengaburnya dan tertutupnya kebenaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang dapat ditempuh untuk mendamaikan perseteruan antara kebenaran dengan kebenaran adalah dengan jalan dialog. Dengan dialoglah kita akan menemukan keterhubungan antara kebenaran yang satu dengan kebenaran yang lain. Dengan dialoglah kita bisa menyadari bahwa kita semua adalah benar dan tidak ada yang salah. Dengan dialoglah kita menyadari bahwa kita semua adalah saudara dalam keberagaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian damailah dunia ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-2048915045754965372?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/2048915045754965372/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=2048915045754965372' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/2048915045754965372'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/2048915045754965372'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2007/03/perang-atas-nama-kebenaran.html' title='Perang Atas Nama Kebenaran'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-1555918246758452161</id><published>2007-03-03T18:40:00.000-08:00</published><updated>2007-03-03T14:42:15.790-08:00</updated><title type='text'>Perjalanan Jiwa</title><content type='html'>HMI – MPO&lt;br /&gt;Disinilah beribu impianku terpendam&lt;br /&gt;Disinilah pula harapan-harapan baru lahir dan merekah&lt;br /&gt;Disinilah perjalanan jiwaku membuncah&lt;br /&gt;Kecemasan…ketegangan…kenikmatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah perjalanan cinta&lt;br /&gt;Penuh luka penuh duka&lt;br /&gt;Sebuah metamorfosa kesadaran&lt;br /&gt;Merangkai keikhlasan dan ketulusanMenuju cinta tertinggi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-1555918246758452161?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/1555918246758452161/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=1555918246758452161' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/1555918246758452161'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/1555918246758452161'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2007/03/perjalanan-jiwa.html' title='Perjalanan Jiwa'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-7108360717698852775</id><published>2007-03-03T18:35:00.000-08:00</published><updated>2007-03-03T14:40:23.130-08:00</updated><title type='text'>Cintaku dipersimpangan Jalan</title><content type='html'>Apakah penolakan laki-laki terhadap cinta seorang perempuan adalah sesuatu yang kejam?&lt;br /&gt;Penolakan cinta tidak melukai raga, namun menyayat hati.&lt;br /&gt;Aku bingung…&lt;br /&gt;Aku bimbang…&lt;br /&gt;Cintaku dipersimpangan jalan&lt;br /&gt;Tetap menjadikannya seorang adik yang manja&lt;br /&gt;Ataukah lebih dari sekedar adik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apapun pilihanku, aku tidak ingin kehilangan keceriaannya&lt;br /&gt;Aku tidak ingin kehilangan perhatiannya&lt;br /&gt;Aku tidak ingin dia hilang dariku&lt;br /&gt;Karena aku sangat menyayanginya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Izinkan aku menyayangimu sebagai adikAku harap engkau mengerti…&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-7108360717698852775?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/7108360717698852775/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=7108360717698852775' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/7108360717698852775'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/7108360717698852775'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2007/03/cintaku-dipersimpangan-jalan.html' title='Cintaku dipersimpangan Jalan'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-117031241989322697</id><published>2007-01-31T22:40:00.000-08:00</published><updated>2007-01-31T22:46:59.970-08:00</updated><title type='text'>TOKOH SPIDERMAN DAN TOKOH ORGANISASI</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Dalam sebuah organisasi biasanya ada seseorang yang dijadikan tokoh dan dijadikan teladan bagi para pengikutnya. Dan biasanya pula, orang yang dijadikan tokoh dan teladan adalah orang-orang yang memiliki kapasitas tertentu dalam organisasi tersebut, katakanlah dia sebagai seorang ketua. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Sebagai orang yang dijadikan tokoh atau teladan, biasanya dia cenderung menjadi sasaran dari setiap keluhan dan segala bentuk permasalahan yang dialami oleh organisasi tersebut. Hal ini mengkondisikan sang tokoh harus menjadi manusia yang tegar, kuat, sabar, dan tidak punya masalah pribadi sedikit pun, walaupun pada kenyataannya sang tokoh tersebut sebenarnya juga manusia biasa yang lemah yang juga bisa merasakan keletihan, dan ia juga tidak lepas dari masalah pribadi. Seorang tokoh hanya manusia biasa yang juga bisa meneteskan air mata karena derita yang menderanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Hanya sedikit orang yang merasakan derita seorang tokoh. Hanya orang-orang yang pernah menjadi tokohlah yang mampu merasakannya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Disatu sisi, menjadi tokoh adalah anugerah, namun disisi lain menjadi tokoh adalah sebuah kutukan. Dengan menjadi tokoh, banyak hal yang bisa dilakukan untuk kepentingan banyak orang, namun banyak juga yang dirugikan. Dan yang dirugikan adalah kepentingan bahkan kebutuhan sang tokoh itu sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Untuk lebih jelasnya, mungkin bisa disaksikan dalam Film Spiderman. Spiderman adalah tokoh yang senantiasa melakukan kebajikan untuk kepentingan umum. Spiderman juga seorang manusia yang memiliki keluarga, memiliki impian untuk bersama dengan seorang perempuan yang dia cintai, dan dia juga seorang mahasiswa yang dituntut untuk rajin kuliah dan mengumpulkan tugas kuliah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Dengan menjadi Spiderman, banyak orang yang tertolong karenanya. Namun dengan menjadi Spiderman, dia harus mengorbankan waktunya untuk keluarganya, dia mengubur impian untuk bisa bersama dengan perempuan yang dikasihinya, dan dia mengorbankan juga kuliahnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Dalam Film Spiderman tersebut, sang tokoh pernah mengalami pergulatan jiwa, dimana dia harus mengambil sebuah pilihan yang berat, apakah tetap menjadi Spiderman ataukah kembali menjadi manusia biasa. Karena dengan kembali menjadi manusia biasa, dia akan punya banyak waktu untuk memperhatikan keluarganya, dia bisa mewujudkan impiannya dengan perempuan yang dicintainya, dan dia juga bisa kembali kuliah yang rajin dan mengerjakan tugas-tugas kuliahnya dengan baik.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Tapi ini persoalan jiwa, sang tokoh Spiderman pada akhirnya tetap memilih menjadi Spiderman, dan dengan penuh kepedihan dia pun harus mengubur impiannya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Cerita dalam Film Spiderman pada dasarnya juga dialami oleh seorang tokoh dalam sebuah organisasi, hanya konteksnya yang berbeda, namun pergolahan jiwa yang dialami oleh spiderman dan tokoh organisasi hampir semuanya sama.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Sekarang, siapa yang bisa memahami pergolakan jiwa seorang tokoh dalam sebuah organisasi? Siapa yang bersedia ber-&lt;i style=""&gt;jihad&lt;/i&gt; dengan sang tokoh? Adakah yang mampu merajut impian yang dipendam oleh seorang tokoh?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Al-Hikmah Com., 01 Februari 2007&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-117031241989322697?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/117031241989322697/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=117031241989322697' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/117031241989322697'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/117031241989322697'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2007/01/tokoh-spiderman-dan-tokoh-organisasi.html' title='TOKOH SPIDERMAN DAN TOKOH ORGANISASI'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-117031203691622823</id><published>2007-01-31T22:37:00.000-08:00</published><updated>2007-01-31T22:40:37.106-08:00</updated><title type='text'>SEBUAH CERITA TENTANG PULAU TAMALANREA</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Suatu ketika, dimana aku merasakan kecemasan yang sangat, aku mencoba mendamaikan hati disebuah pantai. Kunaiki sebuah sampan kecil dan aku berbaring diatasnya. Semilir angin pantai merayu kelopak mataku dan akhirnya akupun tertidur.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Kicauan burung Nuri membangunkanku dan seketika itupun aku terperanjat di atas sampai kecil. Aku terdampar disebuah pulau. Sampan dan angin telah membawaku kesini, disebuah pulau yang tidak pernah aku kenali sebelumnya. Kucoba menurunkan kakiku dari sampan dan kujejakkan langkah demi langkah kebibir pantai. Takjub aku melihat pulau ini, pantai dengan pasir putih yang bersih dan indah. Yang memantulkan cahaya mentari dengan lembutnya. Akupun berlari diatasnya hingga rasa haus dan lapar mulai menyerang tenggorokan dan lambungku.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Akupun segera meninggalkan pantai dan menyusuri pohon-pohon kelapa yang rindang dan berbuah lebat. Kulepaskan rasa haus yang mendera dengan meminum air kelapa yang ternyata sangat manis dan segar. Setelah itu kulanjutkan perjalananku hingga akhirnya kudapati sebuah perkebunan kopi, daun teh dan kelapa sawit. Perkebunan ini tidak terlalu luas, namun bisa memenuhi kebutuhan manusia yang ada di pulau ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Di sebelah utara perkebunan ini kulihat hamparan padi yang bijinya sudah menguning. Di sebelah barat aku melihat berbagai sayur-sayuran hijau dan subur. Akupun memilih untuk berjalan kearah timur dimana disitu kudapati buah-buahan segar yang langsung kupetik dari tangkainya. Setelah lambung ini terasa penuh, akupun bersandar pada sebuah pohon apel. Dalam ketenangan itu hatiku mulai bertanya-tanya; siapa pemilik semua ini? Perkebunan kopi, daun teh, kelapa sawit, padi yang siap panen, sayuran yang subur dan hijau, buah-buahan ini!!!???&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Pertanyaan-pertanyaan ini mendesakku untuk segera melangkahkan kaki tuk mencari jawabannya. Kutelusuri sebuah jalan kecil kearah timur.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Betapa terkejutnya aku melihat sebuah &lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:City&gt; ditengah pulau ini, sebuah &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; yang ramai dengan penduduk yang ramah. &lt;st1:place st="on"&gt;Para&lt;/st1:place&gt; perempuannya banyak yang menggunakan jalabiah (jilbab besar) dan ada pula yang mengenakan cadar. &lt;st1:place st="on"&gt;Para&lt;/st1:place&gt; laki-laki banyak yang mengenakan jubah dan ada pula yang mengenakan surban dikepalanya. Mungkin itu adalah pakaian kebanggaan penduduk dipulau ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Tak lama berselang, sekelompok orang menghampiriku, ternyata mereka adalah para pengabdi masyarakat yang bertugas untuk menjaga keamanan &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; dan pulau tersebut. Mereka dikenal dengan sebutan &lt;i style=""&gt;Laskar Hijau-Hitam&lt;/i&gt;. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Dengan ramahnya &lt;i style=""&gt;Laskar Hijau-Hitam&lt;/i&gt; tersebut menyapaku dan menanyakan asal-usulku. Ternyata mereka memperhatikan penampilanku yang menggunakan baju kaos hitam dan celana &lt;i style=""&gt;jeans&lt;/i&gt;. Setelah bercerita panjang lebar, akhirnya mereka memberiku sebuah jubah putih. Mereka memintaku untuk mengenakan jubah tersebut dan aku dibebaskan untuk mengunjungi semua tempat yang ada di pulau Tamalanrea ini dengan tetap memperhatikan dan mematuhi tradisi yang ada di pulau ini. Sejak inilah aku menyadari bahwa ternyata nama pulau ini adalah &lt;i style=""&gt;Pulau Tamalanrea&lt;/i&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Melihat seisi &lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:City&gt; ini aku teringat dengan &lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:City&gt; termegah didunia pada abad ke-8, yaitu &lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:City&gt; &lt;st1:place st="on"&gt;Bagdad&lt;/st1:place&gt;. Sebuah &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; kosmopolitan yang besar dan berpenduduk dua juta orang dari berbagai bangsa. &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Kota&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; yang dipenuhi gedung-gedung, masjid-masjid yang indah, serta istana yang besar dan megah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Setelah berkeliling &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt;, aku mencoba memasuki sebuah gedung yang dikenal sebagai Perpustakaan &lt;i style=""&gt;Insan&lt;/i&gt; &lt;i style=""&gt;Mutamaddin&lt;/i&gt;. &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;i style=""&gt;Insan mutamaddin&lt;/i&gt; adalah insan atau masyarakat yang berperadaban tinggi, dimana pada tingkat suprastruktur, terbangun bangunan tauhid yang kokoh di batin segenap anggota masyarakat yang tak bisa dihentikan oleh bergantinya tempat dan waktu. Pada tingkat kultur, ia juga meniscayakan adanya kondisi masyarakat yang mempunyai ketinggian dan kemerataan tingkat keilmuan (&lt;i style=""&gt;literate society&lt;/i&gt;), kompetensi dan kapasitas, serta inisiatif dan partisipasi baik di bidang ekonomi, politik, maupun kebudayaan. Dan pada tingkat struktur, tercapainya sebuah sistem, struktur, dan performa kenegaraan yang memenuhi hak-hak masyarakat yang bisaanya selalu menjadi pihak yang dikalahkan dan dilemahkan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Didalam perpustakaan ini kudapati ribuah buku tertata rapi dan telah diklasifikasikan, mulai dari buku teologi, sosial, politik, budaya, seni, pendidikan, sampai buku-buku filsafat yang dikarang oleh tokoh-tokoh filsafat Islam maupun Barat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Didalam perpustakaan ini pula aku menemukan &lt;i style=""&gt;polymath.&lt;/i&gt; &lt;i style=""&gt;Polymath&lt;/i&gt; adalah orang-orang jenius yang mampu menguasai beberapa bidang ilmu yang berbeda sekaligus. Dalam dunia islam kita mengenal &lt;b style=""&gt;Al-Khawarizmi&lt;/b&gt; yang menguasai ilmu Matematika (Algoritme, Aljabar, Kalkulus), Astronomi, dan Geografi; &lt;b style=""&gt;Al-Kindi&lt;/b&gt; yang menguasai Filsafat, Matematika, Kedokteran, Fisika, Astronomi, Optik dan Metalurgi; &lt;b style=""&gt;Al-Farabi&lt;/b&gt; yang menguasai Ilmu Sosial, Logika, Filsafat, Ilmu Politik, dan ahli musik;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;b style=""&gt;Al-Razi&lt;/b&gt; yang menguasai Kedokteran, Ilmu Kimia, Astronomi; &lt;b style=""&gt;Al-Biruni&lt;/b&gt; yang menguasai Astronomi dan Matematika; &lt;b style=""&gt;Ibn Sina&lt;/b&gt; yang menguasai Kedokteran, Filsafat, Matematika, Astronomi; &lt;b style=""&gt;Al-Ghazali&lt;/b&gt; yang menguasai Sosiologi, Teologi dan Filsafat; &lt;b style=""&gt;Ibn Rusyd&lt;/b&gt; yang menguasai Filsafat, Teologi, Ilmu Hukum, Kedokteran dan Astronomi. &lt;b style=""&gt;Abn Khaldun&lt;/b&gt; yang menguasai Filsafat Sejarah, Sosiologi dan Ilmu Politik. Adapun &lt;i style=""&gt;polymath&lt;/i&gt; terkenal lainnya seperti &lt;b style=""&gt;Leonardo da Vinci&lt;/b&gt;, &lt;b style=""&gt;Isaac Newton&lt;/b&gt;, &lt;b style=""&gt;Adam Smith&lt;/b&gt;, &lt;b style=""&gt;Thomas Alfa Edison&lt;/b&gt;, &lt;b style=""&gt;Benjamin Franklin&lt;/b&gt;, &lt;b style=""&gt;Thomas Jefferson&lt;/b&gt; (presiden ke-3 Amerika), &lt;b style=""&gt;Winston Churchill&lt;/b&gt; (PM Inggris), dll.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Bukan hanya ribuan buku dan &lt;i style=""&gt;polymath&lt;/i&gt; yang aku temukan di Perpustakaan &lt;i style=""&gt;Insan Mutamaddin&lt;/i&gt; ini. Perpustaakaan ini juga dilengkapi sebuah ruang seminar dan laboratorium dengan peralatan yang cukup canggih.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Setelah mengelilingi Perpustakaan &lt;i style=""&gt;Insan Mutamaddin&lt;/i&gt;, aku mengunjungi sebuah Rumah Sakit yang bernama RS. &lt;i style=""&gt;Ulul Albab&lt;/i&gt;. Dalam Rumah Sakit ini, pasien dilayani oleh dokter-dokter ahli dengan metode kedokteran yang saintifik. Mereka ditempatkan dalam ruangan yang bersih dan nyaman. &lt;st1:place st="on"&gt;Para&lt;/st1:place&gt; pasien yang masuk tidak perlu membayar apapun. Pemeriksaan dokter, obat, atau penginapan semua diberikan secara gratis. Ruangan-ruangan yang ada dipisahkan secara khusus berdasarkan penyakit. &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Ada&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; ruang untuk penderita Hepatitis, penyakit Maag, ada ruang operasi, dan ada pula ruang untuk merawat yang sedang mengalami gangguan jiwa. Rumah Sakit ini dikengkapi pula perpustakaan yang berisi buku-buku kedokteran.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Setelah puas melihat-lihat isi rumah sakit, aku mengunjungi Istana &lt;i style=""&gt;Tamadduni&lt;/i&gt; di pusat &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt;. Istilah &lt;i style=""&gt;tamaddun&lt;/i&gt; lahir dari rahim intelektual muslim abad pertengahan. Tamaddun berasal dari akar kata yang sama dengan madany, madiinah, atau madaniyyah, yakni ma-da-na, yang semua mempunyai arti “&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt;” atau “peradaban”. &lt;span class="fullpost"&gt;Kata madany kemudian mengalami penambahan ta’ di awal dan tasydiid pada ”dal” untuk menguatkan (mubaalaghah) bahwa peradaban yang dimaksud dengan masyarakat tamadduni merupakan peradaban tinggi yang diperoleh melalui suatu proses panjang, penuh dengan dinamika perjuangan, dan terdapat pergulatan nilai-nilai baik kebudayaan maupun keagamaan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Di istana ini, aku dilayani selayaknya tamu istimewa. Setelah dihidangkan minuman dan makanan lengkap dengan buah-buahan, aku pun diajak kesebuah ruang pertemuan. Didalam ruangan itu aku berkenalan dengan Pemimpin Umum Istana, Keluarga Istana, Penasehat Istana, para Pimpinan &lt;i style=""&gt;Laskar Hijau-Hitam&lt;/i&gt; dan para Menteri Istana. Mereka semua ternyata orang yang memiliki &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;kemampuan untuk &lt;span style=""&gt;memproduksi&lt;/span&gt; &lt;span style=""&gt;ide&lt;/span&gt; dan &lt;span style=""&gt;gagasan. Mereka&lt;/span&gt; memiliki kemampuan untuk menjadi &lt;span style=""&gt;creative minority&lt;/span&gt; dari pada menjadi &lt;span style=""&gt;pemimpin &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;massa&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt;. Mereka adalah&lt;/span&gt; Intelektual-Akademisi yang &lt;span style=""&gt;bervisi sosial profetis yang&lt;/span&gt; cerdas secara akademik, bervisi profetis dan bernafaskan Islam serta memiliki visi kepedulian sosial yang tinggi dan &lt;span style=""&gt;kemampuan praksis&lt;/span&gt; pembelaan kaum lemah dan terpinggirkan. Selain itu, mereka juga memiliki &lt;span style=""&gt;Jiwa Enterpreneurship, sehingga memiliki&lt;/span&gt; kemampuan ‘kewirausahaan’ dalam bentuk keahlian praktis seperti &lt;span style=""&gt;kreativitas&lt;/span&gt;, &lt;span style=""&gt;kemandirian&lt;/span&gt;, teknik komunikasi seperti &lt;span style=""&gt;loby&lt;/span&gt;, membangun &lt;span style=""&gt;networking&lt;/span&gt;, &lt;span style=""&gt;negosiasi &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;dan lain sebagainya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Setelah berkenalan, kami pun berdiskusi seputar rekayasa peradaban dan terkadang kami pun mendiskusikan tentang pemikiran tokoh-tokoh filsafat, mulai dari yang &lt;i style=""&gt;tradisionalis&lt;/i&gt; sampai &lt;i style=""&gt;posmodernis&lt;/i&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Setelah puas berdiskusi, raja meminta salah seorang pelayan istana untuk mengantarku kesebuah ruang untuk istirahat. Dengan mengucapkan salam, akupun mengikuti pelayan tersebut. Melihat kamar tidur istana yang indah dan nyaman membuat aku ingin segera melepaskan lelah di atasnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Suara azan subuh membangunkanku dari lelap tidur. Aku merasakan ada yang aneh, tempat tidur yang kugunakan terasa padat dan keras, bantal yang kugunakan pun terasa tipis, tanpa guling. Aku baru sadar, ternyata inilah tempat tidurku yang sesungguhnya. &lt;i style=""&gt;Pulau Tamalanrea&lt;/i&gt; hanyalah mimpi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Setelah menunaikan shalat subuh, aku berdoa semoga mimpi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang aku alami dapat terulang kembali. Dalam harapanku yang terdalam, aku mendambakan mimpi yang baru saja aku alami tidak hanya sebatas mimpi belaka, namun bisa aku realisasikan dalam kehidupan yang nyata. Amin…&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Al-Hikmah Com., 31 Januari 2007&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-117031203691622823?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/117031203691622823/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=117031203691622823' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/117031203691622823'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/117031203691622823'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2007/01/sebuah-cerita-tentang-pulau-tamalanrea.html' title='SEBUAH CERITA TENTANG PULAU TAMALANREA'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-117031180921499421</id><published>2007-01-31T22:33:00.000-08:00</published><updated>2007-01-31T22:36:49.920-08:00</updated><title type='text'>UANG ADALAH SEGALANYA</title><content type='html'>&lt;b style=""&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;/span&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Uang memang bukan penentu segalanya, tapi uang menentukan banyak hal. Uang memang tidak dapat digunakan untuk membeli kebahagiaan, tetapi uang bisa menjadi kendaraan untuk memperoleh kebahagiaan. Dalam kehidupan materil—kehidupan duniawi—uang adalah segalanya. Bagiku, hampir 95% aspek kehidupan manusia ditentukan oleh uang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Kita memang dituntut untuk dapat menyeimbangkan antara sesuatu yang &lt;i style=""&gt;duniawi&lt;/i&gt; dengan sesuatu yang &lt;i style=""&gt;ilahiah&lt;/i&gt;. Pada diri manusia melekat sesuatu yang bersifat duniawi dan ilahiah, tubuh manusia adalah sesuatu yang bersifat duniawi dan &lt;i style=""&gt;roh&lt;/i&gt; adalah sesuatu yang bersifat ilahiah. Tubuh memiliki kecenderungan untuk “&lt;i style=""&gt;membumi”&lt;/i&gt; dan roh memiliki kecenderungan untuk “&lt;i style=""&gt;melangit&lt;/i&gt;”. Yang menjadi pertanyaan sekarang adalah bagaimana manusia menyeimbangkan dua kutup yang berbeda ini (duniawi dan ilahiah)?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Pertanyaan diatas akan menjebak kita pada &lt;i style=""&gt;oposisi&lt;/i&gt; &lt;i style=""&gt;biner&lt;/i&gt;—karena memang manusia tidak bisa lepas dari konsep oposisi. Ketika kita berbicara sesuatu yang duniawi maka—sadar atau tidak—kita akan menghadapkannya atau membandingkannya dengan sesuatu yang ilahiah, begitu pula sebaliknya, ketika kita berbicara sesuatu yang bersifat ilahiah, maka kita akan menghadapkannya dengan sesuatu yang duniawi. Inilah yang menyebabkan manusia terkadang mengalami &lt;i style=""&gt;dualisme/keterpecahan subyek&lt;/i&gt; dalam mengarungi kehidupannya. Karena manusia berada dalam dunia materil, maka sifat-sifat duniawilah yang cenderung mendominasi manusia, bahkan paradigma (cara pandang melihat realitas) yang digunakan pun dibentuk oleh sesuatu yang duniawi. Dimanakah ruang untuk sesuatu yang ilahiah? Jawabannya ada dalam kesunyian dan kesendirian. Dalam kesunyianlah sesuatu yang ilahiah dapat &lt;i style=""&gt;membumi&lt;/i&gt; dan dalam kesendirianlah kita mampu &lt;i style=""&gt;melangit&lt;/i&gt; dan bercumbu dengan sesuatu yang ilahiah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Sekarang, seberapa besarkah ruang kesunyian dan kesendiran&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;bila dibandingkan dengan ruang keramaian yang bising dan massif? Ternyata ruang kesunyian dan kesendirian sangatlah kecil, ia hanya dapat ditemukan di sudut-sudut keramaian—masjid yang hening, kamar pribadi yang hening, ditengah hutan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Rasa pesimispun muncul melihat realitas semacam ini. Mampukah aku menyeimbangkan antara yang duniawi dan yang ilahiah! Bayangkan saja, dari waktu sehari semalam, ruang kesunyian dan kesendirian hanya berada pada sepertiga malam, dan sisanya dikuasai oleh keramaian dan kesibukan. Jadi tidak salah kalau aku mengatakan bahwa uang menentukan banyak hal. Dalam kehidupan duniawi, uang adalah segalanya. Yang ilahiah hanya berada di sudut-sudut yang duniawi. &lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;[Hzr]&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="EN-US"&gt;Al Hikmah Com., 29 Januari 2006&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-117031180921499421?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/117031180921499421/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=117031180921499421' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/117031180921499421'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/117031180921499421'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2007/01/uang-adalah-segalanya.html' title='UANG ADALAH SEGALANYA'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-116964264909164504</id><published>2007-01-24T04:43:00.000-08:00</published><updated>2007-01-24T04:44:09.196-08:00</updated><title type='text'>BESOK PERGI KE SINJAI</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Besok pagi aku akan pergi ke Sinjai, ada sepupuku yang akan menikah. Sebenarnya aku agak malas untuk pergi karena kondisi keuanganku saat ini lagi paceklik. Tapi apa boleh buat, sambil menagih janji yang pernah aku ucapkan, seorang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;akhwat&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wahdah&lt;/span&gt; yang juga sepupuku mendesakku untuk datang ke Sinjai. Aku tidak bisa mengelak karena hampir setiap hari dia menghubungiku dan mengingatkanku akan janjiku dulu. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Iya...dinda, I. 4JJI aku akan datang"&lt;/span&gt;, begitulah kalimat SMS yang aku kirim padanya untuk meredam laju SMS yang dia kirim padaku.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Pondok Restu, 24 Januari 2007&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-116964264909164504?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/116964264909164504/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=116964264909164504' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116964264909164504'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116964264909164504'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2007/01/besok-pergi-ke-sinjai.html' title='BESOK PERGI KE SINJAI'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-116964211628852197</id><published>2007-01-24T04:34:00.000-08:00</published><updated>2007-01-24T04:35:16.406-08:00</updated><title type='text'>CUTI KULIAH</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;Konferensi HMI Cabang Makassar ke-40 akan memberikan kepastian padaku apakah HMI Cabang Tamalanrea akan terbentuk atau tidak. Saat ini aku hanya mampu meraba-raba, namun keyakinanku cukup kuat bahwa HMI Cabang Tamalanrea akan terbentuk. Semester ini aku mengambil keputusan untuk cuti kuliah agar aku bisa konsentrasi mengawal HMI Cabang Tamalanrea ditahun pertama yang tentunya sangat membutuhkan energi yang besar. Keputusan ini terdengar bodoh, namun inilah pilihan hidupku—&lt;i style=""&gt;seperti yang pernah aku katakan pada seorang sahabat, bahwa hidupku telah kuberikan untuk HMI.&lt;/i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;Kalau Cabang Tamalanrea gagal terbentuk, aku akan konsentrasi bekerja dan aku tidak mau duduk di struktur cabang lagi. Dan ini juga persoalan pilihan hidupku. Titik!!!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;Pondok Restu, 24 Januari 2007 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-116964211628852197?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/116964211628852197/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=116964211628852197' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116964211628852197'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116964211628852197'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2007/01/cuti-kuliah.html' title='CUTI KULIAH'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-116964156294845615</id><published>2007-01-24T04:21:00.000-08:00</published><updated>2007-01-24T04:26:03.026-08:00</updated><title type='text'>AKU HANYA MAMPU MENCURI BAYANGANMU</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;Entah kenapa—&lt;i style=""&gt;mungkin aku yang terlalu merasa&lt;/i&gt;—hingga&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;saat ini aku masih terbayang oleh sebuah pertanyaan yang dilontarkan seorang sahabat padaku via SMS, &lt;i style=""&gt;“Jika Hr Ini adlh Hri MENCURI SEDUNIA, apa yang akan anda curi dariku!??:)&lt;/i&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;Waktu itu aku menjawabnya hanya dengan 2 kata, &lt;i style=""&gt;“Hanya bayanganmu“&lt;/i&gt;. Tak lama berselang sebuah SMS kembali masuk keponselku dengan sebuah kalimat, &lt;i style=""&gt;“WADUH SITU PENCINTA PNAMPAKAN YAH HEHEHE, UKH TAKUT“&lt;/i&gt;. Aku membalas SMS ini dengan kalimat &lt;i style=""&gt;“Aq hax mampu mencuri bayanganmu, krn tanganku terlalu kotor untuk meraih sesuatu yang suci darimu“&lt;/i&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;Setelah itu aku tidak pernah dihubungi lagi olehnya. Dan setelah kejadian itu pula, banyak tanda tanya yang berhamburan dikepalaku. Ya Allah... jagalah hambamu ini dari penyakit hati!!!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;Pondok Restu, 24 Januari 2007 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-116964156294845615?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/116964156294845615/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=116964156294845615' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116964156294845615'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116964156294845615'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2007/01/aku-hanya-mampu-mencuri-bayanganmu.html' title='AKU HANYA MAMPU MENCURI BAYANGANMU'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-116964129299121516</id><published>2007-01-24T04:20:00.000-08:00</published><updated>2007-01-24T04:21:37.020-08:00</updated><title type='text'>DUNIA INI SEMPIT</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Malam ini hujan turun cukup deras, menemani sepiku disudut sebuah kamar kecil dalam sebuah pondok yang cukup sederhana. Dalam kesendirian, hayalanku melayang dan terbang tak tentu arah. Dalam hayalan inilah aku dapat merasakan bahwa ternyata dunia luas.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Namun setelah hayalanku kembali dalam ratapan, aku mendapati diriku dalam sebuah dunia yang begitu sempit, tidak seperti yang aku temukan dalam hayalan. Dunia ini sangatlah keras dan kejam. Mungkin tinggal kata &lt;span style="font-style: italic;"&gt;sabar&lt;/span&gt; yang mampu menentramkan jiwaku.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Pondok Restu, 23 Januari 2007&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-116964129299121516?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/116964129299121516/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=116964129299121516' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116964129299121516'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116964129299121516'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2007/01/dunia-ini-sempit.html' title='DUNIA INI SEMPIT'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-116964104062833837</id><published>2007-01-24T04:13:00.000-08:00</published><updated>2007-01-24T04:17:21.413-08:00</updated><title type='text'>TERINGAT TENTANG AYAHKU</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Ceramah ta’ziah dirumah seorang teman, membuatku menangis malam ini. Ceramah itu menyejukkan jiwaku yang kering, serta menghentak ingatanku pada ayahku yang telah meninggal dunia 18 September 2006 yang lalu. Aku kembali terbayang oleh tubuh yang kecil, namun kuat mencari nafkah buat keluarganya. Aku teringat bagaimana kami berkeringat dan keletihan saat membuka lahan baru untuk ditanami sayur-sayuran. Aku teringat bagaimana dia memijatku saat aku sakit, aku teringat bagaimana aku menuntunya kekamar mandi karena kaki kanannya lumpuh akibat &lt;i style=""&gt;struk&lt;/i&gt;, aku teringat bagaimana aku menyuapinya saat makan karena tangan kanannya tak mampu digerakkan lagi, aku teringat senyum yang terpancarkan dari wajah tuanya yang tak bernyawa lagi, aku teringat bagaimana aku memandikan jenazahnya, aku teringat bagaimana aku mengkafani jenzahnya, aku teringat bagaimana aku terduduk lemas saat aku melihat jenazahnya dimasukkan kedalam kubur.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Aku teringat semuanya, setelah beberapa bulan ini aku melupakannya, aku larut dalam keseharianku sendiri. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;Malam ini untukmu, malam ini aku mengenangmu. Malam ini aku ingin menangis sepuasnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;Pondok Restu, 22 Januari 2007&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-116964104062833837?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/116964104062833837/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=116964104062833837' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116964104062833837'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116964104062833837'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2007/01/teringat-tentang-ayahku.html' title='TERINGAT TENTANG AYAHKU'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-116946366928788288</id><published>2007-01-22T07:02:00.000-08:00</published><updated>2007-01-22T03:08:04.243-08:00</updated><title type='text'>HATI-HATI KOMUNIKASI VIA SMS</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Sudah satu minggu ini aku kehilangan selera makan dan tidak nyenyak tidur. Hal ini terjadi akibat masalah pribadiku dengan seorang akhwat yang berdampak pada hubunganku dengan adiknya. Parahnya masalah ini berdampak pula pada lembaga kami. Makian, sindiran, bahkan tangisan via SMS dan telpon pun tidak dapat dihindari. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Bahasa SMS terkadang menyesatkan. Hal ini menjadi wajar karena banyak aspek-aspek kemanusiaan yang tidak dilibatkan dalam bahasa SMS. Dengan berkomunikasi secara langsung saja banyak aspek yang terabaikan, apalagi berkomunikasi via SMS. Komunikasi via SMS lebih berpotensi menimbulkan kesalahpahaman dan konflik dari pada komunikasi secara langsung. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Dengan berkomunikasi secara langsung, kita tidak hanya menggunakan bahasa verbal (bahasa lisan) namun juga menggunakan bahasa non verbal (bahasa tubuh). Aspek-aspek seperti ekspresi yang mewakili perasaan/jiwa tidak mampu diwakili oleh bahasa SMS. Saat kita main SMS, aspek ekspresi dari lawan bicara hanya menjadi bayangan yang diciptakan oleh imajinasi kita sendiri. Kita hanya mampu mereka-reka ekspresi dari lawan bicara. Ekspresi lawan bicara kita saja hanya mampu kita reka-reka, sekarang bagaimana kita mereka-reka perasaan atau suasana hati lawan bicara!!!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Komunikasi via SMS akan berjalan baik jika kedua pihak sama-sama dalam kondisi baik pula. Namun jika salah satunya berada dalam kondisi yang kurang baik, biasanya pesan yang ingin disampaikan dalam komunikasi via SMS terkadang sering salah sasaran akibat salah memaknai bahasa SMS. Kondisi hati dan latar belakang ideologi sangat mempengaruhi bagaimana sebuah teks (bahasa SMS) ditafsirkan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Matinya sang pengarang. Ketika seorang pengarang (penulis) melahirkan sebuah karya (teks) maka ada sebuah makna yang coba ditanamkan oleh sang pengarang kedalam teks tersebut. Namun setelah teks tersebut dibaca oleh halayak umum, maka sang pembaca pun akan memiliki&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pemaknaan tersendiri terhadap teks tersebut. Pada saat inilah teks tidak lagi bermakna tunggal (makna sang pengarang), namun telah menjadi multi-makna (matinya sang pengarang dan lahirnya penafsir-penafsir atau pemakna-pemakna baru). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Fenomena seperti inilah yang aku alami, dimana pesan yang aku kirimkan via SMS telah salah dimaknai oleh orang yang aku tuju, ditambah lagi dengan kondisi psikologis orang yang aku tuju kurang baik sehingga pesan yang aku kirim pun ditanggapi secara emosional. Aku pun yang menerima balasan SMS darinya yang cukup pedas ikut terbawa emosi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Sebenarnya dalam Al-Qur’an ada ajaran tentang prinsip-prinsip dasar berkomunikasi, namun terkadang kita melalaikannya. &lt;i style=""&gt;Pertama&lt;/i&gt;, &lt;b style=""&gt;Qaulan&lt;/b&gt; &lt;b style=""&gt;Sadidan&lt;/b&gt;: mengucapkan perkataan-perkataan yang benar (An Nisaa’/4 : 9 dan Al Ahzab/33 : 70), &lt;i style=""&gt;kedua&lt;/i&gt; &lt;b style=""&gt;Qaulan Balighan&lt;/b&gt;: mengucapkan perkataan yang berbekas pada jiwa (An Nisaa’/4 : 63), &lt;i style=""&gt;ketiga&lt;/i&gt; &lt;b style=""&gt;Qaulan Maysuran&lt;/b&gt;: mengucapkan perkataan-perkataan yang tidak menyinggung (Al Israa’/17 : 28), &lt;i style=""&gt;keempat&lt;/i&gt; &lt;b style=""&gt;Qaulan Layyinan&lt;/b&gt;: mengucapkan kata-kata yang lemah lembut (Thaahaa/20 : 44), &lt;i style=""&gt;kelima&lt;/i&gt; &lt;b style=""&gt;Qaulan Kariman&lt;/b&gt;: mengucapkan perkataan yang mulia (Al Israa’/17 : 23), dan &lt;i style=""&gt;keenam&lt;/i&gt; &lt;b style=""&gt;Qaulan Ma’rufan&lt;/b&gt;: mengucapkan kata-kata yang baik (An Nisaa’/4 : 5).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Prinsip-prinsip dasar berkomunikasi ini menjadi penting bagi kita yang berada dalam sebuah komunitas yang sama dan juga memiliki tugas yang sama untuk men-da’wah-kan Islam. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Aku sangat menyadari kesalahanku telah menyakiti perasaannya. Aku hanya berharap masalah yang terjadi antara aku dan dia bisa menjadi bahan refleksi agar tidak terjebak lagi dalam persoalan yang sama dan berhati-hati dalam berkomunikasi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Pondok Restu, 22 Januari 2007&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-116946366928788288?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/116946366928788288/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=116946366928788288' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116946366928788288'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116946366928788288'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2007/01/hati-hati-komunikasi-via-sms.html' title='HATI-HATI KOMUNIKASI VIA SMS'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-116946348570200563</id><published>2007-01-22T07:00:00.000-08:00</published><updated>2007-01-22T03:11:42.863-08:00</updated><title type='text'>PESAN SAHABAT DI HARI ULANG TAHUNKU</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Senin, 15 Januari 2007&lt;/span&gt;. Hari ini aku ulang tahun dan ini menandakan bahwa umurku sudah semakin tua, 24 tahun. Tahun ini aku mendapatkan banyak sekali ucapan selamat ulang tahun dari orang-orang terdekatku, namun yang memberikan ucapan via SMS hanya 4 orang. Ini bunyi SMS dari mereka…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Trut bduka cita atas bkurang usiata kanda. Smoga tmbh dwasa mxikapi stap pmslahan, yg kbrapami inie, TRAKTIRXMO D TNGGU&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span  lang="IT" style="font-family:Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt; (Pengirim:Syamsiar; Dikirim 11 Januari 2007 09:17:12).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;......(Pengirim:Rospiah; Dikirim 11 Januari 2007) [maaf yah!!! SMS yang satu ini terhapus tanpa sengaja sebelum aku mengabadikannya dalam tulisan ini]&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Slamat Ulang Tahun ya..Krn Hidup Hax Skali Psembahknlah Yg Terindah Tuk Yg Maha Bbuat Baiklah Disetiap Waktu Smg Diusiamu Kini Smakin Bijak Mnjalani Hdup Kebahagiaan Rahmat Kasih Sayang &amp; Ampunan-Nya Slalu Bersamamu &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;(Pengirim:Irmawati; Dikirim 15 Januari 2007 06:25:03)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Aslm, aga kreba? ..ufs,mski d tlat prknnx aq 4ucpx met ultah akhi... Smg usia yg br+ n umur yg smkn br- mjdx qt mkn bjk dlm brsikap!&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt; (Pengirim:Nurdiyah; Dikirim 15 Januari 2007 15:08:12).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Dari ke empat SMS ini, ada satu buah pesan mendalam yang menjadi renunganku. Semua SMS yang aku terima mengingatkan aku untuk bisa semakin dewasa dan bijak dalam bersikap.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Setelah aku renungkan baik-baik, ternyata hal inilah yang memang masih kurang pada diriku. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="DE"&gt;Terkadang aku cenderung emosional dan kekanak-kanakan dalam menyikapi suatu persoalan. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Sikap seperti inilah yang terkadang menjebakku dalam sebuah persoalan baru yang lebih pelik dan menyakitkan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Trimakasih teman atas semua pesanmu. Mulai sekarang aku akan menjadi orang yang lebih bijak dan dewasa dalam bersikap. Teman...jangan pernah bosan untuk mengingatkanku dikala aku lupa dan meyadarkanku dikala aku lalai.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Pondok Restu, 15 Januari 2007&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-116946348570200563?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/116946348570200563/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=116946348570200563' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116946348570200563'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116946348570200563'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2007/01/pesan-sahabat-di-hari-ulang-tahunku.html' title='PESAN SAHABAT DI HARI ULANG TAHUNKU'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-116918731503735926</id><published>2007-01-18T21:56:00.000-08:00</published><updated>2007-01-18T22:15:15.573-08:00</updated><title type='text'>CATATAN AKHIR TAHUN</title><content type='html'>Pada akhir desember 2006 ini aku mencoba membuka dan merangkai kembali seluruh memori perjalanan hidup yang pernah aku lewati. Semua ini sengaja aku rangkai dalam sebuah catatan akhir tahun dengan maksud agar aku bisa membacanya setiap saat ketika aku ingin mengenang kembali masa lalu. Sepahit apapun masa laluku, tetaplah ia menjadi pelajaran yang sangat berharga bagiku, ia adalah harta yang tak ternilai harganya, karena kenanganku hanyalah milikku, dan tidak seorang pun yang menyamai kenangan yang aku miliki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tentang keluargaku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tahun 2006 adalah tahun yang penuh cobaan bagiku, mulai dari persoalan keluarga sampai pada persoalan cinta. Orientasi hidupku banyak berubah pada tahun ini, terutama semenjak ayahku meninggal dunia beberapa bulan yang lalu (18 September 2006). Aku harus mulai bisa menafkahi diriku sendiri tanpa harus tergantung lagi dengan orang tua. Disatu sisi kondisi ini membuatku lebih merdeka untuk menentukan masa depanku sendiri, namun disisi lain tekanan hidupku terasa lebih keras, karena pada dasarnya aku belum bisa mandiri secara ekonomi. Kalau hanya sekedar untuk bekerja untuk mengumpulkan uang sebanyak-banyaknya mungkin beban hidupku akan terasa ringan. Namun kenyataannya aku juga harus mengurus organisasi dan juga aku harus kuliah. Aku bukanlah orang yang bisa membagi waktu dengan adil, jadi tidak heran kalau kuliahku berantakan karena jarang masuk kuliah dan jarang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ngumpul&lt;/span&gt; tugas. Keuanganku juga semakin menipis karena jarang turun kerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya, bukan karena ibuku tidak sanggup lagi untuk mengirimi aku uang tiap bulan, tapi ini memang pilihan sadarku sendiri, aku sendiri yang meminta kepada ibuku untuk tidak mengirimi aku uang lagi. Aku harus buktikan pada diriku sendiri kalau aku bisa hidup mandiri di Makssar tanpa subsidi dari orang tua. Sebagai anak pertama dari empat bersaudara, aku harus bisa mengerti kesusahan ibuku yang harus berjualan di kantin salah satu SMU Negeri di Kota Balikpapan. Pekerjaan itulah satu-satunya yang bisa dilakukan ibuku untuk membiayai kebutuhan hidup sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku masih memiliki satu orang adik perempuan yang masih duduk dikelas 6 SD (yang tidak lama lagi akan masuk SMP, Insya Allah). Mudah-mudahan saja biaya untuk masuk SMP tahun 2007 nanti tidak terlalu tinggi. Aku juga memiliki dua adik laki-laki, yang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;pertama&lt;/span&gt; umurnya hanya selisih satu tahun empat bulan dari aku. Dia sudah bekerja di salah satu perusahaan air minum di Kota Balikpapan, walaupun begitu gaji yang dia terima per bulanya relatif rendah jika harus dibandingkan dengan biaya hidup yang tinggi di Balikpapan. Dan yang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;kedua&lt;/span&gt; umurnya 19 tahun, sampai saat ini dia masih jadi pengangguran. Adikku yang satu ini agak hedonis, maklumlah dia itu anak &lt;span style="font-style: italic;"&gt;band&lt;/span&gt; yang sangat suka keramaian dan berkumpul dengan teman-teman &lt;span style="font-style: italic;"&gt;gang&lt;/span&gt;-nya. Walau pun sikap adikku yang suka hura-hura tapi dia bukanlah laki-laki perokok apalagi peminum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai anak tertua, sebenarnya aku punyai tanggung jawab yang besar untuk menjaga keluargaku. Walaupun saat ini aku ada di Makassar, jauh dari keluarga, tapi aku akan terus berusaha agar aku bisa mandiri secara ekonomi di Makassar sehingga bisa memenuhi kebutuhan hidup keluargaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Masalah Kuliahku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang sudah aku ceritakan sebelumnya bahwa kuliahku saat ini lagi hancur-hancurnya. Sebenarnya sudah banyak sahabat yang selalu menginghatkanku untuk rajin kuliah, bahkan ada sahabat yang pernah mendesakku untuk bisa mendapatkan IP minimal 3,0 dan kalau aku gagal maka dia akan menghukumku dengan tidak pernah menegurku lagi ( dan aku paling tidak tahan kalau di diami oleh orang-orang yang aku sayangi). Tapi kenyataannya kuliahku tetap berantakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman-temanku dikampus mengenalku sebagai anak yang pintar dan cerdas, tapi sayang aku jarang sekali masuk kuliah dan jarang mengerjakan tugas, makanya nilaiku tidak pernah bagus. Ditambah lagi aku jarang mengikuti praktikum mata kuliah yang membuat nilaiku semakin hancur. Jadi tidak heran kalau nilaiku yang keluar selalu error.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mencoba merenungkan kenapa kuliahku bisa hancur seperti itu, dan aku dapatkan jawabannya. Jawabannya sederhana; aku tidak sehati dengan jurusan yang aku pilih, aku tidak bisa sehati dengan kondisi pekuliahan di Kehutanan. Jadi salah besar kalau ada orang yang mengatakan kalau kuliahku hancur karena terlalu banyak berorganisasi. Justru bagiku, organisasilah yang semakin membuat aku semakin cerdas dan memiliki kapasitas intelektual dan kemampuan retorika yang tidak dimiliki oleh sebagian besar mahasiswa. Kan lucu kalau ada yang ngaku mahasiswa tapi masih keringatan dan bicaranya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;belepotan&lt;/span&gt; kalau lagi melakukan persentase makalah di depan kelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rencananya tahun 2007  nanti aku ingin hengkang ke Universitas lain. Sebenarnya aku ingin tetap kuliah di Unhas dengan cara pindah jurusan lain (ekstensi sastra Inggris), tapi kendalanya biaya kuliah di ekstensi sangatlah mahal, aku tidak akan mampu memenuhi kebutuhan biaya kuliahku sendiri. Akhirnya aku memutuskan untuk pindah Universitas, itupun kalau Ibuku menyetujuinya. Tapi aku rasa ibuku akan menyerahkan semua pilihan hidupku pada diriku sendiri, walaupu aku tau ibuku pasti akan kecewa jika aku tidak kuliah di Unhas lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Masalah Pekerjaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Aku tidak akan bisa berkembang kalau hanya mengandalkan kerja sebagai operator komputer di Al Hikmah Com., aku harus membuka usaha sendiri. Sebenarnya penghasilan yang bisa aku dapatkan sebagai operator komputer di Al Hikmah Com. cukup banyak, namun karena aktifitas organisasiku yang cukup padat membuat aku jarang kerja, alhasil tidak ada pemasukan yang aku dapatkan. Aku pernah mencoba untuk aktif bekerja, hasilnya banyak sekali uang yang aku dapatkan, tapi hal itu justru membuat urusan organisasiku menjadi terbengkalai. Sebaliknya, saat aku mencoba kembali mengaktifkan diri di organisasi, maka pekerjaanku menjadi terbengkalai. Aku pun harus lebih mementingkan organisasiku karena bagaimana pun juga aku sudah menjadi salah satu petinggi dan tokoh di organiasasi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku berharap teman-teman seperjuanganku di organisasi bisa mengerti keadaanku dan bisa lebih serius membantuku menjalnkan kerja-kerja ke-organisasi-an. Cuma mereka yang bisa aku andalkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Masalah Organisasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Satu hal yang sangat aku harapkan sejak dulu dalam menjalankan sebuah organisasi, yaitu profesionalisme dalam berlembaga. Masalah profesionalisme inilah yang sampai saat ini belum bisa terwujud dengan baik diorganisasiku, sehingga yang terjadi adalah tumpang tindih pekerjaan. Pekerjaan yang seharusnya bisa dikerjakan secara professional oleh masing-masing pengurus sesuai tugasnya masing-masing justru harus dikerjakan langsung oleh ketua umum. Kalau saja semua pengurus dapat bekerja dengan professional, mungkin bebanku tidak terlalu berat, sehingga aku juga bisa membagi waktuku dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkadang aku ingin berteriak dan memaki semua pengurusku sebagai orang-orang yang kejam, yang tidak bisa mengerti beban hidupku, namun itu hanya bisa aku pendam dalam hati. Aku sudah berupaya untuk memahami semua keinginan pengurusku tapi entah kenapa masih ada saja pengurus yang tidak tau diri. Aku paling tidak suka dengan pengurus yang manja, yang kerjanya terlalu banyak mengeluh tanpa sebelumnya ada usaha nyata yang dia lakukan. Yang aku harapkan adalah pengurus yang memiliki kemandirian secara individu, sehingga tidak menggantungkan dirinya dan tanggungjawab keorganisasiannya pada pengurus yang lain.  Untunglah masih ada pengurusku yang setia mendampingiku melakukan kerja-kerja keorganisasian. Semoga Allah membalas pengorbanan dan kesetiaan kalian dengan kebahagiaan dunia dan akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Masalah Persahabatan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Aku sudah sering kali merasa dikhianati oleh seorang sahabat. Dan yang paling menyakitkan adalah dikhianati oleh teman seperjuangan. Pengalaman pahit dikhianati seorang sahabat mebuatku sangat selektif dan berhati-hati dalam memilih sahabat, terlebih dalam memilih teman seperjuangan. Aku hanya bisa bersahabat dengan orang yang mandiri secara individu yang tidak mudah mengeluh dan tidak pula menggantungkan hidupnya pada orang lain. Aku ingin tercipta sebuah persahabatan yang saling ketergantungan (karena kita tidak akan mungkin hidup sendiri). Dengan demikian tidak akan ada yang merasa dirugikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Masalah Cinta&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Secara teoritis mungkin aku bisa memahami mana yang dikatakan cinta dan mana yang dikatakan simpati. Namun dalam kenyataannya aku sendiri susah sekali membedakannya. Saat aku menyukai seorang perempuan, aku tidak tahu apakah itu cinta, simpati ataukah itu sebuah nafsu. Namun selama rasa suka itu tidak melibatkan syahwat, aku yakin itu bukanlah nafsu, sehingga pilihannya adalah hanya diantara cinta atau simpati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama hidupku, aku sudah memiliki pengalaman dalam persoalan cinta, mulai dari mengungkapkan perasaan cinta pada seorang gadis, pacaran, kemudian putus, jatuh cinta lagi, ditolak, kemudian jatuh cinta lagi dan jatuh cinta lagi. Kalau mengingat semua perjalanan itu, terkadang aku merasa jadi lelaki bodoh sedunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi justru pengalaman itulah yang memberiku banyak pelajaran bagaimana mencintai dan menghormati perempuan, dan bagaimana caranya menjaga hati. Aku sadari bahwa hingga saat inipun aku tidak mampu melepaskan diri dari kecenderungan untuk menyukai dan mencintai orang lain. Pergolakan jiwa pun tak mampu aku hindari, sebuah pergolakan jiwa untuk bisa menjaga perasaan cinta agar tetap suci dan terjaga dari nafsu. Sungguh, pertarungan antara cinta dan nafsu sangatlah berat, dan hal itu sangatlah menguras energi dan pikiranku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk saat ini didalam hatiku bersemayang seorang gadis yang aku beri nama “Gadis Salju”. Sebenarnya aku pun masih bingung, apakah perasaanku padanya adalah sebentuk cinta ataukah hanya sebatas simpati. Aku sengaja memberinya nama Gadis Salju karena untuk saat ini aku tidak ingin dia mengetahui kalau aku punya perasaan khusus padanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tidak ingin menodai perasaan yang aku miliki terhadapnya. Aku sangat sadar bahwa batas antara cinta dan nafsu sangatlah tipis, bahkan terkadang sulit untuk dibedakan. Aku tidak ingin perasaan ini terjerumus dalam lembah nafsu. Disatu sisi aku tidak bisa menghindar dari kecenderunganku untuk mencintai, namun disisi lain aku pun harus menjaga rasa cinta itu agar tidak terjerumus dalam lembah nafsu. Sungguh aku ingin mencintainya karena Allah semata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu ketika seorang sahabat perempuan pernah mendesakku untuk memberitahukan siapa si Gadis Salju, namun aku tetap berkeras untuk merahasiakannya. Mungkin dia sedikit kecewa, tapi itulah yang aku rasa sikap terbaik yang harus aku lakukan saat ini. Aku merasa belum waktunya untuk mengungkapkan siapa sebenarnya Gadis Salju. Aku belum sanggup mengatakan bahwa sebenarnya dialah si Gadis Salju itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu itu aku hanya berkata  kepadanya bahwa belum waktunya untuk mengungkap siapa si Gadis Salju. Biarlah  waktu yang akan menjawabnya. Kalaupun dia bisa merasakan siapa sebenarnya Gadis Salju, aku berharap dia mampu menyikapinya dengan wajar dan dewasa.&lt;br /&gt;Saat ini aku selalu berusaha untuk menempatkan dirinya hanya sebatas seorang sahabat, sama dengan sahabat-sahabatku yang lain. Mungkin dengan cara ini, perasaan cinta ini bisa terjaga, hingga tiba waktu yang tepat untuk mengungkapkan semuanya. Aku tidak ingin mencintainya secara berlebihan, karena itu petanda bahwa nafsu mulai bereaksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku pun mencoba untuk menghilangkan rasa takut kehilangan, karena bagiku cinta bukanlah sebuah pemilikan, namun sebuah ke-menjadi-an. Masa depan adalah hamparan kemungkinan-kemungkinan. Jadi, kalau pun si Gadis Salju bukan lah jodohku, aku yakin Allah akan memberikan Gadis Salju lain yang lebih baik.  Amin…!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Pondok Restu, 30 Desember 2006&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-116918731503735926?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/116918731503735926/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=116918731503735926' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116918731503735926'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116918731503735926'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2007/01/catatan-akhir-tahun.html' title='CATATAN AKHIR TAHUN'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-116328495443173318</id><published>2006-11-12T18:31:00.000-08:00</published><updated>2006-11-13T07:45:03.286-08:00</updated><title type='text'>JERITAN JIWA</title><content type='html'>Saudariku, seperti yang pernah engkau katakan padaku, kita adalah bintang-bintang yang menyusun suatu konstelasi di bawah mantel biru sang langit. Bahkan kita bernaung di bawah panji-panji yang sama. Namun sayang, akhirnya pena takdir menggoreskan bahwa ikatan antara kita akhirnya terurai dan kita pun terpencar ke delapan penjuru angin--seperti yang kita rasakan saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini sangatlah menyesakkan dada, karena sang waktu belum juga merajut kembali konstelasi yang telah terurai itu. Hingga saat ini kita masih terpisah sejauh bintang utara dan bintang timur di senja hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudariku, seperti yang pernah engkau katakan padaku, gunung yang kita daki sungguh tinggi, gurun yang kita lintasi sungguh menggetarkan hati, sungai yang kita seberangi sungguh deras dan perjalanan yang kita lalui penuh genangan air mata bahkan genangan darah. Engkau pun mengatakan, bahwa semua itulah yang akan menempa dan membentuk diri kita yang saat ini masih seperti berlian yang baru dipetik dari batu gunung dan belum bisa dibedakan dengan pecahan kaca. Tempaan itulah yang lambat laun akan membedakan antara berlian dan pecahan kaca. Terlebih ketika kita menjadi berlian bersisi 48 yang memantulkan sinar emas mentari, kemanapun mata dipalingkan, pada saat itu, semua orang akan berbangga karena pernah memiliki kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita sama-sama mengharapkan jangan sampai terurainya ikatan kita menyebabkan jiwa persaudaraan kita menjadi seperti pecahan batu karang yang di dera gelombang dan tidak akan pernah lagi disatukan sekalipun oleh tangan seorang pengukir ulung. Namun itulah kenyataan yang kita hadapi saat ini, jiwa persaudaraan kita telah pecah berkeping-keping.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudiriku, saat ini engkau menjerit kesakitan, namun tidak ada seorang pun saudara kita yang mampu menolongmu. Mereka hanya mampu mendengar jeritanmu namun tak mampu berbuat apa-apa untuk menyelamatkanmu, bahkan ada saudara kita yang memalingkan wajahnya saat mendengar jeritanmu. Sungguh pedih hati ini saudariku menyaksikan sikap mereka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah kenyatan yang kita hadapi saat ini saudariku, mereka tak mau mengorbankan jiwanya untuk menyelamatkanmu, karena mungkin kita sudah tak berarti lagi buat mereka, kita tidak punya harga lagi bagi mereka. Rasa kasih yang telah menjadi saripati persaudaraan kita tak lebih daripada ranting kering yang gugur dan menunggu untuk dilemparkan ke dalam perapian yang dipenuhi api kebencian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah kenapa semua ini bisa terjadi, kenapa jiwa persaudaraan itu hanya ada saat kita masih terikat pada panji-panji yang sama? Dan setelah terurainya ikatan itu, maka terurai pula jiwa persaudaraan. Inilah persaudaraan palsu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersabarlah saudariku, tetaplah berteriak dengan lantang bersamaku, mengatakan pada semua saudara kita; “sekali pun takdirmu lebih pedih daripada goresan belati, tetaplah beri tempat bagi kami untuk hadir di hatimu karena kami pun akan menyatukan jiwamu dalam nafas kami”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;----------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Untuk saudariku di Batam&lt;br /&gt;Tulisan ini adalah jawaban dari tulisanmu “Last Words From Your Sister”&lt;br /&gt;Al Hikmah, 11 November 2006&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-116328495443173318?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/116328495443173318/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=116328495443173318' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116328495443173318'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116328495443173318'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2006/11/jeritan-jiwa_12.html' title='JERITAN JIWA'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-116328433423996300</id><published>2006-11-12T18:24:00.000-08:00</published><updated>2006-11-13T07:43:28.186-08:00</updated><title type='text'>WACANA</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;MERENUNGKAN KEMBALI MAKNA SYAHADAT&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Islam, kata syahadat selalu dikaitkan dengan kata &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Tauhid&lt;/span&gt;. Secara sederhana, syahadat dapat diartikan sebagai kesaksian atau penyaksian. Penyaksian selalu berangkat dari sebuah keyakinan, karena kita tidak akan pernah melakukan penyaksian apabila kita belum memiliki keyakinan. Kita bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah, karena kita telah berangkat dari sebuah keyakinan bahwa hanyalah Allah satu-satunya zat yang maha atas segala sesuatu yang ada didunia ini. Adapun yang berpendapat dan mayakini tidak adanya Tuhan, itu adalah pilihannya. Percaya atau tidak dengan adanya Tuhan dan yakin atau tidak dengan adanya Tuhan, hal itu hanyalah persoalan keberpihakan, dan hal itu berada dalam ranah ideologis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syahadat memberi keyakinan dan kepastian. Syahadat juga merupakan dasar eksistensi kemanusiaan kita. Keyakinan dan kepastian merupakan suatu hal yang inhern dalam syahadat. Namun perlu diketahui bahwa syahadat akan berarti ketika ia bermakna. Syahadat bukan sekedar ucapan lisan, kata-kata, simbol, dan lain sebagainya. Syahadat adalah sesuatu yang jauh melampaui itu semua, syahadat harus diterapkan atau di praktekkan, dan dari praktek itulah kita akan menemukan makna, makna dari sebuah syahadat, makna yang tidak akan pernah mampu ditampung oleh ucapan, kata-kata, dan simbol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam Al-Qur’an konsep syahadat merupakan bentuk dasar eksistensial kemanusiaan kita dan secara epistemologi, syahadat merupakan sebuah ikrar. Seperti apa syahadat dapat dijadikan sebagai dasar eksistensial kita? – mari kita telusuri bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum manusia diciptakan, Allah telah menciptakan setan, jin dan malaikat yang semuanya pada waktu itu bertauhid kepada Allah. Setelah manusia (Adam) diciptakan, setan jadi kafir. Saat manusia akan diciptakan, setan protes, karena menurutnya, manusia hanya akan mendatangkan kerusakan. Allah mengatakan bahwa Aku (Allah) mengetahui segala sesuatu yang kalian tidak ketahui. Dalam Al-Quar’an dikatakan bahwa manusia diciptakan untuk menjadi khalifah dimuka bumi. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Khalifah&lt;/span&gt; yang dimaksud disini jika manusia menunjukkan eksistensi Tuhan, seperti apa itu? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dasar eksistensi manusia adalah ruh. Ruh adalah sesuatu yang murni dari zat Allah. Ruh inilah yang ditiupkan kedalam seonggok daging (dalam bahasa Al-Qur’an disebut dengan tanah) yang mati. Dan perlu diketahui bahwa sebelum ruh ditiupkan kedalam jasad, ruh telah melakukan ikrar (syahadat), bahwa tidak ada Tuhan selain Allah. Daging yang telah dititipi ruh inilah yang kemudian akan terlahir dari rahim ibu dalam sosok bayi mungil. Bayi yang lahir tersebut dilengkapi dengan ruh, yang dilengkapi dengan takdirnya masing-masing (kematian, jodoh, rezeki, dll), dan pada saat itu pula manusia telah memikul sebuah tanggungjawab sebagi &lt;span style="font-style:italic;"&gt;khalifah&lt;/span&gt;. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, pada dasarnya manusia memiliki dua dimensi yang berbeda. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Pertama&lt;/span&gt; adalah dimensi ilahiah yaitu ruh dan kedua adalah dimensi materil yaitu jasad (tanah). Dan didalam Al-Qur’an dikatakan bahwa manusia adalah makhluk yang &lt;span style="font-style:italic;"&gt;hanif&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;din&lt;/span&gt; (agama) adalah jalan Allah. Pada dasarnya &lt;span style="font-style:italic;"&gt;din&lt;/span&gt; bukanlah agama, karena agama menunjukkan sesuatu yang banyak (banyak agama), sedangkan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;din&lt;/span&gt; menyatakan dirinya sendiri (tidak ada yang lain).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika manusia terlahir, maka terjadilah tarik-menarik antara ruh yang suci dengan dimensi materil, sehingga lahirlah hawa nafsu. Hawa nafsu adalah dimensi ketertarikan manusia terhadap aspek-aspek materil/duniawi. Dari adanya hawa nafsu, lahirlah keserakahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada awal kejadian manusia, ruh lah yang datang dan masuk kedalam jasad. Jadi, ruh yang suharusnya menjadi pemandu. Ketika melakukan sesuatu yang berlebihan, rohani memberikan sinyal berupa rasa cukup. Dia akan memberikan bisikan-bisikan ilahi. Pada saat itu sebenarnya syahadat yang bereaksi. Tapi jika kita tidak mampu melakukannya, maka hawa nafsu yang dominan dan akan menguasai diri kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disinilah letak masalah diciptakannya manusia. Masalah itu ada setelah adanya manusia. Pada alam ini berlaku sunnatullah (para ilmuan mengatakan hukum alam) dan semuanya berjalan sesuai hukum alam. Masalah itu muncul, ketika manusia mencoba keluar dari lingkaran hukum-hukum Tuhan. Manusia menciptakan problem ketika manusia memperturutkan hawa nafsunya, yaitu bekerjanya tarikan-menarik yang bersifat materil/duniawi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika manusia mencoba untuk keluar dari lingkaran sunnatullah, maka pada saat itu sebenarnya syahadat teringkari. Inilah yang menyebabkan terjadinya desakralisasi, denaturalisasi, dan dehumanisasi. Desakralisasi terjadi karena dimensi ke-ilahi-an manusia tertutupi dan didominasi oleh dimensi duniawi/materil. Karena dimensi materil yang dominan, maka keserakahan pun muncul pada diri manusia. Pada saat inilah terjadi denaturalisasi, manusia melakukan pemerkosaan dan eksploitasi terhadap alam. Ketika manusia menjadi sumber masalah, artinya manusia gagal menjadi &lt;span style="font-style:italic;"&gt;khalifah&lt;/span&gt;, dan pada saat itu pula terjadilah dehumanisasi. Manusia tidak hanya menjadi perusak alam, tapi juga menjadi perusak sesamanya. Jadi, pada saat kita gagal menjadi &lt;span style="font-style:italic;"&gt;khalifah&lt;/span&gt;, maka syahadat menjadi batal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlu ditekankan kembali bahwa syahadat hadir setelah lambang, kata-kata, dan simbol dimaknai. Syahadat tidak ada dalam ucapan, tapi ada pada tataran praktisnya. Jika kita melakukan segala sesuatunya atas landasan syahadat, sesuai dengan janji kita, maka kita telah berhasil bersaksi. Meskipun kita telah mati atau jasad kita hancur, ruh akan tetap hidup dan mempertanggungjawabkan syahadatnya. Jika ia kotor, ia akan dicuci oleh Allah. Adapun syarat agar bisa menjadi khalifah adalah dengan memadukan logika iman, logika rasional, dan logika empirik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syahadat adalah penjelasan eksistensi kita. Syahadat adalah manusia itu sendiri. Manusia adalah ketika rohani berhasil membimbing dirinya, maka pada saat itu dia berhasil menjadi &lt;span style="font-style:italic;"&gt;khalifah&lt;/span&gt;. Tetaplah berada dalam hukum-hukum Tuhan. Takdir adalah ketentuan Tuhan atas kita. Takdir adalah misteri, dan dengan adanya misteri inilah kita tidak menjadi orang yang determinis. Kejarlah takdir, dan itulah yang akan menjelma menjadi ikhtiar.&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;[Hzr]&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-116328433423996300?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/116328433423996300/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=116328433423996300' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116328433423996300'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116328433423996300'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2006/11/wacana_12.html' title='WACANA'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-116328344798142059</id><published>2006-11-12T18:22:00.000-08:00</published><updated>2006-11-13T07:42:15.760-08:00</updated><title type='text'>WACANA</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;MEMBONGKAR  PROYEK MODERNISME&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Auguste Comte&lt;/span&gt; (1798-1857) pernah meramalkan suatu tahap perkembangan akhir masyarakat, dimana modernisme sebagai gerakan pencerahan untuk menciptakan tata sosial baru menemukan jalan buntu tatkala memaksakan segalanya untuk masuk kesuatu tahap perkembangan akhir masyarakat tersebut. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Auguste Comte&lt;/span&gt; menggunakan pendekatan atau logika kuantitatif untuk mereorganisasai kehidupan masyarakat (sosial) demi perbaikan umat. Kondisi modernitas melewati tiga tahap perkembangan yakni, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;pertama&lt;/span&gt; tahap teologis, berangkat dari perkembangan dogma-dogma agama yang kemudian dijadikan sebagai pedoman hidup. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Kedua&lt;/span&gt;, tahap metafisis, berangkat dari penggunaan konsep-konsep abstrak, seperti kodrat, kehendak tuhan, roh absolut, tuntutan hati nurani dan kewajiban moral, yang berasal dari kebebasan akal budi, namun tidak memiliki dasar-dasar empirik yang bisa dipertanggungjawabkan. Dan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;ketiga&lt;/span&gt;, tahap ilmiah/positif, menggunakan observasi, fenomena untuk menemukan hukum-hukum dinamis yang tampak oleh panca indera dengan menggunakan analisis akal sehat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Logika kuantitatif yang berujung pada tahap ilmiah/positif tersebut, ternyata sangat berpengaruh terhadap kehidupan/tatanan sosial. Dampak yang diakibatkannya yaitu, pertama bahwa kebutuhan manusia digiring pada –meminjam terminologinya Weber—&lt;span style="font-style:italic;"&gt;“orientasi tujuan”&lt;/span&gt; sehingga masalah etika dan moral menjadi marginal. Kedua,  harga diri dan martabat seseorang ditentukan oleh seberapa besar akses dan konstribusi ekonomi dan industri yang dimiliki oleh orang atau bangsa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari penjelasan diatas kita dapat mengetahui bahwa pada dasarnya ada dua bentuk/arah kebutuhan manusia, yaitu pertama pada &lt;span style="font-style:italic;"&gt;“orientasi tujuan”&lt;/span&gt; dan kedua pada &lt;span style="font-style:italic;"&gt;“orientasi nilai”&lt;/span&gt;. Seseorang yang memiliki orientasi tujuan dalam hidupnya, dia akan berusaha untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dengan menggunakan berbagai macam cara agar segala hasrat dan tujuannya terpenuhi—bahkan tanpa mempedulikan lagi masalah etika dan moral. Berbeda halnya dengan seseorang yang memiliki orientasi nilai dalam hidupnya, dia lebih menekankan pada sebuah &lt;span style="font-style:italic;"&gt;“proses”&lt;/span&gt; dalam mencapai tujuannya. Dia lebih menikmati dan memaknai sebuah perjalanan yang berliku-liku tanpa harus melupakan tujuannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai contoh, setiap orang pasti pernah merasakan lapar. Nah, untuk memenuhi kebutuhannya/tujuannya, yaitu menghilangkan rasa lapar, seseorang dapat melakukan berbagai macam cara agar dia bisa menghilangkan rasa laparnya. Bagi orang yang memiliki orientasi tujuan, mereka akan lebih memilih membeli makanan atau masuk kesebuah restauran dan memuaskan hasratnya dan mengakhiri laparnya. Namun bagi orang yang memiliki orientasi nilai, dia akan lebih memilih untuk memasak sendiri atau dia lebih memilih makan makanan yang dibuatkan oleh ibu, istri atau anaknya. Orang yang seperti ini beranggapan bahwa ada sebuah kenikmatan, ada sebuah nilai lebih yang didapatkan saat dia memilih makan makanan yang dibuatnya sendiri atau makan makanan yang dibuat oleh ibu, istri atau anaknya--walaupun makanan yang ada hanyalah nasi putih + tahu-tempe + lombok tomat. Nilai lebih yang saya maksud pada konteks seperti ini adalah, bahwa orang yang memiliki orientasi nilai dapat merasakan adanya aroma cinta dan kasih sayang yang menjadi bumbu penyedap pada hidangan makanan yang dibuat oleh ibu, istri atau anaknya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda halnya dengan orang yang memilih makan di warung makan atau di restauran. Dia hanya bisa merasakan enaknya makanan direstauran, tapi dia tidak dapat merasakan nikmatnya masakan seorang istri misalnya, dimana pada masakan tersebut ada sebuah kenikmatan tersendiri yang tentunya berasal dari aroma cinta dari seorang istri.&lt;br /&gt;Contoh diatas adalah sebagian kecil dari realitas atau fenomena kehidupan yang dapat kita lihat sehari-hari. Masih banyak contoh lain yang dapat menunjukkan dan membuktikan bahwa pada konteks kekinian, masyarakat lebih banyak yang memiliki orientasi tujuan dalam hidupnya dibandingkan dengan orang yang memiliki orientasi nilai dalam hidupnya. Budaya konsumerisme adalah contoh riil dari kehidupan yang berorientasi tujuan. Budaya konsumerisme merupakan kondisi yang diakibatkan oleh proyek modernisasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain menggiring manusia pada &lt;span style="font-style:italic;"&gt;“orientasi tujuan”&lt;/span&gt;, proyek modernisme telah menciptakan sebuah paradigma, bahwa harga diri dan martabat seseorang ditentukan oleh seberapa besar akses dan konstribusi ekonomi dan industri yang dimiliki oleh orang atau bangsa. Paradigma seperti inilah yang menciptakan sekat yang sangat jauh dalam status sosial. Status sosial seorang pengusaha lebih tinggi dibandingkan dengan status seorang petani. Status sosial seorang dosen lebih tinggi dibanding status seorang guru &lt;span style="font-style:italic;"&gt;ngaji&lt;/span&gt;. Status sosial seorang dokter yang memiliki keahlian dalam pengobatan lebih tinggi dari pada status seorang ibu yang dapat menyembuhkan sakit anaknya dengan cinta dan perhatiannya yang tulus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paradigma binerian inilah yang saat ini berkembang dikalangan masyarakat kita. Cobalah kita melihat dengan lebih teliti  dan mendalam, bahwa ternyata tidak ada perbedaan yang mendasar  antara seorang pengusaha dengan seorang petani, dosen dengan guru &lt;span style="font-style:italic;"&gt;ngaji&lt;/span&gt;, dokter dengan ibu, dan lain sebagainya. Konstruksi budayalah yang menciptakan sekat-sekat dan kelas-kelas sosial antara seorang pengusaha dengan seorang petani, seorang dosen dengan guru &lt;span style="font-style:italic;"&gt;ngaji&lt;/span&gt;, seorang dokter dengan seorang ibu, dan lain sebagainya. Mereka—pengusaha dan petani, dosen dan guru &lt;span style="font-style:italic;"&gt;ngaji&lt;/span&gt;, dokter dan ibu, dan lain sebagainya--sama-sama manusia yang juga diciptakan dari tanah dan dilahirkan dari rahim seorang ibu. Dalam bahasa Al-Quran, bahwa yang membedakan antara pengusaha dengan petani, dosen dengan guru &lt;span style="font-style:italic;"&gt;ngaji&lt;/span&gt;, dokter dengan ibu, dan lain sebagainya, hanyalah pada amal kebaikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, sekarang apa yang harus kita lakukan? Apakah kita harus meninggalkan dan membunuh modernisme? Jawabannya tidak. Kita tidak akan mungkin lepas dari cengkraman modernisme, bahkan kita juga membutuhkannya. Yang terpenting sekarang adalah bagaimana kita mampu menginternalisasi akar tradisi kita masing-masing agar tetap melekat kuat pada diri kita masing-masing, dan bagaimana menemukan sintesa antara medernisme dengan akar tradisi kita, sehingga segala tindakan kita akan senantiasa kontekstual di zamannya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-116328344798142059?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/116328344798142059/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=116328344798142059' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116328344798142059'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116328344798142059'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2006/11/wacana.html' title='WACANA'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-116282778865783397</id><published>2006-11-06T07:41:00.000-08:00</published><updated>2006-11-06T07:43:08.923-08:00</updated><title type='text'>JERITAN JIWA</title><content type='html'>KAWAN..., masih ingatkah saat kita duduk bersama disebuah sudut ruang perpustakaan. Saat itu kita bertiga sama-sama berkomitmen untuk membangun sebuah istana baru di Tamalanrea. Saat itu kita bertiga berikrar untuk tidak saling meninggalkan dan akan berjuang bersama-sama mengawal cita yang kita bangun bersama, sebuah cita untuk membangun sebuah istana baru di Tamalanrea. Hingga saat ini, ikrar itu masih aku genggam erat-erat didadaku, walaupun aku mendapati diriku saat ini tinggal sendiri tanpa kehadiran kalian. Saksikanlah...istana yang pernah kita citakan dulu, kini sudah memiliki pondasi dan tiang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DULU..., saat kalian pergi, istana ini baru memiliki pondasi, itupun masih rapuh. kini istana ini sudah memiliki tiang dan telah siap dipasangi dinding dan atap. Semoga saja tidak ada badai satu-dua bulan ini, badai yang bisa merobohkan tiang istana yang telah aku dirikan dengan segenap jiwa dan raga. Kalau hal itu sampai terjadi, maka akupun bisa mati tertimpa oleh tiang istana yang aku bangun sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KAWAN..., kalau saja kalian masih setia dengan cita kita dulu. Kalau saja kalian tidak meninggalkanku sendiri, mungkin aku tidak perlu merasa takut untuk menjaga istana ini. KAWAN..., istana ini sangatlah besar. Aku mengawal pembangunan istana ini tanpa kehadiran kalian, dan mungkin nanti, apabila istana ini telah berdiri tegak, aku pun akan menjaganya tanpa kehadiran kalian. Ini tidak adil bagiku, seharusnya kita bertiga yang harus menjaga istana ini. Istana ini adalah hasil rekayasa kita bertiga, dan aku pun ingin kita bertiga juga yang harus menjaganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TAPI aku rasa itu tidak mungkin lagi, kerinduanku untuk menjaga istana ini bersama dengan kalian hanyalah sebatas impian yang tak bertepi. Kalian sudah membangun sebuah istana sendiri, sebuah istana pribadi yang aman dari teriknya matahari dan gemuruhnya badai. Aku tidak punya kuasa untuk menuntut kalian, itu pilihan hidupmu kawan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingin sekali rasanya aku menyampaikan kata-kata ini pada kalian, tapi aku tak mampu. Aku hanya mampu menjerit dalam hati, mengatakan kalian KEJAM dalam hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NAMUN bukan berarti aku membenci kalian, kalian pernah menjadi sahabatku dan selama aku mampu mengenang kalian, maka selama itu pula kalian akan tetap menjadi sahabatku, sepahit apa pun kenangan itu kawan... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Untuk dua orang sahabatku yang jauh disana...&lt;br /&gt;Al Hikmah Com., 6 November 2006&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-116282778865783397?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/116282778865783397/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=116282778865783397' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116282778865783397'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116282778865783397'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2006/11/jeritan-jiwa.html' title='JERITAN JIWA'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-116215909406366564</id><published>2006-10-30T17:50:00.000-08:00</published><updated>2006-10-29T13:59:45.100-08:00</updated><title type='text'>JERITAN JIWA</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/hatiku.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/200/hatiku.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#33ff33;"&gt;PEREMPUAN, akan menjadi manusia agung setelah dia menjadi seorang ibu. Kualitas seorang perempuan dapat diakui apabila dia sudah mendapat gelar seorang ibu. Perempuan bisa dikatakan perempuan apabila dia sudah menjadi seorang ibu. Coba renungkan pengorbanan seorang ibu pada dirimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba renungkan, bagaimana sakitnya perut seorang ibu menahan perihnya tendanganmu mengenai dinding rahimnya saat engkau berada dalam kandungannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba renungkan, betapa sakitnya seorang ibu saat membiarkamu keluar dengan angkuh dari dalam rahimnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba renungkan, betapa lelahnya seorang ibu membujuk dan menimangmu ketika engkau merengek meminta tanpa mengenal puas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba renungkan, bagaimana seorang ibu terganggu istirahatnya ketika engkau ngompol ditengah malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba renungkan, betapa sedihnya seorang ibu saat dia ditinggal mati oleh suaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba renungkan, bagaimana seorang ibu gelisah memikirkan biaya pendidikanmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Renungkanlah…renungkanlah semuanya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adakah kualitas perempuan yang melebihi kualitas seorang ibu?&lt;br /&gt;Tidak ada…&lt;br /&gt;Sampai kapan pun, tidak akan ada yang bisa mengalahkan kualitas seorang ibu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu…&lt;br /&gt;Detik ini aku menangis mengenang dirimu!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#33ff33;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="color:#33ff33;"&gt;&lt;em&gt;Al Hikmah Com., 29 Oktober 2006&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="www.marakom.blogspot.com"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 4px; CURSOR: hand" alt="" src="www.marakom.blogspot.com" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-116215909406366564?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/116215909406366564/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=116215909406366564' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116215909406366564'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116215909406366564'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2006/10/jeritan-jiwa_30.html' title='JERITAN JIWA'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-116215820358514932</id><published>2006-10-30T17:40:00.000-08:00</published><updated>2006-10-29T13:50:10.843-08:00</updated><title type='text'>INI AKU</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/Ft%20Gabungan.jpg"&gt;&lt;img style="CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/400/Ft%20Gabungan.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="www.marakom.blogspot.com"&gt;&lt;img style="WIDTH: 400px; CURSOR: hand; HEIGHT: 3px" height="319" alt="" src="www.marakom.blogspot.com" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-116215820358514932?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/116215820358514932/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=116215820358514932' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116215820358514932'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116215820358514932'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2006/10/ini-aku.html' title='INI AKU'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-116207323785231041</id><published>2006-10-29T18:04:00.000-08:00</published><updated>2006-10-28T15:14:49.743-07:00</updated><title type='text'>CELOTEH</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#33ff33;"&gt;&lt;strong&gt;MENYIKAPI PRO-KONTRA &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#33ff33;"&gt;&lt;strong&gt;WACANA “CABANG TAMALANREA”&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Tulisan ini tidak lepas dari subjektifitas saya sebagai pengarang. Silahkan para pembaca menilai tulisan ini, atau bahkan menilai sang pengarang.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sengaja saya membuat tulisan ini, sebagai bentuk kepedulian saya terhadap perkembangan HMI di Makassar, yang bagi saya beberapa tahun ini mengalami sebuah kemunduran organisatoris. Tulisan ini juga saya arahkan sebagai bentuk penyikapan saya terhadap wacana “Cabang Tamalanrea” yang saat ini mulai menggeliat di Makassar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi saya, susah rasanya menempatkan diri sebagai orang netral dalam menyikapi wacana “Cabang Tamalanrea”. Hal ini disebabkan karena saya dikenal sebagai anak HMI Unhas (Tamalanrea). Apapun komentar saya tentang “Cabang Tamalanrea”, saya pasti akan terjebak pada sebuah dikotomi; Pro terhadap ide berdirinya “Cabang Tamalanrea” atau kontra terhadap ide berdirinya “Cabang Tamalanrea”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Susah bin sulit, seharusnya anak-anak HMI di Makassar sudah dewasa dalam menyikapi berbagai wacana yang datang, termasuk dengan datangnya wacana “Cabang Tamalanrea”, sehingga tidak tercipta dikotomi; Pro dengan ide berdirinya “Cabang Tamalanrea” atau kontra terhadap ide berdirinya “Cabang Tamalanrea”. Karena sikap seperti ini justru dapat merusak tradisi intelektual HMI di Makassar. Dikotomi cenderung menyeret kita pada sebuah penyikapan yang emosional dan dangkal yang ujung-ujungnya akan mengarahkan kita pada premanisme (saling menjatuhkan, saling sindir, saling memaki). Jika hal ini terjadi, akibatnya akan terjadi sebuah gap yang sangat besar antara anak HMI Tamalanrea (Unhas) dengan anak HMI yang bukan Tamalanrea (Unhas). Alhasil, HMI di Makassar akan mengalami perpecahan. Siapa yang rugi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menghindari hal tersebut, maka seharusnya anak-anak HMI di Makassar bisa terbuka dan mengkaji dengan serius apakah “Cabang Tamalanrea” &lt;strong&gt;strategis atau tidak&lt;/strong&gt; dibentuk di Makassar, sehingga perdebatan kita tidak lagi berbicara tentang &lt;strong&gt;bisa-tidak&lt;/strong&gt; atau &lt;strong&gt;mampu-tidaknya&lt;/strong&gt; anak-anak HMI Unhas (Tamalanrea) mendirikan Cabang Baru (Cabang Tamalanrea).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Dinamika HMI; Dinamika &lt;em&gt;Chaos&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Tidak dapat dipungkiri, bahwa dinamika kelembagaan yang ada di HMI adalah sebuah dinamika &lt;em&gt;chaos&lt;/em&gt;. Hal ini dapat dilihat dari dinamika perkaderan dan perjuangan HMI, sejak didirikan hingga saat ini, mulai dari proses sosialisasi dan perekrutan kader sampai pada proses me-&lt;em&gt;manag&lt;/em&gt; warna-warni pemikiran para kader-kadernya yang semakin garang merobek kemapanan. Namun, justru dengan kondisi &lt;em&gt;chaos&lt;/em&gt; ini-lah yang membentuk karakter, kedewasaan, dan militansi, serta membuat HMI sampai saat ini tetap eksis dan sangat diperhitungkan oleh komunitas-komunitas lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Chaos&lt;/em&gt; tidak selamanya berkonotasi buruk atau negatif, justru &lt;em&gt;chaos&lt;/em&gt; adalah seni kehidupan. Hidup ini bukanlah sebuah proses biologis semata, namun sebagai sesuatu yang mengalir, meretas, dan tidak tunduk pada apa pun yang mematikan gerak hidup. Hidup adalah insting atas pertumbuhan, kekekalan dan pertambahan kuasa atau—meminjam bahasanya &lt;strong&gt;Nietzsche&lt;/strong&gt;—hidup adalah kehendak untuk penguasaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut &lt;strong&gt;Nietzsche&lt;/strong&gt;, alam semesta sebenarnya adalah suatu &lt;em&gt;chaos&lt;/em&gt; yang terus bergerak tanpa henti (&lt;em&gt;in state of flux&lt;/em&gt;). Kengerian terhadap &lt;em&gt;chaos&lt;/em&gt; menurut &lt;strong&gt;Nietzsche&lt;/strong&gt; adalah tanda dekadensi dan kemandegan karena kengerian tersebut sebenarnya membatasi gerak manusia untuk menjelajahi &lt;em&gt;chaos&lt;/em&gt; itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Muhammad&lt;/strong&gt; &lt;strong&gt;Iqbal&lt;/strong&gt; berpandangan bahwa alam semesta bukanlah sebuah &lt;em&gt;block&lt;/em&gt; &lt;em&gt;universe&lt;/em&gt;, produk jadi yang telah selesai dan lengkap. Tetapi ia sedang berada dalam tahap-tahap penciptaan terus-menerus menuju kesempurnaan. Penciptaan adalah sebuah proses yang berkelanjutan. Waktu dan ruang—menurut &lt;strong&gt;Iqbal&lt;/strong&gt;--sesungguhnya memiliki keleluasaan yang tak terhingga. Karena itu alam akan terus bergerak, berubah dan semakin meluas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HMI merupakan komunitas yang dihuni oleh individu-individu dan ego-ego. Individu-individu yang menambah aktivitas penciptaan. Kehidupan akan selalu melahirkan yang baru, keinginan, hasrat dan kehendak bagi perubahan. HMI adalah satu ruang lingkup bagi pelaksanaan ego-ego, dan didalam ruang itu pula akan ada jiwa kreatif yang sama yang membentuk diri mereka ke dalam satu sistem yang tersusun, yang secara bertahap bergerak kearah kesempurnaan. Anak-anak HMI adalah para kreator yang akan menghiasi dan mewarnai dunia perkaderan dan perjuangan HMI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wacana “Cabang Tamalanrea” yang saat ini mulai hangat dibicarakan di Makassar merupakan salah satu bentuk kreasi dari jiwa-jiwa kreatif anak-anak HMI, jiwa-jiwa yang bebas dan merdeka. Wacana “Cabang Tamalanrea” merupakan keinginan, hasrat dan kehendak beberapa anak HMI di Tamalanrea (Unhas) yang haus melahirkan ide-ide kritis, ide-ide perubahan yang konstruktif untuk kepentingan perkembangan HMI di Makassar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;"Cabang Tamalanrea"; Lahir dari Tradisi Intelektual&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;"Cabang Tamalanrea", kata ini terkesan sederhana, namun ternyata memiliki kekuatan yang dapat menghentak kesadaran anak-anak HMI Cabang Makasar. Hal ini terlihat dari adanya pro-kontra terhadap wacana “Cabang Tamalanrea”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tradisi intelektual di Makassar telah banyak melahirkan kader-kader kritis, dan tradisi intelektul inilah yang menjadikan HMI di Makassar masih tetap eksis hingga saat ini. Ide-ide perubahan dan perlawanan selalu lahir dari tradisi intelektual. Salah satu bukti hasil pemikiran kritis anak-anak HMI adalah &lt;em&gt;Khittah&lt;/em&gt; &lt;em&gt;Perjuangan&lt;/em&gt; yang selama ini menjadi paradigma anak-anak HMI. &lt;em&gt;Khittah&lt;/em&gt; &lt;em&gt;Perjuangan&lt;/em&gt; yang selama ini telah mengalami penyempurnaan beberapa kali merupakan hasil dari sebuah tradisi intelektual di HMI. Tradisi intelektual inilah yang membuat HMI selalu mampu menjawab tantangan disetiap zamannya, bahkan mampu melampaui zamannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pula dengan munculnya wacana "Cabang Tamalanrea". Wacana "Cabang Tamalanrea" lahir dari sebuah tradisi intelektual, wacana "Cabang Tamalanrea" adalah kreasi kritis jiwa-jiwa kreatif anak-anak HMI. Ia adalah keinginan, hasrat dan kehendak, sebuah semangat untuk senantiasa melakukan perubahan dan perbaikan. Dan bagi saya, lahirnya wacana “Cabang Tamalanrea” sama posisinya dengan lahirnya wacana Gerakan Tamadduni. Ia adalah sebuah ikhtiar untuk menjawab tantangan zaman. Sebuah kekeliruan kalau ada yang memandang sebelah mata atas lahirnya wacana "Cabang Tamalanrea".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Miris hati ini rasanya apabila ada kader HMI yang masih bersikap ke-kanak-kanak-an dalam menyikapi wacana “Cabang Tamalanrea”. Sikap ke-kanak-kanak-an tersebut justru dapat merusak tradisi intelektual di Makassar. Apabila sikap-sikap seperti itu tidak segera dirubah, maka dia akan menjadi bumerang bagi lahirnya kader-kader kritis HMI di Makassar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Buka Ruang Dialog&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini tidaklah mampu memuaskan hati para pembaca—karena memang tulisan ini bukan untuk menjawab, namun untuk melahirkan tanya. Olehnya itu, bagi para pembaca yang mau membuka ruang dialog, saya siap diajak berdiskusi mengenai wacana “Cabang Tamalanrea”. &lt;strong&gt;[Hzr]&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p align="right"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#33ff33;"&gt;&lt;em&gt;Al Hikmah Com., 29 Oktober 2006&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="right"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#33ff33;"&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-116207323785231041?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/116207323785231041/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=116207323785231041' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116207323785231041'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116207323785231041'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2006/10/celoteh_29.html' title='CELOTEH'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-116207229806563671</id><published>2006-10-29T18:02:00.000-08:00</published><updated>2006-10-28T15:12:36.363-07:00</updated><title type='text'>NYANYIAN HATI</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:arial;color:#33ff33;"&gt;Dinda…&lt;br /&gt;Apa yang membuatmu begitu bersedih&lt;br /&gt;Hingga air matamu begitu deras&lt;br /&gt;Membasahi pipimu yang tipis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dinda…&lt;br /&gt;Katakan padaku&lt;br /&gt;Apa yang membuatmu begitu bersedih&lt;br /&gt;Begitu tajamkah masalahmu&lt;br /&gt;Hingga hatimu tak mampu menahan luka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dinda…&lt;br /&gt;Katakan padaku&lt;br /&gt;Apa yang membuatmu begitu bersedih&lt;br /&gt;Begitu tipiskah selaput air matamu&lt;br /&gt;Hingga basah bantal dikasurmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dinda…&lt;br /&gt;Aku ‘tak mampu menghiburmu&lt;br /&gt;Ruang begitu kuat membatasi kita&lt;br /&gt;Hanya rasa yang mampu aku berikan&lt;br /&gt;Bahwa sedihmu adalah sedihku juga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dinda…&lt;br /&gt;Tenanglah engkau disana&lt;br /&gt;Biar tenang pula aku disini&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#33ff33;"&gt;&lt;em&gt;Buat Si Gadis Salju&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#33ff33;"&gt;&lt;em&gt;Al Hikmah Com., 29 Oktober 2006&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-116207229806563671?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/116207229806563671/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=116207229806563671' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116207229806563671'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116207229806563671'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2006/10/nyanyian-hati_29.html' title='NYANYIAN HATI'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-116144938625091294</id><published>2006-10-21T09:46:00.000-07:00</published><updated>2006-10-21T09:49:46.340-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a href="http://www.marakom.blogspot.com"&gt;&lt;img style="WIDTH: 330px; CURSOR: hand; HEIGHT: 2px" height="434" alt="" src="http://www.marakom.blogspot.com" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/I.jpg"&gt;&lt;img style="CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/400/I.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-116144938625091294?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/116144938625091294/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=116144938625091294' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116144938625091294'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116144938625091294'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2006/10/blog-post_21.html' title=''/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-116144916118514977</id><published>2006-10-21T09:44:00.000-07:00</published><updated>2006-10-21T09:46:04.266-07:00</updated><title type='text'>JERITAN JIWA</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:arial;color:#33ff33;"&gt;Hari lebaran ini&lt;br /&gt;Banyak orang yang berbahagia&lt;br /&gt;Berkumpul bersama orang tua dan sanak saudaranya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak seperti diriku&lt;br /&gt;Yang baru saja ditingal pergi oleh seorang ayah&lt;br /&gt;Ibu dan adik-adikku jauh diseberang lautan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku merasa sepi disini&lt;br /&gt;Walau banyak sahabat dan keluarga yang menemani&lt;br /&gt;Aku sedih…&lt;br /&gt;Aku rindu mencium kedua tangan orang tuaku&lt;br /&gt;Memohon maaf secara langsung dihadapannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku rindu bersama mereka dihari yang fitri&lt;br /&gt;Ayah…Ibu…&lt;br /&gt;Maafkanlah dosa dan kesalahan anakmu ini!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#33ff33;"&gt;Al Hikmah Com., 21 Oktober 2006&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-116144916118514977?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/116144916118514977/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=116144916118514977' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116144916118514977'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116144916118514977'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2006/10/jeritan-jiwa_116144916118514977.html' title='JERITAN JIWA'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-116144906875212118</id><published>2006-10-21T09:40:00.000-07:00</published><updated>2006-10-21T09:44:28.863-07:00</updated><title type='text'>JERITAN JIWA</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:arial;color:#33ff33;"&gt;Jum’at , 15 September 2006&lt;br /&gt;Hari ini aku mendapat kabar kalau ayahku sudah dua hari tak sadarkan diri&lt;br /&gt;Hatiku tersentak&lt;br /&gt;Air mata ‘tak terasa mengalir deras&lt;br /&gt;Mengobati sesaknya dada&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabtu, 16 September 2006&lt;br /&gt;Hari ini aku mendapat kabar ayahku masuk rumah sakit&lt;br /&gt;Kembali jantungku berdetak kencang&lt;br /&gt;Air mata kembali mengobati gelisah&lt;br /&gt;Aku ingin pulang segera&lt;br /&gt;Namun apalah daya, harga tiket pesawat terlalu tinggi untukku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minggu, 17 September 2006&lt;br /&gt;Aku berlayar sehari semalam menuju rumah&lt;br /&gt;Dengan beribu tanya dan gelisah&lt;br /&gt;Kupandangi lautan Makassar-Balikpapan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senin, 18 September 2006 pukul 18.15 wita&lt;br /&gt;Hari inilah ayahku menghembuskan nafas terakhirnya&lt;br /&gt;Aku ‘tak sempat menjumpainya&lt;br /&gt;Karena aku tiba pukul 20.00 wita&lt;br /&gt;Aku ‘tak sempat menemaninya&lt;br /&gt;Bertemu malaikat pencabut nyawa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘Tak ada pesan yang ditinggalkan ayahku padaku&lt;br /&gt;Karena memang dia tak mampu berbicara lagi&lt;br /&gt;Mulutnya lumpuh&lt;br /&gt;Karena struk telah memecah saraf di kepalanya&lt;br /&gt;Ia hanya mampu meneteskan air mata&lt;br /&gt;Air mata yang menjelma tanda tanya&lt;br /&gt;Apa sebenarnya yang ingin dia katakan?&lt;br /&gt;Apakah ia menantikan kehadiranku yang masih jauh dirantau?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air mata itulah yang mengahantuiku hingga detik ini&lt;br /&gt;Sebuah rasa bersalah yang belum mampu aku atasi&lt;br /&gt;Aku tiba dirumah dalam keadaan ayahku tak bernyawa lagi&lt;br /&gt;Ayahku tidak di Rumah sakit lagi&lt;br /&gt;Ia sudah terbaring tenang digubuk kecil kami&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun  aku merasa agak tenang setelah aku menatap wajahnya&lt;br /&gt;Sebuah senyuman terpancar dari bibirnya yang beku&lt;br /&gt;Kulitnya kencang menutupi dagingnya yang utuh&lt;br /&gt;Cerah…&lt;br /&gt;Sungguh kemuliaan yang diberikan Tuhan pada ayahku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku pun merindukan kematian semacam itu&lt;br /&gt;Tenang dalam pelukan kasih Ilahi…&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#33ff33;"&gt;Al Hikmah Com., 20 Oktober 2006&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-116144906875212118?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/116144906875212118/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=116144906875212118' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116144906875212118'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116144906875212118'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2006/10/jeritan-jiwa_116144906875212118.html' title='JERITAN JIWA'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-116144882483365233</id><published>2006-10-21T09:37:00.000-07:00</published><updated>2006-10-21T09:40:24.886-07:00</updated><title type='text'>JERITAN JIWA</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:arial;color:#33ff33;"&gt;Hari seakan berlari cepat&lt;br /&gt;Bergulir diburu kesibukan duniawi&lt;br /&gt;Hingga luasan hari pun takluk oleh luasan keseharian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tubuh ini pun mulai layu&lt;br /&gt;Karena kesibukan duniawi merampas waktu istirahatnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jiwa ini pun ikut kering&lt;br /&gt;Karena kesibukan duniawi ‘tlah mencuri ruang cintanya dengan Sang Kekasih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akankah kesibukan duniawi menjadi Tuhan!&lt;br /&gt;Ataukah ia thoghut&lt;br /&gt;Yang kapan saja bisa merebut dan membuang sang kekasih dari sisi sang hamba!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bertaubatlah…&lt;br /&gt;Kembalilah bersimpuh dihadapan-Nya&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#33ff33;"&gt;Al Hikmah Com., 5 Oktober 2006&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-116144882483365233?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/116144882483365233/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=116144882483365233' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116144882483365233'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116144882483365233'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2006/10/jeritan-jiwa_116144882483365233.html' title='JERITAN JIWA'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-116144866865487694</id><published>2006-10-21T09:35:00.000-07:00</published><updated>2006-10-21T09:37:48.750-07:00</updated><title type='text'>JERITAN JIWA</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:arial;color:#33ff33;"&gt;Sepertiga bulan penyucian telah dijejaki&lt;br /&gt;Masihkah kita akan larut dalam keseharian&lt;br /&gt;Lupa untuk bersimpuh dihadapan-Nya&lt;br /&gt;Masihkah kita diperbudak oleh rutinitas dunia&lt;br /&gt;Yang tiada henti menghujamkan baja dikepala kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih ada dua per tiga bulan penyucian&lt;br /&gt;Rayakanlah…&lt;br /&gt;Bukan untuk pahala dan surga-Nya&lt;br /&gt;Namun untuk bisa dekat dengan-Nya dan bisa melihat wajah-Nya dihari nanti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerinduan pada seorang kekasih&lt;br /&gt;Adalah harapan untuk berjumpa dan melihat wajahnya&lt;br /&gt;Bukan untuk menerima hadiah dirinya&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#33ff33;"&gt;Al Hikmah Com., 4 Oktober 2006&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-116144866865487694?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/116144866865487694/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=116144866865487694' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116144866865487694'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116144866865487694'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2006/10/jeritan-jiwa_116144866865487694.html' title='JERITAN JIWA'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-116144849309811141</id><published>2006-10-21T09:33:00.000-07:00</published><updated>2006-10-21T09:34:53.193-07:00</updated><title type='text'>JERITAN JIWA</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#33ff33;"&gt;Berharap akan suasana yang harmonis dan dinamis, suasana yang penuh persaudaraan dan kesetiaan, suasana yang damai dan penuh kasih sayang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun entah kenapa aku sulit sekali merangkulnya, mendekapnya dalam keutuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada dasarnya, semua orang merindu akan keutuhan, namun sekali lagi, kenapa mereka sulit sekali dipadukan dalam keharmonisan yang dinamis, persaudaraan yang setia, kedamaian yang penuh kasih sayang…kenapa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa malah penderitaan yang aku dapatkan untuk sebuah keutuhan! Apakah memang penderitaan adalah syarat sebuah keutuhan? Entahlah…&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#33ff33;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#33ff33;"&gt;Gedung Lanto Dg. Pasewang, 31 Agustus 2006&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-116144849309811141?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/116144849309811141/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=116144849309811141' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116144849309811141'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116144849309811141'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2006/10/jeritan-jiwa_116144849309811141.html' title='JERITAN JIWA'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-116144838712736198</id><published>2006-10-21T09:31:00.000-07:00</published><updated>2006-10-21T09:33:08.120-07:00</updated><title type='text'>JERITAN JIWA</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#33ff33;"&gt;Sudah empat tahun lamanya aku kuliah, namun belum ada prestasi akademik yang memuaskan. Kuliahku terkatung-katung tanpa kejelasan kapan akan berakhir. Teman-temanku sudah banyak yang memakai toga, tapi aku masih harus disibukkan oleh tugas, lab, praktek lapang dan laporan…makanan wajib yang menyebalkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku juga ingin berhasil di akademik, karena sarjana adalah dambaan banyak orang. Tapi… apakah itu semua dapat tercapai dengan kondisiku yang semakin tertekan. Aku sudah harus mulai bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup. Ditambah lagi dengan kondisi kepungurusanku di HMI yang pincang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sulit sekali rasanya merangkul mereka semua menjadi sebuah simpul yang solid, simpul yang mampu menciptakan pusaran angin puyuh. Akh…mungkin aku yang terlalu berpikir berlebihan… tapi boleh khan!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#33ff33;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#33ff33;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#33ff33;"&gt;Gedung Lanto Dg. Pasewang, 31 Agustus 2006&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-116144838712736198?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/116144838712736198/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=116144838712736198' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116144838712736198'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116144838712736198'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2006/10/jeritan-jiwa_116144838712736198.html' title='JERITAN JIWA'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-116144826985281418</id><published>2006-10-21T09:29:00.000-07:00</published><updated>2006-10-21T09:31:09.936-07:00</updated><title type='text'>JERITAN JIWA</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#33ff33;"&gt;Suatu hari seorang teman pernah mengatakan padaku; “semua masalah yang aku hadapi akan membuatku menjadi semakin dewasa. Jangan pernah mengambil pilihan hidup yang bisa merugikan orang lain, karena semua pilihan pasti ada konsekuensinya”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku pun menjawabnya dengan sederhana; “yang bisa aku lakukan adalah senantiasa berbuat, berkarya, mengukir hidup dengan darah, dengan air mata. Inilah “hidup”. Konsekuensi dengan tidak mengorbankan orang lain, adalah siap menjadi korban…jadi martir”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun setelah itu aku pun kembali termenung; “apakah untuk membahagiakan orang lain, aku harus jadi korban dan jadi martir? Haruskah aku menafikkan orang lain agar aku bisa tenang dan bahagia?” Entahlah… aku bingung… aku pusing…, mungkin waktulah yang akan menjawab dan menyingkap semuanya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#33ff33;"&gt;Gedung Lanto Dg. Pasewang, 31 Agustus 2006&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-116144826985281418?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/116144826985281418/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=116144826985281418' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116144826985281418'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116144826985281418'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2006/10/jeritan-jiwa_116144826985281418.html' title='JERITAN JIWA'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-116144816369633327</id><published>2006-10-21T09:26:00.000-07:00</published><updated>2006-10-21T09:29:23.753-07:00</updated><title type='text'>JERITAN JIWA</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#33ff33;"&gt;Benarkah apa yang aku hadapi selama ini adalah kepalsuan! Agama pun mengungkapkan bahwa dunia ini fana, dan yang abadi dan kekal hanyalah di akhirat nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau begitu, kerinduanku akan sesuatu yang utuh baru bisa tercapai di akhirat nanti. Yang aku temui didunia ini didominasi oleh perpecahan, penderitaan dan kepalsuan. Yach… semuanya palsu!&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#33ff33;"&gt;Gedung Lanto Dg. Pasewang, 31 Agustus 2006&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#33ff33;"&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-116144816369633327?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/116144816369633327/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=116144816369633327' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116144816369633327'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116144816369633327'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2006/10/jeritan-jiwa_21.html' title='JERITAN JIWA'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-116144798212880417</id><published>2006-10-21T09:24:00.000-07:00</published><updated>2006-10-21T09:26:22.563-07:00</updated><title type='text'>NYANYIAN HATI</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:arial;color:#33ff33;"&gt;Wahai kedamaian&lt;br /&gt;Hadirlah dalam hidup kami&lt;br /&gt;Hembuskan angin cinta&lt;br /&gt;Membelai wajah kami yang suram karena benci&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai kebencian&lt;br /&gt;Sapalah kami&lt;br /&gt;Ajaklah kami dalam dunia syukur dan sabar&lt;br /&gt;Dunia yang ‘tak mengenal perih dan derita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai dunia yang tercipta dalam hukum keseimbangan&lt;br /&gt;Iringi kami dengan lantunan syair kebijakan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#33ff33;"&gt;Balikpapan, 8 Juni 2006&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-116144798212880417?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/116144798212880417/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=116144798212880417' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116144798212880417'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116144798212880417'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2006/10/nyanyian-hati_21.html' title='NYANYIAN HATI'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-116138516625992976</id><published>2006-10-20T15:48:00.000-07:00</published><updated>2006-10-20T15:59:26.433-07:00</updated><title type='text'>CELOTEH</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="color:#33ff33;"&gt;&lt;strong&gt;RINDU&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rindu bukan rasa ingin untuk bersatu tubuh.&lt;br /&gt;Rindu yang sebenarnya yaitu&lt;br /&gt;keikhlasan untuk menyangkalkan kepentingan lahiriah bagi kepentingan batiniah,&lt;br /&gt;mengganti berahi dengan kasih,&lt;br /&gt;serta pemufakatan budi antara yang diucapkan&lt;br /&gt;dan yang dilakukan.&lt;br /&gt;~  Remi Sylado ~&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kita berpisah atau ditinggal oleh orang yang kita cintai, terkadang ada sebuah rasa rindu untuk berjumpa dengannya. Kala rindu tidak kunjung menemukan sebuah kehadiran, terkadang kegelisahan hadir menghantui, kegelisahan akan sebuah kehilangan dan ketidakpastian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rindu terkadang dipicu oleh sebuah kenangan yang tiba-tiba hadir dalam ingatan dan memaksa kita untuk merenung sejenak, berimajinasi dan membayangkan sesuatu yang seakan-akan utuh dihadapan kita, sehingga kita mampu segera memegang dan merangkulnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun rindu bukan semata-mata sebuah keinginan untuk bersatu tubuh namun lebih dari itu, yaitu sebuah perpaduan batin dalam dekapan kasih yang akan mengantarkan kita pada sebuah kondisi dimana ucapan dan tindakan melebur jadi satu dalam keseharian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa rindu pada dasarnya merupakan sebuah pencarian akan sebuah keutuhan. Rindu adalah sebuah gerak akif, mencari, memberi, dan menjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun tidak dapat dipungkiri bahwa terkadang rindu justru membuat kita tersiksa dan menderita. Hal itu disebabkan karena rindu itu berorientasi untuk bersatu tubuh, sebuah keinginan untuk memiliki. Bisakah kita melepaskan hal tersebut sehingga rindu itu merdeka dan terasa indah. Rasa rindu yang buta menjadi bukti bahwa sebenarnya kita dengan “dia” masih berjarak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi semacam ini sering kita alami karena manusia cenderung—meminjam istilah Heidegger--larut dalam keseharian. Keseharian membuat manusia mengalami kelupaan akan “ada”. Manusia akan tersadar kembali jika ada sebuah ke-kaget-an yang menimpanya, sebuah ke-kaget-an yang mempengaruhi suasana hati. Pada saat itulah manusia kembali tersadar bahwa dirinya mengalami keterlemparan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rindu seharusnya membawa kita pada sebuah keutuhan, bukan semakin menciptakan jarak. Kerinduan kita pada Tuhan, Rasulullah dan sang pujaan hati seharusnya mengantarkan kita pada sebuah perjuampaan, bukan semakin menciptakan keterpisahan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="color:#33ff33;"&gt;Bersyukurlah orang-orang yang sering menghadapi masalah dan tidak lari dari masalah dalam hidupnya, karena masalah yang senantiasa mengingatkan kita akan sebuah ke-rindu-an, masalah yang mengajarkan kita akan arti sebuah ke-nikmat-an, dan masalah yang membimbing kita untuk senantiasa menghargai hidup dan senantiasa meningkatkan kualitas diri. Hakikat kehidupan adalah sebuah proses menjadi. Sebuah proses yang diperjuangkan &lt;strong&gt;[Hzr]&lt;/strong&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-116138516625992976?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/116138516625992976/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=116138516625992976' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116138516625992976'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116138516625992976'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2006/10/celoteh.html' title='CELOTEH'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-116138451277123684</id><published>2006-10-20T15:46:00.000-07:00</published><updated>2006-10-20T15:48:32.883-07:00</updated><title type='text'>JERITAN JIWA</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:arial;color:#33ff33;"&gt;Istana itu terkesan riil dihadapanku&lt;br /&gt;Namun kenapa ia sukar untuk digapai&lt;br /&gt;Apakah ia seperti bintang yang indah menghiasi langit malam&lt;br /&gt;Namun tangan ini tak akan mampu menggapainya&lt;br /&gt;Ia hanya mampu dinikmati&lt;br /&gt;Bukan untuk dimiliki&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, istana itu bukan bintang&lt;br /&gt;Ia mampu digapai&lt;br /&gt;Istana itu indah ditemani burung merpati dan padang bunga lili&lt;br /&gt;Namun sekali lagi, kenapa?&lt;br /&gt;Ia sukar untuk digapai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah karena ia terlalu suci&lt;br /&gt;Sehingga ia enggan berpijak dibumi&lt;br /&gt;Ataukah memang hanya orang seperti aku yang menganggap istana itu riil&lt;br /&gt;Dan orang-orang disekelilingku menganggapnya sebuah kegilaan&lt;br /&gt;Harapan yang utopis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Al Hikmah Com., 16 Oktober 2006&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Arial;color:#33ff33;"&gt;----------------------------------------------&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-116138451277123684?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/116138451277123684/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=116138451277123684' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116138451277123684'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116138451277123684'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2006/10/jeritan-jiwa_116138451277123684.html' title='JERITAN JIWA'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-116138439596533844</id><published>2006-10-20T15:42:00.000-07:00</published><updated>2006-10-20T15:46:39.943-07:00</updated><title type='text'>JERITAN JIWA</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:arial;color:#33ff33;"&gt;Kata maaf bukan untuk menghapus dosa&lt;br /&gt;Namun sebuah penegasan bahwa ada dosa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata maaf bukan untuk sebuah pengampunan&lt;br /&gt;Namun sebuah pengakuan akan kelemahan dan kesalahan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata maaf akan kehilangan kesakralannya jika terlalu sering diucapkan&lt;br /&gt;Karena maaf bukan untuk diucapkan dengan kata&lt;br /&gt;Namun dengan keikhlasan dan ketulusan hati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila semua itu tidak ada&lt;br /&gt;Maka sirna dan pergilah pendosa ini&lt;br /&gt;Dengan penuh derita dan kehampaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Al-Hikmah com., September 2006&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Arial;color:#33ff33;"&gt;----------------------------------------------&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-116138439596533844?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/116138439596533844/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=116138439596533844' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116138439596533844'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116138439596533844'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2006/10/jeritan-jiwa_116138439596533844.html' title='JERITAN JIWA'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-116138416418623905</id><published>2006-10-20T15:39:00.000-07:00</published><updated>2006-10-20T15:42:44.326-07:00</updated><title type='text'>JERITAN JIWA</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:arial;color:#33ff33;"&gt;Mengetahui banyak hal sama beratnya dengan tidak mengetahui banyak hal. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#33ff33;"&gt;Yang terbaik adalah, dapat merasakan dan dapat mengambil pilihan dengan tepat, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#33ff33;"&gt;kapan untuk tahu dan kapan untuk tidak tahu.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#33ff33;"&gt;Balikpapan, 20 Juli 2006&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Arial;color:#33ff33;"&gt;---------------------------------&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-116138416418623905?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/116138416418623905/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=116138416418623905' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116138416418623905'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116138416418623905'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2006/10/jeritan-jiwa_116138416418623905.html' title='JERITAN JIWA'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-116138394299723545</id><published>2006-10-20T15:36:00.000-07:00</published><updated>2006-10-20T15:39:03.076-07:00</updated><title type='text'>NYANYIAN HATI</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="color:#33ff33;"&gt;Rasa mengantarkan manusia menemukan kekuatan dalam kelembutan&lt;br /&gt;Karena rasa&lt;br /&gt;Manusia mampu membaca emosi&lt;br /&gt;Karena rasa&lt;br /&gt;Manusia mencandra kehidupan&lt;br /&gt;Menggabungkan ying dan yang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa&lt;br /&gt;Membuat manusia sadar akan kelemahan dan kekurangannya&lt;br /&gt;Rasa pula yang membuat manusia senantiasa mengalami keterpisahan&lt;br /&gt;dan merindu akan keutuhan&lt;br /&gt;Karena rasa memang harus digenapkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Balikpapan, 21 Juli 2006&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Arial;color:#33ff33;"&gt;---------------------------------&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-116138394299723545?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/116138394299723545/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=116138394299723545' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116138394299723545'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116138394299723545'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2006/10/nyanyian-hati_116138394299723545.html' title='NYANYIAN HATI'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-116138375123372481</id><published>2006-10-20T15:32:00.000-07:00</published><updated>2006-10-20T15:35:51.600-07:00</updated><title type='text'>NYANYIAN HATI</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:arial;color:#33ff33;"&gt;Menanti sesuatu yang tak pasti&lt;br /&gt;Pencarian tak bertepi&lt;br /&gt;Pengharapan akan sosok penabuh cinta&lt;br /&gt;Datang membelai dinding hati yang gelisah                &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imajinasiku melayang&lt;br /&gt;Menari di atas awan&lt;br /&gt;Hanyut bersama sang penabuh cinta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rindu…&lt;br /&gt;Menanti sebuah jawab dalam dekapan ragu&lt;br /&gt;Pecah oleh ombak kesunyian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh…penabuh cinta!&lt;br /&gt;Hadirlah malam ini&lt;br /&gt;Dalam lelap tidurku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#33ff33;"&gt;Balikpapan, 28 Juni 2006&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#33ff33;"&gt;----------------------------------&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-116138375123372481?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/116138375123372481/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=116138375123372481' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116138375123372481'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116138375123372481'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2006/10/nyanyian-hati_116138375123372481.html' title='NYANYIAN HATI'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-116138352912236165</id><published>2006-10-20T15:27:00.000-07:00</published><updated>2006-10-20T15:32:09.200-07:00</updated><title type='text'>JERITAN JIWA</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:arial;color:#33ff33;"&gt;Bungan pertama ‘tlah sirna&lt;br /&gt;Kelopaknya pupus helai demi helai oleh jemariku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Permadani persahabatan hadir mengganti&lt;br /&gt;Hasil rajutan janji setia&lt;br /&gt;Namun kembali sirna oleh pengkhianatan&lt;br /&gt;Pedih meninggalkan luka&lt;br /&gt;Bagai belati menggores hati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adakah cinta yang benar-benar cinta?&lt;br /&gt;Adakah persahabatan yang benar-benar persahabatan&lt;br /&gt;Aku ragu…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Batinku tersiksa&lt;br /&gt;Terpasung idealisme cinta dan persahabatan yang kubangun sendiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku rindu aura bunga itu hadir kembali&lt;br /&gt;Mengobati luka hidupku&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#33ff33;"&gt;Balikpapan, 20 Juli 2006&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Arial;color:#33ff33;"&gt;---------------------------------&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-116138352912236165?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/116138352912236165/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=116138352912236165' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116138352912236165'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116138352912236165'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2006/10/jeritan-jiwa_116138352912236165.html' title='JERITAN JIWA'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-116138325141003993</id><published>2006-10-20T15:25:00.000-07:00</published><updated>2006-10-20T15:27:31.506-07:00</updated><title type='text'>JERITAN JIWA</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="color:#33ff33;"&gt;Berat aku melupankanmu&lt;br /&gt;Namun mengingatmu siksa batinku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langit seakan menertawakanku&lt;br /&gt;Mengejekku orang yang mudah dipermainkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh…&lt;br /&gt;Mampukan aku melupakan&lt;br /&gt;Membunuh dan mengubur dalam-dalam semua kenangan tentangmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Balikpapan, 20 Juli 2006&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Arial;color:#33ff33;"&gt;---------------------------------&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-116138325141003993?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/116138325141003993/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=116138325141003993' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116138325141003993'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116138325141003993'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2006/10/jeritan-jiwa_20.html' title='JERITAN JIWA'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-116138310410708806</id><published>2006-10-20T15:20:00.000-07:00</published><updated>2006-10-20T15:25:04.486-07:00</updated><title type='text'>NYANYIAN HATI</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:arial;color:#33ff33;"&gt;Gadis salju&lt;br /&gt;Kau hadir membawa pesona&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keindahan berpadu&lt;br /&gt;Bulan dan bintang tersenyum&lt;br /&gt;Keutuhan tercipta lewat hadirmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gadis salju&lt;br /&gt;Hadirmu sirnakan gelisah&lt;br /&gt;Sepi dan luka lama terobati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gadis salju&lt;br /&gt;Surga dalam sangkar bahasa&lt;br /&gt;Pena aksara buta&lt;br /&gt;Lentera imajinasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gadis salju&lt;br /&gt;Judul setiap bait puisi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gadis salju&lt;br /&gt;Aku terjatuh pada lembah pesonamu&lt;br /&gt;Hanyut dalam pusaran kebisuan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gadis salju&lt;br /&gt;Izinkan aku mencintaimu&lt;br /&gt;Walau engkau bukan yang pertama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Balikpapan, 15 Juli 2006&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Arial;color:#33ff33;"&gt;---------------------------------&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-116138310410708806?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/116138310410708806/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=116138310410708806' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116138310410708806'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116138310410708806'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2006/10/nyanyian-hati_116138310410708806.html' title='NYANYIAN HATI'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-116138280646612597</id><published>2006-10-20T15:17:00.000-07:00</published><updated>2006-10-20T15:20:06.526-07:00</updated><title type='text'>NYANYIAN HATI</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:arial;color:#33ff33;"&gt;Biarkan aku menyimpan cinta ini&lt;br /&gt;Karena aku sangsi dengan diriku sendiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biarkan aku menanti matahari terbit&lt;br /&gt;Walau aku sadar malamku terlalu panjang dan pekat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biarkan aku merindukan hujan&lt;br /&gt;Walau aku sadar kemarau baru saja dimulai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biarkan aku mengharapkan setetes air&lt;br /&gt;Walau aku sadar gurun gersang mengitariku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biarkan aku…&lt;br /&gt;Biarkan aku berjalan menggapai cahayaku&lt;br /&gt;Karena aku ‘tak mampu berlari lagi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biarkan sunyiku menemani waktu&lt;br /&gt;Hingga waktu pun sadar, bahwa berjalan juga melelahkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biarkan aku bermimpi tentang kita&lt;br /&gt;Menemukan waktu yang tepat ‘tuk mengungkap cinta&lt;br /&gt;Cintaku meronta mengharap sambutan cintamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi…&lt;br /&gt;Biarkan aku menyimpan cintaku&lt;br /&gt;Hingga waktu itu tiba&lt;br /&gt;Karena cinta harus digenapkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Balikpapan, 19 Juli 2006&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Arial;color:#33ff33;"&gt;---------------------------------&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-116138280646612597?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/116138280646612597/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=116138280646612597' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116138280646612597'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116138280646612597'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2006/10/nyanyian-hati_116138280646612597.html' title='NYANYIAN HATI'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-116138261381785927</id><published>2006-10-20T15:14:00.000-07:00</published><updated>2006-10-21T09:22:35.416-07:00</updated><title type='text'>JERITAN JIWA</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:arial;color:#33ff33;"&gt;Entah sampai kapan&lt;br /&gt;Engkau hadir dalam ingatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh aku ingin melupakan semua kenangan&lt;br /&gt;Tentang dirimu…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seringkali kau menyakitiku&lt;br /&gt;Memasungku dalam kepedihan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Slamat tinggal…&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#33ff33;"&gt;&lt;em&gt;Balikpapan, 17 Juli 2006&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Arial;color:#33ff33;"&gt;---------------------------------&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-116138261381785927?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/116138261381785927/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=116138261381785927' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116138261381785927'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116138261381785927'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2006/10/jeritan-jiwa_116138261381785927.html' title='JERITAN JIWA'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-116138246576205766</id><published>2006-10-20T15:12:00.000-07:00</published><updated>2006-10-20T15:14:25.840-07:00</updated><title type='text'>NYANYIAN HATI</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="color:#33ff33;"&gt;Haruskah aku jatuh cinta lagi&lt;br /&gt;Setelah beberapa kali gagal menggenapkan cinta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pantaskah aku mencintainya&lt;br /&gt;Sahabat yang selama ini dekat denganku&lt;br /&gt;Setia dalam setiap suka dan dukaku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Balikpapan, 16 Juli 2006&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Arial;color:#33ff33;"&gt;---------------------------------&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-116138246576205766?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/116138246576205766/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=116138246576205766' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116138246576205766'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116138246576205766'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2006/10/nyanyian-hati_116138246576205766.html' title='NYANYIAN HATI'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-116138229226133276</id><published>2006-10-20T15:09:00.000-07:00</published><updated>2006-10-20T15:11:35.870-07:00</updated><title type='text'>NYANYIAN HATI</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="color:#33ff33;"&gt;Angin berhembus membisikkan namamu&lt;br /&gt;Meniupkan bunga-bunga indah disekujur tubuhku&lt;br /&gt;Menghempas sepi&lt;br /&gt;Menjemput cahaya senyumanmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasih…&lt;br /&gt;Engkau bunga terindah yang kudapati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Balikpapan, 14 Juli 2006&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Arial;color:#33ff33;"&gt;---------------------------------&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-116138229226133276?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/116138229226133276/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=116138229226133276' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116138229226133276'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116138229226133276'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2006/10/nyanyian-hati_20.html' title='NYANYIAN HATI'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-116129779312747425</id><published>2006-10-19T15:36:00.000-07:00</published><updated>2006-10-19T15:43:13.226-07:00</updated><title type='text'>WACANA</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#33ff33;"&gt;&lt;strong&gt;MENJAWAB MANDEKNYA GERAKAN KE-[MAHASISWA]-AN&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;(Upaya Mengembangkan Gerakan Mahasiswa Berbasis Keilmuan)&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muhammad Hatta (1979) pernah mengatakan bahwa kaum intelegensia Indonesia mempunyai tanggungjawab moral terhadap perkembangan masyarakat. Apakah ia duduk di dalam pimpinan Negara dan masyarakat atau tidak, ia tidak akan terlepas dari tanggungjawab itu. Sekalipun berdiri di luar pimpinan, sebagai rakyat-demokrat ia harus menegur dan menentang perbuatan yang salah, dengan menunjukkan perbaikan menurut keyakinannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Olehnya itu, mahasiswa memiliki tanggungjawab moral untuk selalu memberikan peringatan kepada para pemegang kekuasaan apabila melakukan menyimpangan dan tidak memihak pada kepentingan rakyat. Mahasiswa telah mengukir sejarah panjang dalam menjalankan tanggungjawab moralnya sebagai kaum intelegensia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun dalam konteks kekinian, gerakan kemahasiswaan mengalami sebuah kegamangan dalam melakukan misi-misi pembelaan terhadap kaum lemah dan terpinggirkan (atau lebih tepatnya kaum yang dilemahkan dan dipinggirkan). Gerakan kemahasiswaan seakan dikebiri dan ditaklukkan oleh berbagai bentuk kebijakan—baik kebijakan negara maupun kebijakan birokrasi kampus--yang sengaja dikeluarkan untuk melemahkan gerakan kemahasiswaan. Sebagai contoh, diterapkannya konsep BHP di beberapa Perguruan Tinggi Negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita perlu curiga bahwa ada sebuah kekuatan besar yang bermain dibelakang semua kebijakan-kebijakan tersebut dimana kebijakan-kebijakan tersebut bermuara pada sebuah tujuan untuk melemahkan gerakan mahasiswa. Basis gerakan mahasiswa ada di kampus, olehnya itu untuk melemahkan gerakan kemahasiswaan maka yang dilakukan oleh para penguasa adalah mengeluarkan berbagai kebijakan di tingkat Perguruan Tinggi. Sedikit saja mahasiswa melakukan perlawanan terhadap kebijakan borokrasi kampus, maka siap-siap saja mendapatkan sangsi (baik itu berupa surat scorsing atau pun surat DO). Sungguh menyedihkan dan menyakitkan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Akhir Sejarah Gerakan Kemahasiswaan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Salah satu kekuatan kapitalisme sehingga pada detik ini kekuatannya tidak mampu diruntuhkan adalah adanya kemampuan reformasi diri yang dimiliki oleh kapitalisme, sehingga segala bentuk perlawanan yang menyerangnya selalu mampu dimodifikasi dan diinkorporasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fenomena seperti ini pula yang di alami oleh gerakan kemahasiswaan. Segala bentuk perlawanan yang dilakukan oleh mahasiswa selalu dapat dipatahkan dengan berbagai cara. Kita harus akui bahwa media informasi saat ini dikuasai oleh penguasa, sehingga segala bentuk perlawanan opini yang dilakukan oleh mahasiswa selalu dibelokkan, yang lebih tampak pada aksi-aksi mahasiswa adalah kekerasan mahasiswa, bukan nilai atau pendidikan politiknya. Akibatnya, rakyat justru bersikap antipati terhadap gerakan kemahasiswaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fenomena di dalam kampus misalnya dengan diterapkannya NKK-BKK (Normalisasi Kebijakan Kampus – Badan Koordinasi Kampus) dan saat ini mulai diterapkan BHP (Badan Hukum Pendidikan). Konsep NKK-BKK saja sudah melemahkan gerakan kemahasiswaan dengan adanya sistem DO, apalagi dengan adanya privatisasi kampus (Konsep BHP) yang ujung-ujungnya akan menyeret kampus-kampus negeri menjadi kampus-kampus swasta. Inilah yang kita namakan swastanisasi kampus negeri. Akibatnya, hal ini akan berimbas pada mahasiswa, misalnya saja semakin tingginya biaya perkuliahan sehingga akan menyeret paradigma mahasiswa menjadi &lt;em&gt;akademic ansic&lt;/em&gt;. Mahasiswa akan kehilangan daya kritisnya karena waktu mereka dihabiskan hanya untuk memikirkan bagaimana caranya cepat selesai kuliah dan tidak berpikir lagi untuk berorganisasi dan menambah kapasistas intelektualnya, sehingga tanggungjawab moral intelengensia menjadi terabaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila gerakan kemahasiswaan tidak mampu mengatasi problematika diatas, maka tamatlah riwayat gerakan kemahasiswaan. Inilah akhir sejarah panjang gerakan kemahasiswaan. Namun bila kita masih ingin mengukir sejarah kemahasiswaan, maka teruslah melakukan perubahan dan perlawanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Basis Keilmuan; Sebuah Tawaran Solusi&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Gerakan mahasiswa berbasis keilmuan tetap ditujukan untuk membangun sebuah komunitas masyarakat pro-perubahan yang akan mengusung revolusi sistemik demi terciptanya masyarakat yang beradab. Gerakan ini menjadikan intellectuality sebagai instrument perjuangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Olehnya itu, untuk mewujudkan intellectuality agar dapat bermanfaat bagi gerakan, maka peranan dan fungsi-fungsi gerakan intelektual harus dikembangkan dari paradigma epistemologis menjadi konsep yang berbasis gerakan keilmuan. Hal tersebut dilakukan dengan melakukan dekonstruksi sistem pemikiran sekuler yang berkembang diperguruan tinggi sekaligus melakukan rekonstruksi gerakan ke-arah pemikiran-pemikiran keilmuan (Cahyo Pamungkas, 2005).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara sederhana, rekonstruksi gerakan dilakukan dengan menggeser paradigma gerakan kemahasiswaan. Pergeseran paradigma gerakan ini meliputi beberapa hal. Pertama, Paradigma Oposisi Total harus digeser menjadi Kritis-Konstruktif. Dalam mengartikulasikan kepentingan eksternal lembaga kemahasiswaan ditempuh melalui jalur dialog dan diplomasi terhadap lembaga politik resmi seperti birokrasi, legislatif dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses demokrasi yang berjalan memungkinkan terjadinya dialog antara gerakan rakyat dengan aktor-aktor institusi Negara yang pro-reformasi. Hal ini dilakukan bukan untuk kepentingan kooptasi Negara tetapi menjadi penekan kebijakan agar Negara mampu mengakomodasi kepentingan rakyat (Cahyo Pamungkas,  2005).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini berarti bahwa aksi massa hanya akan dilakukan untuk isu-isu yang betul-betul sangat penting. Olehnya itu mahasiswa harus memiliki kemampuan untuk memproduksi ide dan gagasan. Pada wilayah ini, mahasiswa dituntut untuk memiliki kemampuan untuk menjadi creative minority dari pada menjadi pemimpin massa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, Gerakan Intelektual mahasiswa di wilayah Epistemologis digeser ke wilayah Akademis. Gerakan intelektual diwilayah Epistemologis harus dikembangkan sampai kewilayah Akademis, sehingga  mampu kembali membangun basis akademik bervisi profetis. Ini berarti bahwa ide dan gagasan intelektual mahasiswa bersentuhan langsung dengan masyarakat akademis (kampus).  Untuk itu perlu dibangun Intelektual-Akademisi yang bervisi sosial profetis. Pada wilayah ini mahasiswa harus cerdas secara akademik, bervisi profetis, serta memiliki visi kepedulian sosial yang tinggi dan kemampuan praksis pembelaan kaum lemah dan terpinggirkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, Ketergantungan Finansial digeser menjadi Mandiri dan Independen. Pada konteks ini, lembaga kemahasiswaan membangun kemandirian dalam hal perumusan ide dan gagasan (independensi secara sosial politik) dan kemandirian keuangan (independensi secara sosial ekonomi). Ini berarti lembaga kemahasiswaan harus bisa mebangun kerjasama dengan lembaga donasi yang tidak mengikat (kebijakan fund-raising). Olehnya itu mahasiswa ditintut memiliki Jiwa Enterpreneurship,       pada wilayah ini mahasiswa memiliki kemampuan ‘kewirausahaan’ dalam bentuk keahlian praktis seperti kreativitas, kemandirian, teknik komunikasi seperti loby, membangun networking, negosiasi  dan lain sebagainya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap fase perjuangan mahasiswa memiliki konteks yang berbeda dimana mereka menghadapi tantangan yang berbeda pula. Pada hari ini kita menghadapi sebuah kondisi yang berbeda dengan gerakan kemahasiswaan pada tahun-tahun sebelumnya. Olehnya kita harus mampu mengatasi segala tantangan gerakan pada hari ini dan esok, dengan tetap menjadikan hari kemarin sebagai pelajaran. Kita juga harus berani melakukan sebuah perubahan atau pergeseran paradigma gerakan, jika memang kita telah merasakan bahwa paradigma gerakan kemahasiswaan selama ini tidak lagi mampu menjawab tantangan hari ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentunya kita mengharapkan wibawa dan citra gerakan kemahasiswaan akan tetap terjaga dimata rakyat, dan 10 sampai 20 tahun kedepan kita mengharapkan adanya sebuah perubahan yang mendasar, sebuah perubahan sistemik di Negara kita. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#33ff33;"&gt;Semoga perubahan-perubahan pola gerakan yang kita lakukan mampu menjawab mandegnya gerakan kemahasiswaan hari ini. &lt;strong&gt;[Hzr]&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-116129779312747425?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/116129779312747425/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=116129779312747425' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116129779312747425'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116129779312747425'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2006/10/wacana_19.html' title='WACANA'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-116129737672104303</id><published>2006-10-19T15:34:00.000-07:00</published><updated>2006-10-19T15:36:16.853-07:00</updated><title type='text'>NYANYIAN HATI</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:arial;color:#33ff33;"&gt;Jarak telah menciptakan rindu&lt;br /&gt;Ia juga menuai ragu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rindu kadang menyiksa saat ragu bergejolak&lt;br /&gt;Ragu menjadi bunga saat rindu bertemu jawabnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keyakinan akan kesetiaan bagai dewi penyejuk jiwa&lt;br /&gt;Rindu dan ragu adalah cahaya&lt;br /&gt;Jembatan menuju kesempurnaan cinta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Balikpapan, 20 Juni 2006&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Arial;color:#33ff33;"&gt;--------------------------------&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-116129737672104303?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/116129737672104303/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=116129737672104303' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116129737672104303'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116129737672104303'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2006/10/nyanyian-hati_116129737672104303.html' title='NYANYIAN HATI'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-116129725056593027</id><published>2006-10-19T15:32:00.000-07:00</published><updated>2006-10-19T15:34:10.693-07:00</updated><title type='text'>JERITAN JIWA</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:arial;color:#33ff33;"&gt;Orang biasa atau luar biasa hanyalah persepsi manusia&lt;br /&gt;Ia tidak terlepas oleh ruang dan waktunya masing-masing&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia lahir dari kecocokan jiwa&lt;br /&gt;Yang dipancarkan oleh suasana hati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suasana hati akan semakin bercahaya&lt;br /&gt;Bila manusia senantiasa melakukan refleksi diri&lt;br /&gt;Dan mempertanyakan : untuk apa dia ada?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Balikpapan, 16 Juni 2006&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Arial;color:#33ff33;"&gt;--------------------------------&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-116129725056593027?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/116129725056593027/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=116129725056593027' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116129725056593027'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116129725056593027'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2006/10/jeritan-jiwa_116129725056593027.html' title='JERITAN JIWA'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-116129714462796248</id><published>2006-10-19T15:30:00.000-07:00</published><updated>2006-10-19T15:32:24.680-07:00</updated><title type='text'>JERITAN JIWA</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="color:#33ff33;"&gt;Jangan pernah menilai cinta, kasih sayang, keikhlasan, kesabaran dan ketulusan dengan angka-angka&lt;br /&gt;Angka-angka tidak akan pernah mampu menyingkap hakikat kehidupan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekuntum bunga tidak sekedar benda biologis&lt;br /&gt;Namun memiliki makna kasih sayang yang suci&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup adalah proses menjadi&lt;br /&gt;Dewasa…dewasa…dan terus bertambah dewasa&lt;br /&gt;Menuju keutuhan dan kesempurnaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Balikpapan, 15 Juni 2006&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Arial;color:#33ff33;"&gt;-------------------------------&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-116129714462796248?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/116129714462796248/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=116129714462796248' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116129714462796248'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116129714462796248'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2006/10/jeritan-jiwa_116129714462796248.html' title='JERITAN JIWA'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-116129703277463679</id><published>2006-10-19T15:29:00.000-07:00</published><updated>2006-10-19T15:30:32.870-07:00</updated><title type='text'>JERITAN JIWA</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="color:#33ff33;"&gt;Bersabar…&lt;br /&gt;Meminta maaf butuh waktu dan ketulusan&lt;br /&gt;Begitu pula memaafkan&lt;br /&gt;Terkadang membutuhkan waktu yang lama&lt;br /&gt;Agar ia betul-betul tulus memaafkan&lt;br /&gt;Meminta maaf dan memaafkan bukanlah sekedar ucapan&lt;br /&gt;Namun lebih dari itu&lt;br /&gt;Ia harus sejalan dengan sikap dan perbuatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Balikpapan, 15 Juni 2006&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Arial;color:#33ff33;"&gt;---------------------------------&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-116129703277463679?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/116129703277463679/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=116129703277463679' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116129703277463679'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116129703277463679'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2006/10/jeritan-jiwa_116129703277463679.html' title='JERITAN JIWA'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-116129693477870194</id><published>2006-10-19T15:27:00.000-07:00</published><updated>2006-10-19T15:28:54.866-07:00</updated><title type='text'>JERITAN JIWA</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="color:#33ff33;"&gt;Baru beberapa jam aku pergi jauh&lt;br /&gt;Namun aku sudah merindukan kalian&lt;br /&gt;Apakah kalian juga merasakan perasaan yang sama!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;KM. Kerinci 13 Juni 2006&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Arial;color:#33ff33;"&gt;--------------------------------&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-116129693477870194?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/116129693477870194/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=116129693477870194' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116129693477870194'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116129693477870194'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2006/10/jeritan-jiwa_116129693477870194.html' title='JERITAN JIWA'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35673658.post-116129685816269969</id><published>2006-10-19T15:26:00.000-07:00</published><updated>2006-10-19T15:27:38.326-07:00</updated><title type='text'>JERITAN JIWA</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:arial;color:#33ff33;"&gt;Kenangan…&lt;br /&gt;Aku tidak ingin mengingatnya lagi&lt;br /&gt;Aku sering tersiksa karenanya&lt;br /&gt;Aku harus menguburnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="color:#33ff33;"&gt;Sekarang…&lt;br /&gt;Digenggamanku hanya ada harapan&lt;br /&gt;Sekecil apapun itu&lt;br /&gt;Harapan adalah aura kehidupan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;KM. Kerinci, 13 Juni 2006&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Arial;color:#33ff33;"&gt;--------------------------------&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35673658-116129685816269969?l=hamzarblog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hamzarblog.blogspot.com/feeds/116129685816269969/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35673658&amp;postID=116129685816269969' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116129685816269969'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35673658/posts/default/116129685816269969'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hamzarblog.blogspot.com/2006/10/jeritan-jiwa_116129685816269969.html' title='JERITAN JIWA'/><author><name>GreenMan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06258727096123231811</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://photos1.blogger.com/blogger/740/2147/1600/F%202.1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
